Xilem dan floem adalah komponen sistem jaringan pembuluh pada tumbuhan. Di bagian muda batang, xilem dan floem bersama-sama diatur sebagai bundel pembuluh angkut. Baik xilem maupun floem adalah jaringan kompleks yang terdiri dari lebih dari satu jenis sel. Posting ini menjelaskan persamaan dan perbedaan antara xilem dan floem.

Kesamaan antara Xilem dan Floem

  • Baik xilem dan floem adalah jaringan kompleks yang terdiri dari lebih dari satu jenis sel.
  • Keduanya merupakan komponen sistem jaringan pembuluh pada tanaman.
  • Keduanya mengandung sel hidup dan mati.
  • Keduanya mengandung sel parenkim.
  • Keduanya mengandung serat.
  • Dalam bundel pembuluh angkut primer, xilem dan floem dibedakan menjadi proto dan meta- elemen.
  • Keduanya menunjukkan pertumbuhan primer dan sekunder.
  • Baik xilem maupun floem dikembangkan dari kambium.
  • Kedua istilah ‘xilem’ dan ‘phlolem’ diusulkan untuk pertama kalinya oleh Carl Wilhelm von Nägeli

Xilem dan Floem – Pembuluh kayu atau xilem adalah salah satu dari dua kelompok utama jaringan pembuluh yang dimiliki oleh tumbuhan berpembuluh. Untuk lebih lengkapnya lagi simaklah pembahasan kami mengenai Materi Xilem dan Floem mulai dari Pengertian Xilem dan Floem, Perbedaan Xilem dan Floem, Gambar dan Penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Xilem dan Floem

Xilem merupakan Pembuluh kayu atau xilem adalah salah satu dari dua kelompok utama jaringan pembuluh yang dimiliki oleh tumbuhan berpembuluh. Pembuluh kayu berfungsi menyalurkan zat bahan fotosintesis dari akar ke daun

Floem merupakan Pembuluh tapis atau floem merupakan jaringan pengangkut pada tumbuhan berpembuluh yang berfungsi dalam transportasi hasil fotosintesis, terutama gula sukrosa, dan berbagai metabolit lainnya dari daun menuju bagian-bagian tumbuhan lainnya, seperti batang, akar, bunga, buah, biji, dan umbi.

Apa itu Xilem

Xilem adalah jaringan tumbuhan yang sudah dewasa juga kompleks dan tersusun dari berbagai macam sel. Biasanya, sel-sel penyusun xilem telah mati dengan dinding sel yang tebal dan mengandung lignin. Xilem berfungsi sebagai pengangkut air dan zat-zat mineral (hara) dari akar ke daun serta sebagai jaringan penguat. Xilem terdiri atas beberapa unsur atau sel-sel yaitu unsur trakeal (trakea dan trakeida), serat xilem, dan parenkim xilem.

Trakea sendiri adalah bagian terpenting pada xilem tumbuhan bunga (Anthophyta). Adapun Trakea ini tersusun dari beberapa tabung yang berdinding tebal karena adanya lapisan selulosa sekunder dan diperkuat lignin sebagai bahan pengikat.Noktah yang berada di ujung-ujung sel trakea disebut perforasi. Trakea hanya ada pada Angiospermae dan tidak ada pada Gymnospermae, kecuali anggota Gnetaceae (golongan belinjo).

Trakeida memiliki diameter lebih kecil dibanding dengan trakea, walaupun dinding selnya juga tebal dan berkayu. Rata-rata diameter trakeida 30 mm dan panjangnya beberapa mm Trakeida ada pada semua tumbuhan Spermatophyta (tumbuhan berbiji). Pada ujung sel trakeida ada lubang seperti saringan. Pada batang anggota tumbuhan Dicotyledoneae, Apabila kita lihat dari arah luar letak xilem berada pada bagian dalam sesudah kambium.

Sementara itu pada akar, xilem terletak di tengah dan berbentuk menjari dikelilingi floem. Pada akar Monocotyledoneae, letak xilem berdampingan dengan floem dan xilem di bagian luar. Antara xilem dan floem tidak dibatasi oleh kambium. Kita sudah mengetahui struktur serta fungsi xilem dan Floem. Xilem dan floem tersusun atas unsur-unsur yang berbeda-beda.

