Siapakah Olaudah Equiano?

Seorang budak yang dibebaskan, Equiano menghabiskan sisa hidupnya berkampanye melawan perbudakan.

Seorang budak yang dibebaskan, Equiano menghabiskan sisa hidupnya berkampanye melawan perbudakan.

Olaudah Equiano adalah seorang pelaut, penulis, mantan budak, dan pedagang. Semasa hidupnya, ia lebih dikenal sebagai Gustavus Vassa. Dia menulis sebuah otobiografi yang menceritakan kisah-kisah mengerikan tentang perbudakan dan memperjuangkan penghapusannya di parlemen.

Masa muda

Lahir pada 16 Oktober 1745, tempat kelahiran Olaudah Equiano adalah Essaka, Nigeria. Dia diculik dan dijual sebagai budak ketika dia masih sangat muda. Dia kemudian dikirim ke Barbados lalu ke Virginia di mana dia menghabiskan waktu merakit batu dan menyiangi rumput. Pada tahun 1757, Kapten Pascal membelinya dengan harga sekitar £40 dan membawanya ke Inggris pada usia 12 tahun. Kapten Pascal bernama Equiano, Gustavus Vassa. Untuk sebagian tahun itu, Equiano tinggal di Blackheath, London bersama kerabat Pascal (keluarga Guerin). Selama tinggal di sana, ia belajar membaca dan menulis serta melakukan perhitungan aritmatika. Selain pendidikan, ia menghabiskan sebagian besar waktunya di laut.

Kebebasan dan Karir

Setelah melayani Kapten Pascal selama beberapa tahun, ia dijual kepada Kapten James Doran pada tahun 1763, yang membawanya ke Pulau Montserrat dan menjualnya kepada seorang pedagang terkenal bernama Robert King. Equiano bekerja untuk saudagar itu selama tiga tahun dan berhasil menghemat £40, yang cukup untuk membelikannya kebebasan. Dia kemudian pindah ke London di mana dia menjadi pelaut dan kapten. Kesempatan memberinya kesempatan untuk melakukan perjalanan secara luas melintasi Laut Mediterania, Atlantik dan Arktik dengan keinginan utama untuk mencapai Kutub Utara. Pada 1775, Equiano pergi ke Karibia di mana mendirikan perkebunan baru di wilayah pesisir Amerika Tengah. Menjadi budak yang diperlakukan dengan buruk di masa lalu, ia memutuskan untuk memberikan kondisi yang menguntungkan bagi budak yang bekerja di perkebunannya.

Beberapa tahun kemudian, dia kembali ke London di mana dia bisa bekerja sebagai pelayan selama beberapa waktu. Dia menemukan pekerjaan dengan program pemukiman kembali Sierra Leone yang memiliki mandat untuk memukimkan kembali budak yang dibebaskan di tempat yang aman. Dia juga mendirikan sebuah kelompok bernama ‘Sons of Africa,’ dan itu berfungsi sebagai suara para budak yang dibebaskan dengan berkampanye melalui berbicara di depan umum, pekerjaan tertulis, dan melobi parlemen. Pada tahun 1788, Equiano memimpin tim yang akan mendorong penerapan undang-undang William Dolben yang berupaya meningkatkan kesejahteraan budak dengan membatasi jumlah budak per kapal.

Autobiografi

Pada tahun 1789, Equiano menerbitkan “Narasi Menarik tentang Kehidupan Olaudah Equiano,” volume terlarisnya yang ia gunakan untuk menceritakan kisah-kisah mengerikan tentang perbudakan. Buku itu populer dan memiliki banyak terjemahan secara global. Setiap orang yang membaca buku atau mendengar Equiano berbicara mulai melihat perbudakan dari sudut pandang seorang pria yang diperbudak. Dia pergi ke depan dan menulis surat kepada ratu menentang perbudakan. Dia pergi ke Inggris dan Irlandia dalam tur kuliah dan mempopulerkan bukunya.

Tahun-tahun Selanjutnya

Olaudah Equiano menikahi Susan Cullen pada tahun 1792, dan dia terus bekerja sebagai juara perbudakan mengunjungi Skotlandia, Hull, dan Durham. Dia meninggal pada Maret 1797. Perbudakan dihapuskan di koloni Inggris empat puluh tahun kemudian.

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Siapakah Olaudah Equiano?

Related Posts