Aktinida dan Lantanida: Merupakan Seri Unik dalam Tabel Periodik

 

 

Dalam Tabel Periodik, terdapat dua seri yang sering kali menarik perhatian, yaitu seri aktinida dan seri lantanida. Kedua seri ini terletak di bagian bawah tabel, dan memiliki sifat-sifat yang unik dan menarik. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih lanjut tentang aktinida dan lantanida, termasuk karakteristik mereka, peran pentingnya, serta beberapa contoh elemen yang termasuk dalam kedua seri ini.

Seri Aktinida

Seri aktinida terdiri dari 15 elemen, dimulai dari aktinium (Ac) hingga lawrensium (Lr). Elemen- elemen dalam seri ini memiliki nomor atom yang berkisar antara 89 hingga 103. Kedua seri ini dinamai berdasarkan nama aktinium dan lantanum, elemen pertama dalam masing-masing seri.

Karakteristik penting dari seri aktinida adalah keberadaan elektron terluar dalam orbital 5f. Elektron- elektron dalam orbital ini memberikan sifat khusus pada elemen- elemen dalam seri ini. Seri aktinida juga dikenal karena radioaktivitasnya yang tinggi.

Beberapa elemen yang termasuk dalam seri aktinida adalah:

 

  • Aktinium (Ac)

 

 

  • Torium (Th)

 

 

  • Uranium (U)

 

 

  • Plutonium (Pu)

 

 

  • Americium (Am)

 

 

  • Curium (Cm)

 

 

  • Berkelium (Bk)

 

 

  • Californium (Cf)

 

 

  • Einsteinium (Es)

 

Seri Lantanida

Seri lantanida terdiri dari 15 elemen, dimulai dari lantanum (La) hingga lutetium (Lu). Elemen- elemen dalam seri ini memiliki nomor atom yang berkisar antara 57 hingga 71. Seri lantanida juga dikenal sebagai “logam tanah jarang” karena keberadaan mereka yang jarang ditemui dalam jumlah besar.

Karakteristik penting dari seri lantanida adalah keberadaan elektron terluar dalam orbital 4f. Sifat khusus dari elektron dalam orbital ini memberikan unsur-unsur dalam seri lantanida kemampuan untuk menunjukkan warna yang intens dan memiliki sifat magnetik yang kuat.

Beberapa elemen yang termasuk dalam seri lantanida adalah:

 

  • Lantanum (La)

 

 

  • Cerium (Ce)

 

 

  • Praseodymium (Pr)

 

 

  • Neodymium (Nd)

 

 

  • Promethium (Pm)

 

 

  • Samarium (Sm)

 

 

  • Europium (Eu)

 

 

  • Gadolinium (Gd)

 

 

  • Terbium (Tb)

 

 

  • Dysprosium (Dy)

 

 

  • Holmium (Ho)

 

 

  • Erbium (Er)

 

 

  • Thulium (Tm)

 

 

  • Ytterbium (Yb)

 

 

  • Lutetium (Lu)

 

Peran Penting Aktinida dan Lantanida

Aktinida dan lantanida memiliki peran yang penting dalam berbagai bidang, termasuk ilmu material, industri, dan penelitian ilmiah. Beberapa peran penting dari kedua seri ini adalah:

 

  • Kegunaan dalam Teknologi Nuklir: Beberapa elemen dalam seri aktinida, seperti uranium dan plutonium, memiliki kegunaan dalam energi nuklir. Uranium digunakan sebagai bahan bakar dalam pembangkit listrik tenaga nuklir, sedangkan plutonium digunakan dalam produksi senjata nuklir.

 

 

  • Kegunaan dalam Industri Elektronik: Unsur-unsur dalam seri lantanida, seperti neodymium dan gadolinium, memiliki sifat magnetik yang kuat. Karena itu, mereka digunakan dalam pembuatan magnet permanen yang digunakan dalam perangkat elektronik seperti speaker, headphone, dan motor listrik.

 

 

  • Kegunaan dalam Ilmu Material: Baik aktinida maupun lantanida memiliki sifat-sifat khusus yang membuat mereka berguna dalam ilmu material. Mereka dapat digunakan dalam pembuatan bahan superkonduktor, kaca yang tahan terhadap radiasi, dan dalam penelitian ilmiah untuk menghasilkan material dengan sifat-sifat baru.

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa perbedaan antara aktinida dan lantanida?

Aktinida dan lantanida adalah dua seri yang terletak di bagian bawah Tabel Periodik. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada nomor atom dan konfigurasi elektron terluar. Aktinida dimulai dari nomor atom 89 hingga 103 dengan elektron terluar dalam orbital 5f, sedangkan lantanida dimulai dari nomor atom 57 hingga 71 dengan elektron terluar dalam orbital 4f.

2. Apa kegunaan utama dari elemen dalam seri aktinida?

Beberapa elemen dalam seri aktinida memiliki kegunaan penting dalam industri nuklir, seperti uranium yang digunakan sebagai bahan bakar dalam pembangkit listrik tenaga nuklir. Plutonium, elemen lain dalam seri ini, digunakan dalam produksi senjata nuklir.