Apa itu Floem

Floem adalah jaringan tumbuhan yang memiliki fungsi sebagai pengangkut dan mengedarkan zat-zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. Floem tersusun atas sel-sel yang masih aktif atau hidup dan yang sudah mati. Jaringan floem merupakan suatu jaringan dewasa yang kompleks. Pelaksanaan fungsi floem didukung oleh sel-sel penyusunnya.

Floem terdiri dari beberapa sel atau unsur yaitu unsur-unsur kibral, sel pengantar, sel albumen, dan parenkim floem, serta serat-serat floem. Unsur-unsur kibral atau tapis terdiri atas dua macam, yaitu sel-sel tapis dan komponen buluh tapis. Sel-sel penyusun buluh tapis memiliki dinding melintang yang berfungsi sebagai sekat-sekat. Sekat-sekat ini mempunyai terdapat pori-pori dan berfungsi sebagai tapisan atau saringan
Parenkim floem adalah jaringan parenkim yang terdapat di bagian pembuluh tapis (floem).

Pada bagian ini terdapat sel-sel pengantar dan sel-sel albumen. Sel albumen yaitu ialah sel jari-jari empulur dan sel-sel parenkim pembuluh tapis. Sel-sel ini kaya akan zat putih telur. Jaringan parenkim pada floem terdiri dari sel-sel yang masih hidup dan melakukan gerakan tertentu. Parenkim floem memiliki fungsi untuk menyimpan zat-zat tepung, lemak, dan zat organik lainnya serta merupakan tempat akumulasi beberapa zat, misalnya tanin dan resin.

Apa Perbedaan xilem dan floem

No. Xilem Floem
1 Istilah ini berasal dari kata Yunani “xylon” yang berarti kayu Istilah ini berasal dari kata Yunani ‘phloios’ yang berarti kulit kayu
2 Terdiri dari pembuluh, tracheid, parenkim dan serat. Terdiri dari elemen saringan (sel saringan atau tabung saringan), sel pendamping, parenkim dan serat.
3 Terdiri dari sebagian besar sel mati (hanya parenkim yang merupakan sel hidup dalam xilem). Terdiri dari sel-sel hidup (hanya serat yang merupakan sel mati di floem).
4 Bawalah air dan mineral. Melakukan bahan makanan.
5 Dapat memberikan dukungan mekanis. Tidak dapat memberikan dukungan mekanis.
6 Jumlah xilem lebih dari floem. Jumlah floem kurang dari xylem.
7 Pembentukan tyloses terjadi di xilem Pembentukan tyloses tidak terjadi di floem.
8 Transportasi melalui xilem adalah searah. Transportasi melalui floem adalah dua arah.
9 Xylem menempati bagian dalam kambium vaskular. Floem menempati luar ke kambium vaskular.
10 Jaringan konduktif dalam xilem sudah mati (Tracheids and Vessels). Jaringan konduktif dalam floem hidup (elemen Saringan).
11 Berisi dua jenis sel konduktif (Tracheids and Vessels). Hanya mengandung satu jenis sel konduktif (elemen Saringan).
12 Mayoritas sel dalam xilem adalah sel berdinding tebal. Sebagian besar sel di floem adalah sel berdinding tipis
13 Serabut xilem biasanya lebih kecil. Serat floem biasanya lebih besar yang disebut serat kulit pohon.
14 Pada tanaman dewasa, xilem membentuk sebagian besar tubuh tumbuhan. Pada tanaman dewasa, floem membentuk bagian utama kulit.
15 Pada tanaman dewasa, kayu (xilem) dibedakan menjadi kayu jantung dan kayu getah. Tidak ada diferensiasi floem seperti itu terjadi.

Ringkasan:

  • Jaringan yang menyertai xilem adalah jaringan serabut, sedangkan pada floem adalah jaringan sel pengiring.
  • Xilem terbuat dari sel mati, Floem terbuat dari sel hidup.
  • Xilem berdinding sel tipis, Floem Berdinding sel tebal.
  • Permeabilitas dinding sel xilem adalah impermeabel, Pada floem adalah permeabel.
  • Pada xilem terdapat tidak sitoplasma, Pada floem terdapat sitoplasma.
  • Dinding sel xilem terbuat dari lignin (Selulosa Keras), Dinding sel floem terbuat dari selulosa.
  • Fungsi xilem adalah mengangkut air dan unsur hara mineral dari akar ke daun, Floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh tubuh tumbuhan.
  • Arah aliran xilem ke atas, pada floem ke atas dan ke bawah.

Demikianlah pembahasan kami mengenai perbedaan Xilem dan Floem. Semoga bermanfaat.