Siapa yang menemukan telepon?

Berbagai bentuk telepon telah ada sejak pertama kali dipatenkan di Amerika Serikat pada tahun 1876.

Berbagai bentuk telepon telah ada sejak pertama kali dipatenkan di Amerika Serikat pada tahun 1876.

Penemuan Telepon

Lahir pada 3 Maret 1847, Alexander Graham Bell adalah seorang penemu, ilmuwan, dan inovator. Dia datang dengan dan mematenkan telepon praktis pertama. Ayah dan kakek Bell terlibat dalam program pengembangan bicara yang dikenal sebagai elokusi, dan sebagai hasilnya, Bell terinspirasi untuk mempelajari komunikasi dan pidato. Pekerjaan penelitian ekstensif Bell juga sangat dipengaruhi oleh fakta bahwa ibu dan istrinya tuli. Meskipun Bell mematenkan transfer elektromagnetik suara vokal, Antonio Meucci dikreditkan sebagai pencipta telepon pertama.

Kehidupan Awal dan Pendidikan Alexander Graham Bell

Bell lahir di Edinburg, Skotlandia dari pasangan Eliza Grace dan Profesor Alexander Melville Bell. Dia memiliki dua saudara laki-laki, Melville dan Edward Bell. Bell menerima sekolah awal dari ayahnya, dan kemudian melanjutkan belajar di Royal High School Edinburg Scotland hingga usia 15 tahun. Saat di sekolah, Bell tidak terlalu tertarik pada mata pelajaran lain selain sains. Setelah menyelesaikan sekolah menengah, Bell pergi untuk tinggal bersama kakeknya di London. Pada usia 17, Bell bergabung dengan Universitas Edinburg, tetapi tidak menulis ujiannya pada waktu yang ditentukan karena dia dan keluarganya pindah ke Kanada. Ketika dia akhirnya menyelesaikan ujiannya, dia lulus dan diterima di University College of London. Bell menikah dengan Mabel Hubbard pada 11 Juli 1877.

Karir Alexander Graham Bell

Bell secara alami ingin tahu tentang sekelilingnya sejak usia sangat muda. Dia bahkan membuat alat pengupas sekam sederhana pada usia 12 tahun. Alat itu digunakan selama bertahun-tahun di pabrik gandum keluarga temannya. Dia kemudian mulai menunjukkan minat pada perangkat suara dan suara. Pada tahun 1863, ayah Bell mengatur perjalanan Bell untuk melihat sebuah robot. Ini telah dikembangkan oleh Sir Charles Whitestone. Mesin itu, yang mensimulasikan suara manusia, membuat Bell muda terkesan, yang kemudian menjadi profesor di bidang elocution di Boston University. Selanjutnya, Bell mulai melakukan eksperimen pada suara dan bahkan membuat kepala robot pertamanya. Alexander akhirnya mulai menggunakan listrik untuk mengirimkan suara, dan juga memasang kabel telegraf untuk membantu eksperimennya mentransmisikan suara dari satu tempat ke tempat lain.

Pada tahun 1874, eksperimen Bell menjadi sangat sukses. Salah satu eksperimen tersebut adalah pada phonautograph, yang merupakan mesin yang dapat menggunakan getaran untuk menggambar bentuk pada sepotong kaca. Pada tahun 1875, Bell mengembangkan telegraf akustik (telepon) dan mengajukannya untuk dipatenkan. Setelah itu, pada 10 Maret 1876, ia berhasil membuat teleponnya berfungsi. Selanjutnya, lebih dari 145.000 orang di Amerika Serikat memiliki telepon pada tahun 1886. Penemuan telepon menerima berbagai penghargaan seperti Medali Albert, Medali John Fritz, dan Medali Eliot Cresson.

Kematian dan Warisan

Bell meninggal pada 2 Agustus 1922 di tanah miliknya di Cape Breton, Nova Scotia, setelah berjuang melawan diabetes. Bell Memorial berdiri di Brantford, Ontario untuk memperingati penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell.

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Siapa yang menemukan telepon?

Related Posts