3. Apa keistimewaan dari sifat magnetik elemen dalam seri lantanida?

Seri lantanida memiliki sifat magnetik yang kuat karena memiliki elektron terluar dalam orbital 4f. Unsur-unsur seperti neodymium dan gadolinium digunakan dalam pembuatan magnet permanen yang digunakan dalam perangkat elektronik seperti speaker, headphone, dan motor listrik.

4. Apa peran aktinida dan lantanida dalam ilmu material?

Aktinida dan lantanida memiliki peran penting dalam ilmu material. Mereka dapat digunakan dalam pembuatan bahan superkonduktor, kaca yang tahan terhadap radiasi, dan dalam penelitian ilmiah untuk menghasilkan material dengan sifat-sifat baru.

5. Apa hubungan antara radioaktivitas dan seri aktinida?

Seri aktinida dikenal karena radioaktivitasnya yang tinggi, karena banyak dari elemen dalam seri ini memiliki isotop yang tidak stabil. Radioaktivitas ini menjadi penting dalam penelitian ilmiah dan juga memiliki kegunaan dalam bidang energi nuklir.

Kesimpulan

Seri aktinida dan lantanida merupakan dua seri yang menarik dalam Tabel Periodik. Seri aktinida terdiri dari elemen dengan nomor atom 89 hingga 103, sedangkan seri lantanida terdiri dari elemen dengan nomor atom 57 hingga 71. Keduanya memiliki sifat-sifat khusus dan kegunaan penting dalam berbagai bidang, termasuk teknologi nuklir, industri elektronik, dan ilmu material. Memahami karakteristik dan peran dari kedua seri ini membantu kita dalam memahami lebih lanjut tentang unsur-unsur dalam Tabel Periodik yang tidak hanya berguna dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Apa persamaan Antara Aktinida dan Lantanida

  • Aktinida dan lantanida adalah dua kelompok (masing-masing 15 unsur) dari unsur kimia iso-struktural, alami dan disintesis.
  • Elektron terakhir dari atom mereka memasuki f-orbital.
  • Karena konfigurasi elektronik terluar yang sama (mereka semua memiliki dua s-elektron dalam kulit elektron terluar mereka) aktinida dan lantanida memiliki sifat yang serupa.
  • Mereka terdaftar di baris tambahan di bawah tabel periodik, dengan aktinium dan lantanum bertindak sebagai pengganti di badan utamanya.
  • Keadaan oksidasi yang paling umum di kedua aktinida dan lantanida adalah +3.
  • Mereka adalah unsur yang sangat elektropositif dan sangat reaktif.
  • Mereka berwarna putih perak, logam yang meleleh tinggi, menunjukkan sifat magnetik.
  • Dengan peningkatan jumlah atom, karena peningkatan muatan inti, ada penurunan ukuran atom (kontraksi aktinida dan lantanida).
  • Nitrat, sulfat dan perklorat dari aktinida dan lantanida larut, fluorida, karbonat dan hidroksida tidak larut.

Ringkasan: Aktinida dan Lantanida

  1. Aktinida dan lantanida adalah dua kelompok elemen kimia iso-struktural, yang tercantum dalam dua baris tambahan di bawah badan utama tabel periodik.
  2. Karena aktinida konfigurasi elektronik terluar yang serupa dan lantanida memiliki sifat yang serupa.
  3. Keadaan oksidasi yang paling umum dari aktinida dan lantanida adalah +3.
  4. Aktinida dan lantanida adalah logam perak-putih, meleleh tinggi, menunjukkan sifat magnetik. Mereka adalah elemen yang sangat elektropositif dan sangat reaktif.
  5. Dengan peningkatan jumlah atom, ada penurunan ukuran atom aktinida dan lantanida.
  6. Nitrat, sulfat dan perklorat dari aktinida dan lantanida larut, fluorida, karbonat dan hidroksida tidak larut.

Perbedaan

Definisi

  • Aktinida: Aktinida adalah unsur-unsur kimia yang dapat ditemukan dalam seri aktinida dari blok f dalam tabel unsur periodik.
  • Lantanida: Lantanida adalah unsur kimia yang dapat ditemukan dalam seri lantanida dari blok f dalam tabel unsur periodik.

Nomor Atom

  • Aktinida: Jumlah atom aktinida berkisar dari 89 hingga 103.
  • Lantanida: Jumlah atom lantanida berkisar dari 57 hingga 71.

Posisi dalam Tabel Periodik

  • Aktinida: Aktinida berada dalam seri aktinida dari blok f dalam tabel periodik.
  • Lantanida: Lantanida adalah dalam seri lantanida dari blok f dari tabel periodik.

Radioaktivitas

  • Aktinida: Aktinida adalah unsur radioaktif.
  • Lantanida: Lantanida adalah unsur non-radioaktif (kecuali Promethium).

Status Oksidasi

  • Aktinida: Aktinida dapat memiliki keadaan oksidasi +6 maksimum.
  • Lantanida: Lantanida dapat memiliki tingkat oksidasi +4 maksimum.

Elektron Valensi

  • Aktinida: Elektron valensi aktinida berada di orbital 5f.
  • Lantanida: Elektron valensi lantanida berada di orbital 4f.

Related Posts

© 2024 Perbedaannya.Com