Siapakah Ratu Anne dari Inggris Raya?

Siapakah Ratu Anne dari Inggris Raya?

Siapakah Ratu Anne dari Inggris Raya?

Ratu Anne memerintah atas kingdom yang meliputi Skotlandia, Inggris, dan Irlandia dari tahun 1702 hingga 1714.

5. Kehidupan Awal

Warisan dan kehidupan awal Ratu Anne tidak menjadikannya kandidat yang ideal untuk menjadi Ratu Inggris Raya dan Irlandia. Lahir pada 6 Februari 1665, dia adalah anak keempat dari Duke of York. Di antara semua anak Duke of York, hanya Anne dan kakak perempuannya, Mary, yang bertahan hingga melewati masa remaja. Raja pada saat itu, Raja Charles II, tidak memiliki anak, sehingga saudara laki-lakinya dan ayah Anne, Duke of York, adalah pewaris mahkota berikutnya. Setelah Charles II meninggal pada tahun 1685, ayah Anne menjadi Raja James II di Inggris dan Irlandia, dan Raja James VII di Skotlandia, meninggalkan Anne kedua di garis suksesi mahkota, setelah sisternya Mary.

4. Bangkit ke Kekuasaan

Raja James II adalah Katolik, sedangkan Anne dan Mary adalah Protestan. Ketegangan agama dalam keluarga hanyalah sebuah miniatur dari yang terlihat dalam skala nasional. Kelahiran putra Raja James II pada tahun 1688 memicu ketegangan ini hingga mencapai klimaksnya, karena para pemimpin Protestan di dalam Parlemen khawatir bahwa umat Katolik Roma akan mengambil alih negara itu pada tahun-tahun berikutnya. Mereka mengundang Mary dan suaminya, stadholder Belanda William Orange, untuk menyerang Inggris . Setelah berhasil menggulingkan Raja James II pada tahun 1688, peristiwa yang biasa dikenal sebagai “Glorious Revolution”, William dan Mary dimahkotai sebagai wakil raja dan Ratu Inggris, Irlandia , dan Skotlandia pada tahun 1689. Setelah Mary meninggal pada tahun 1694 dan William meninggal pada tahun 1702, Anne menjadi Ratu Anne dari Inggris, Skotlandia, dan Irlandia.

3. Kontribusi

Ratu Anna sangat mendukung penyatuan Inggris dan Skotlandia dan akhirnya memastikan pengesahan Acts of Union. Tindakan-tindakan ini menyatakan bahwa Inggris dan Skotlandia selanjutnya akan disatukan menjadi satu kingdom yang berdaulat, yang disebut Inggris Raya, dengan satu Parlemen, bukan dua. Itu juga di bawah pemerintahannya bahwa sistem dua partai mulai lebih jelas mengambil bentuk dalam Parlemen Inggris. Tories, yang Anne sendiri disukai, mendukung Gereja Anglikan dan kelas bangsawan, sementara Whig bersimpati kepada pembangkang agama dan kelas pedagang yang berkembang. Ratu Anne juga secara aktif berpartisipasi dalam “Perang Suksesi Spanyol”, di mana ia menyatakan perang terhadap Prancis , dalam upaya untuk mengekang pengaruhnya yang berkembang di Eropa.

2. Tantangan

Tantangan terbesar yang dihadapi Ratu Anne adalah siapa yang harus dipilih untuk menjadi ahli warisnya. Atas pertanyaan ini, ketegangan antara Tories dan Whig semakin memburuk. Sementara Tories, dan Anne sendiri, lebih memilih saudara tiri Katolik Anne, James Francis Edward Stuart, untuk menjadi pewaris, Whigs sangat menentangnya. Sebaliknya, mereka mendesak Ratu untuk mematuhi Act of Settlement, yang melarang setiap umat Katolik mewarisi takhta, dan memilih George dari Hanover. Anne akhirnya terpaksa menerima tekanan dari Whig, dan George dari Hanover mewarisi takhta setelah kematian Anne, sebagai Raja George I dari Inggris Raya dan Irlandia.

1. Kematian dan Warisan

Setelah menderita kesehatan yang buruk dan beberapa kali keguguran sepanjang hidupnya, stroke yang diderita Anne pada tanggal 30 Juli 1714 terbukti menjadi pukulan terakhir yang dapat dia tanggung, yang pada akhirnya menyebabkan kematiannya pada tanggal 1 Agustus. Dia adalah Ratu yang populer pada masanya, dan selama pemerintahannya seni, sastra, dan ekonomi mengalami perkembangan yang stabil. Dia juga berpartisipasi secara aktif dalam urusan Parlemen dan terlibat dalam politik demokrasi, alih-alih menyalahgunakan kekuasaan Mahkotanya. Meskipun demikian, dia juga telah dimarahi oleh para sejarawan karena berprasangka dan memiliki penilaian yang buruk. Dengan George dari Hanover mengambil alih takhta setelah kematiannya, Ratu Anne adalah Raja Inggris terakhir dari House of Stuart, titik balik yang melihat akhir dari era penting dalam sejarah Inggris dan Eropa.

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Siapakah Ratu Anne dari Inggris Raya?

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com