Tangga Nada Mayor dan Minor dalam Musik

Pendahuluan

Dalam dunia musik, tangga nada mayor dan minor adalah dua jenis tangga nada yang paling umum digunakan. Tangga nada mayor memiliki karakter ceria dan cerah, sedangkan tangga nada minor memiliki karakter yang lebih sedih dan melankolis. Pemahaman tentang tangga nada mayor dan minor sangat penting bagi para musisi dan pencipta lagu, karena mereka memainkan peran penting dalam menciptakan suasana dan emosi dalam musik. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep tangga nada mayor dan minor, perbedaan di antara keduanya, dan cara mereka digunakan dalam konteks musik.

Tangga Nada Mayor

Tangga nada mayor terdiri dari tujuh nada yang terbentuk berdasarkan aturan pola interval tertentu. Pola interval untuk tangga nada mayor adalah sebagai berikut: nada pertama, interval nada kedua, interval nada ketiga, interval nada keempat, interval nada kelima, interval nada keenam, dan interval nada ketujuh. Misalnya, dalam tangga nada C mayor, nada-nada yang terbentuk adalah C, D, E, F, G, A, dan B.

Ciri khas tangga nada mayor adalah adanya jarak interval penuh (dua nada utuh) antara nada ketiga dan nada keempat, serta antara nada ketujuh dan nada oktaf (nada pertama pada oktaf berikutnya). Tangga nada mayor memiliki mood yang cerah, optimis, dan bersemangat. Banyak lagu-lagu populer dan lagu-lagu kebanyakan digubah dalam tangga nada mayor, karena memberikan kesan yang positif dan enerjik.

Tangga Nada Minor

Tangga nada minor juga terdiri dari tujuh nada, tetapi pola intervalnya sedikit berbeda dengan tangga nada mayor. Pola interval untuk tangga nada minor adalah sebagai berikut: nada pertama, interval nada kedua, interval nada ketiga, interval nada keempat, interval nada kelima, interval nada keenam, dan interval nada ketujuh. Misalnya, dalam tangga nada A minor, nada-nada yang terbentuk adalah A, B, C, D, E, F, dan G.

Perbedaan utama antara tangga nada mayor dan minor terletak pada interval nada ketiga dan nada keenam. Pada tangga nada minor, interval nada ketiga adalah interval setengah nada lebih rendah dari interval pada tangga nada mayor yang sama. Selain itu, pada tangga nada minor, interval nada keenam adalah interval setengah nada lebih rendah dari interval pada tangga nada mayor yang sama.

Tangga nada minor memiliki mood yang lebih melankolis, sedih, dan terkadang misterius. Banyak lagu-lagu balada, lagu-lagu sedih, dan musik klasik yang digubah dalam tangga nada minor untuk menciptakan suasana yang lebih emosional dan mendalam.

Penggunaan Tangga Nada Mayor dan Minor dalam Musik

Tangga nada mayor dan minor digunakan dalam berbagai genre musik untuk menciptakan perasaan dan suasana yang diinginkan. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan tangga nada mayor dan minor dalam konteks musik:

  1. Lagu-lagu Bahagia dan Ceria: Tangga nada mayor sering digunakan dalam lagu-lagu dengan tema bahagia, ceria, dan optimis. Contohnya adalah lagu “Happy” oleh Pharrell Williams.

  2. Lagu-lagu Sedih dan Melankolis: Tangga nada minor sering digunakan dalam lagu-lagu dengan tema sedih, melankolis, dan misterius. Contohnya adalah lagu “Someone Like You” oleh Adele.

  3. Transisi Emosional: Pergantian dari tangga nada mayor ke tangga nada minor atau sebaliknya dapat digunakan untuk menciptakan transisi emosional dalam musik. Ini dapat memberikan perubahan suasana, dari ceria menjadi sedih atau sebaliknya.

  4. Harmonisasi dan Akord: Tangga nada mayor dan minor juga digunakan dalam pembentukan harmoni dan akord dalam musik. Akord-akord yang terbentuk dari tangga nada mayor dan minor memberikan kekuatan harmonis yang khas dalam musik.

Kesimpulan

Tangga nada mayor dan minor adalah dua jenis tangga nada yang paling umum digunakan dalam musik. Tangga nada mayor memiliki karakter ceria dan cerah, sementara tangga nada minor memiliki karakter yang lebih sedih dan melankolis. Keduanya digunakan dalam berbagai genre musik untuk menciptakan perasaan dan suasana yang diinginkan. Pemahaman tentang tangga nada mayor dan minor penting bagi para musisi dan pencipta lagu, karena mereka memainkan peran penting dalam menciptakan emosi dalam musik. Dengan memahami pola interval dan karakteristik masing-masing tangga nada, musisi dapat menggunakan mereka secara efektif untuk menciptakan karya musik yang mempengaruhi perasaan dan emosi pendengar.

Tabel Perbandingan Antara Tangga Mayor dan Minor

Parameter Perbandingan Tangga nada mayor Tangga nada minor
Berarti Tangga nada mayor adalah salah satu tangga nada yang memiliki karya besar dalam komposisi. Tangga nada minor adalah salah satu tangga nada yang memuat tiga tangga nada yang dirancang untuk menggubah musik.
menggunakan Tangga nada ini populer untuk menggubah musik Barat dan dapat menciptakan jenis tema lain. Timbangan Minor kebanyakan digunakan untuk menyampaikan refleksi kemarahan. Itu bisa menenangkan setiap momen kemarahan.
Catatan Ada tujuh nada yang ada di Tangga nada mayor. Tangga nada minor terdiri dari 3 sampai 7 nada.
Desain Tangga nada mayor terdiri dari tujuh desain berbeda yang membantu dalam komposisi. Tangga nada minor terdiri dari tiga desain berbeda yang membantu menyusun beberapa emosi.
Perbedaan Dalam Skala Mayor, gelar skala ketiga di mayor di atas nada Cordial. Dalam Tangga nada Minor, tangga nada pola ketiga adalah minor di atas nada Cordial, di mana ia berada di atas akar dalam akord ketujuh minor.

Referensi

  1. http://jacobsweet.com/s/Segovia-Scales-Internet-Tab.pdf
  2. http://www.humanattentionlab.org/wp-content/uploads/2019/11/Long-Zeide-Burnham-Psychonomics-2019.pdf

Related Posts

© 2024 Perbedaannya.Com