Siapa Orang Ibo (Igbo)?

Siapa Orang Ibo (Igbo)?

Siapa Orang Ibo (Igbo)?

Laki-laki Igbo menampilkan tarian tradisional. Kredit editorial: Gambar Lorimer / Shutterstock.com.

5. Distribusi Geografis dan Sejarah Awal

Kelompok etnis Ibo memiliki proporsi terbesar dari populasi mereka yang tinggal di Nigeria di Afrika Barat. Tanah air Ibo tersebar dari bagian hilir Sungai Niger ke barat, sedangkan diaspora sisi timur memiliki jumlah penduduk terbesar di Nigeria selatan . Dikatakan bahwa suku Ibo saat ini adalah keturunan dari pendatang Nri, Nzam, dan Anam yang datang dari utara dan barat Afrika berabad-abad yang lalu. Para imigran ini tiba di Nigeria pada abad ke-15, dan mereka mengamati kalender yang memiliki empat hari seminggu, tujuh minggu sebulan, dan 13 bulan setahun. Keyakinan agama tradisional Ibo saat ini cenderung merupakan campuran dari monoteisme Kristen yang diperkenalkan oleh orang Eropa dan dewa-dewa mitologi tradisional termasuk roh alam.

4. Budaya dan Cara Hidup Tradisional

Komunitas adalah fokus utama kehidupan Ibo di Nigeria pra-kolonial. Mereka tinggal di desa-desa kecil yang terdiri dari gubuk-gubuk dari lumpur dengan atap jerami. Tidak ada raja, dan desa-desa setempat malah diatur oleh dewan desa biasa, mirip dengan yang terlihat di suku Ewe di Ghana . Ini khas orang Ibo, karena banyak suku di Afrika diperintah oleh seorang raja. Ibo mengikuti ritus peralihan untuk bayi laki-laki yang melibatkan sunat pada hari kedelapan setelah lahir. Sebuah perayaan pemberian nama diikuti, dan acara tersebut melibatkan minum dan pesta. Pacaran dengan Ibo betina membutuhkan waktu satu hingga beberapa tahun, dan mas kawin dibayarkan kepada keluarga gadis itu untuk menutup kesepakatan.

3. Kontak Eropa, Perdagangan Budak, dan Kolonialisme Inggris

Portugis adalah orang Eropa pertama yang melakukan kontak dengan orang-orang Ibo, melakukannya pada abad ke-15. Ada sedikit perdagangan antara orang Eropa dan orang Ibo kecuali budak yang dibawa ke Amerika dan Eropa. Sebagian besar budak ini berasal dari desa Ibo yang merupakan orang buangan atau penjahat. Mereka dijual kepada pedagang budak oleh Konfederasi Aro yang terdiri dari negara-negara militer Afrika yang kemudian runtuh setelah perang dengan Inggris, yang menggulingkan konfederasi mereka. Kolonialisme Inggris membawa perubahan mendadak dalam kehidupan desa Ibo. Bentuk pemerintahan Inggris yang terpusat adalah hal baru bagi mereka, dan menyebabkan kebingungan, meskipun mereka menerima agama Kristen dengan mudah dalam banyak kasus. Rumah sakit, jalan, dan listrik juga diperkenalkan oleh Inggris.

2. Igbo Terkemuka dan Prestasinya

Orang-orang Ibo adalah sekelompok orang yang beradab, sebagaimana dibuktikan oleh artefak budaya dan hubungan tradisional mereka. Ibo pertama yang terkenal adalah dewan desa mereka yang terdiri dari penduduk desa yang sama namun mampu. Kemudian, pada tahun 1816, Bussa, seorang budak Ibo di Barbados, memimpin pemberontakan yang akan mengubah perbudakan selamanya. Abad ke-19 menyaksikan kelahiran “Bapak Pan-Afrikaisme”, seorang pria keturunan Ibo bernama Edward Blyden. Dia adalah seorang pendidik, diplomat, politisi, dan penulis. Dia terkenal karena tulisannya, yang mendorong orang Afrika bebas dari Amerika Serikat dan Inggris untuk kembali ke Afrika dan membantu benua itu. Ibos terkenal lainnya adalah Paul Robeson, seorang penulis dan aktor Amerika, dan Aime Cesaire, seorang politisi dan penyair dari Martinique Prancis.

1. Igbo Hari Ini

Perang Biafra di Nigeria terjadi sebagai akibat dari orang-orang Ibo di Biafra yang ingin memisahkan diri dari Nigeria. Perang saudara terjadi dari tanggal 6 Juli 1967 sampai dengan tanggal 15 Januari 1970. Kerugian yang ditimbulkan oleh bangsa Ibo sangat besar, dan menyaksikan suatu peristiwa yang mencakup kehancuran total banyak komponen infrastruktur Biafra, termasuk rumah sakit, sekolah, dan rumah. Setelah perang, bank-bank Nigeria menolak akses pemegang rekening bank Ibo ke uang mereka. Hasilnya sangat buruk, karena orang-orang Ibo kehilangan semua tabungan mereka kecuali 20 pound yang diberikan kepada mereka masing-masing. Rekan-rekan Nigeria juga menolak memberikan pekerjaan kepada orang-orang Ibo. Igboland di Nigeria selatan kemudian dibangun kembali oleh Ibo selama dua puluh tahun berikutnya, upaya yang dibantu oleh eksploitasi sumur minyak yang baru ditemukan di dekatnya. Bisnis swasta pada gilirannya menjadi makmur, dan tren menuju pemulihan ekonomi Igboland telah berlangsung sejak saat itu. Ancaman baru terhadap Ibo yang sebagian besar beragama Kristen datang dari Boko Haram dan kelompok radikal Islam lainnya yang semakin mendorong ke selatan ke Nigeria, mengancam tanah air Ibo.

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Siapa Orang Ibo (Igbo)?

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com