Meskipun sekilas tampak seperti formasi yang sangat kompleks dan penuh teka-teki, otak kecil (serebelum) adalah organ yang sangat tepat dan terorganisir dengan jelas. Serebelum diposisikan di lubang tengkorak belakang. Fungsi utama otak kecil meliputi koordinasi gerakan, keseimbangan, berdiri, dan berjalan.

Pengembangan otak kecil

Secara perkembangan (secara embriologis), otak kecil merupakan salah satu segmen otak yang lebih tua. Lebih tepatnya, ini adalah turunan dari rhombencephalon atas, yang disebut metencephalon, dan rhombencephalon itu sendiri adalah bagian paling kaudal dari tabung saraf (inti dari sistem saraf pusat) dari mana otak berkembang.

Tabung saraf di bawah otak belah ketupat membentuk dasar untuk sumsum tulang belakang, sedangkan vesikula ensefalik yang tersisa dibagi menjadi:

  • myelencephalon,
  • mesencephalon
  • dan dua vesikel lateral yang membentuk dasar dari belahan otak.

Rongga di dalam vesikel / gelembung ini secara bertahap berdiferensiasi menjadi sistem batang otak. Kamar-kamar otak, berdasarkan struktur dan namanya, mengikuti pembagian akhir gelembung-gelembung sehingga mereka membentuk quatrus ventriculus keempat di otak belah ketupat. Yang disebut saluran air otak di mesencephalon.

Korteks serebral dibentuk oleh migrasi sel saraf primitif dan redistribusi mereka dalam beberapa tahap. Akhirnya, lapisan terluar dari korteks serebral tiga lapis terbentuk: lapisan molekuler (molekul stratum), lapisan sel Purkinje, dan lapisan granular dalam (stratum granulosum internum) yang juga mengandung dua kelompok sel spesifik.

Menariknya, otak kecil mengandung sebanyak 50% dari semua neuron yang terletak di seluruh otak.

Fungsi otak kecil

Seperti yang telah disebutkan, otak kecil mengandung sekitar 50% dari semua neuron di otak kita. Ini memiliki beberapa fungsi. Yang paling penting termasuk keseimbangan, aktivitas motorik, berjalan, berdiri, dan koordinasi gerakan sukarela. Ini juga mengkoordinasikan aktivitas dan bicara berotot.

Ini juga mengkoordinasikan gerakan mata, sehingga sangat memengaruhi penglihatan kita. Cerebellum juga mengambil bagian dalam kegiatan seperti naik sepeda, menari, berbagai olahraga, dan memainkan alat musik.

Yang paling penting, otak kecil bertanggung jawab untuk menerima sinyal dari bagian lain otak, sumsum tulang belakang, dan indera. Karena itu, kerusakan pada bagian otak kita ini sering menyebabkan tremor, masalah bicara, kurangnya keseimbangan, kurangnya koordinasi gerakan, dan gerakan lambat.

Kontrol otot yang buruk, gerakan mata yang tidak teratur, dan mobilitas yang buruk adalah hasil dari berbagai kerusakan dan gangguan otak kecil. Itu bisa disebabkan oleh stroke, anomali bawaan, racun, atau kanker.

Posisi, Volume, Asal, dan Pasokan Arteri

Otak kecil merupakan bagian integral dari sistem saraf pusat. Terletak di lubang tengkorak posterior dan ditutupi dengan duplikat dura mater, yang secara ilmiah disebut tentorium cerebelli.

Meskipun hanya membutuhkan sepersepuluh dari volume jaringan otak, ia mengandung sebanyak setengah dari jumlah seluruh neuron otak. Secara anatomis secara kasar dibagi menjadi dua hemisfer, vermis, dan lobus flocculonodular.

Otak kecil meliputi ruang otak ke empat dan memiliki hubungan anatomi yang dekat dengan batang otak dan piramida tulang temporal. Ketika datang ke pasokan arteri, itu sumber dari sirkulasi serebral posterior dan drainase vena terhubung ke sinus dura sekitarnya.

Secara perkembangan, itu berasal dari batang otak posterior. Korteks serebral terdiri dari tiga lapisan dan mengandung sel-sel Purkinje, yang merupakan salah satu sel otak manusia terbesar.