Siapakah Salvador Dali?

Siapakah Salvador Dali?

Siapakah Salvador Dali?

Potret Salvador Dali terlihat di kota Vitebsk, Belarus. Kredit foto: igormuller / Shutterstock.com.

Masa muda

Salvador Felipe Jacinto Dali lahir pada 11 Mei 1904 di Figueres, sebuah kota pertanian kecil di kaki bukit Pyrenees, 16 mil dari perbatasan Prancis di kingdom Catalonia, Spanyol. Di usia muda, Dali mulai menghasilkan gambar berkualitas tinggi dan orang tuanya mendukung bakat seni alaminya. Mereka membangun Dali sebuah studio seni di rumah musim panas mereka di Cadaques, sebuah desa pesisir sebelum dia masuk sekolah seni. Pada tahun 1916, mereka mengirimnya ke sekolah menggambar Colegio de Hermanos Maristas di Figueres. Setelah tahun pertama Dali di sekolah, ia menemukan lukisan cararn di Cadaques. Ayahnya juga merencanakan sebuah pameran di rumah keluarga untuk memamerkan karya seni putranya. Pada tahun 1918, Dali mendaftar di San Fernando Royal Academy of Fine Arts di Madrid. Bakatnya terus berkembang dan pada tahun 1919, karya seninya mendapat paparan publik pertama dengan dipamerkan di teater kota Figueres, menurut Biography.com.

Pengakuan Kedewasaan dan Artistik

Saat ia dewasa hingga dewasa Dali membuat rumahnya di Port Lligat. Di sana, ia melakukan sebagian besar lukisannya yang mencerminkan kecintaannya pada wilayah Spanyol ini. Pada tahun 1925, Dali melakukan pertunjukan satu orang di Barcelona di mana karyanya mendapat lebih banyak pengakuan. Pada tahun 1928, ia memperoleh ketenaran internasional setelah tiga lukisannya termasuk Keranjang Roti dipamerkan di Pameran Internasional Carnegie tahunan ketiga, di Pittsburgh menurut Museum Dali. Pada tahun 1929, di Paris selama pertunjukan satu orang di Paris, Dali bergabung dengan seniman surealis seperti Dadais Andre Breton. Mereka surealis mempengaruhinya, dan dia menjadi pemimpin mereka, dan kali ini, Dali melukis karyanya yang terkenal, Persistence of Memory pada tahun 1931.

Pergeseran Arah Artistik

Ketika Perang Dunia II mendekat, Dali bentrok dengan sesama surealis karena sikap apolitisnya dan dikeluarkan dari gerakan surealis pada tahun 1934. Meskipun demikian, ia terus memamerkan karya seninya di pameran surealis internasional, hingga tahun 1940, menurut Museum Dali. Kemudian ia beralih ke karya lukisan yang terinspirasi oleh sains, sejarah, dan agama. Pada tahun 1940, ia juga lolos dari perang dan pindah ke Amerika Serikat dan tinggal di sana sampai tahun 1948. Selama berada di Museum of Modern Art di New York, memberi Dali kesempatan untuk memamerkan karya seninya pada tahun 1941. Pada tahun 1942 otobiografinya, Secret Life Salvadar Dali juga diterbitkan. Setelah meninggalkan surealisme, Dali memasuki periode seni klasiknya yang berlangsung hingga tahun 1970. Saat itu ia melukis karya-karya terkenal seperti Hallucinogenic Toreador pada tahun 1970, Discovery of America oleh Christopher Columbus pada tahun 1959, dan Sacrament of the Last Supper pada tahun 1955, menurut Museum Dali.

Gaya dan Warisan

Jenius Dali adalah dalam fleksibilitasnya, dia tidak pernah terbatas pada gaya artistik atau media apa pun. Dia mengembangkan seninya dari lukisan impresionis awalnya, ke seni surealis, dan periode klasik, menurut sejarah Virginia Commonwealth University. Dali juga berkecimpung di semua media seperti minyak, cat air, gambar, grafik, patung, film, foto, karya seni pertunjukan, dan permata. Sikapnya yang fleksibel mendorong seniman-seniman berikutnya untuk berani berekspresi. Dali juga seorang desainer brilian yang penggunaan simbolisme dalam seni menetapkan standar di abad ke -20 menurut Museum Dali. Sebagai seorang seniman ia menyalurkan teori-teori Freudian tentang mimpi ke dalam karya seninya, sebagai bukti kecemerlangan intelektualnya. Salvador Dali menghasilkan lebih dari 1500 lukisan dalam hidupnya dan meninggal 23 Januari 1989 di Figueres karena gagal jantung.

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Siapakah Salvador Dali?

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com