10 Contoh sel eukariotik dan prokariotik

By | Februari 23, 2020

Sel adalah unit dasar dan tak terpisahkan yang ada dalam setiap makhluk hidup. Ini adalah elemen terkecil yang hidup. Tiga fungsi vital setiap organisme (nutrisi, reproduksi, hubungan) dilakukan oleh semua sel yang menyusunnya.

Bergantung pada strukturnya, sel-sel tersebut dapat:

  • Sel eukariotik. Mereka memiliki inti sel tertentu yang ditutupi oleh membran. Di dalam membran ini terdapat kromosom yang menyimpan informasi genetik organisme. Semua organisme dari kingdom animalia, kingdom plantae, jamur dan kingdom protista dibentuk oleh sel-sel eukariotik. Sebagai contoh: protista plasmodium, sel-sel hewan hadir dalam lobster, sel-sel tumbuhan hadir di jacaranda.
  • Sel prokariotik. Mereka tidak memiliki nukleus yang jelas dan tidak memiliki membran sel. Bahan genetiknya tersebar di sitoplasma. Bakteri dan archaea adalah dua jenis organisme dengan sel prokariotik. Misalnya: bakteri metanogenik archaea atau pseudomonas.Contoh sel eukariotik

Ciri-ciri sel eukariotik

  • Mereka mengintegrasikan kingdom makhluk multiseluler (dibentuk oleh beberapa sel) dan makhluk bersel tunggal (dibentuk oleh sel tunggal). Sel-sel dari setiap jenis bervariasi dalam struktur dan karakteristik.
  • Mereka jauh lebih besar dari sel prokariotik.
  • Mereka aerobik, mereka membutuhkan oksigen untuk hidup.
  • Mereka bereproduksi dengan mitosis (dua sel anak yang identik secara genetik berasal dari sel induk) dan meiosis (empat sel berbeda muncul dari sel diploid).
  • Mereka memiliki organel, struktur dalam sitoplasma, yang memenuhi berbagai fungsi. Sebagai contoh: dalam sel tanaman, organel kloroplas melakukan fungsi fotosintesis. Tidak semua sel memiliki semua organel.
  • Mereka memiliki ribosom (organel yang mensintesis protein) lebih kompleks daripada sel prokariotik.
  • Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa. Sel hewan tidak memiliki dinding sel.

Ciri-ciri sel prokariotik

  • Mereka hanya ditemukan pada organisme bersel tunggal.
  • Mereka memiliki struktur yang lebih kecil dan memiliki kompleksitas kurang dari sel-sel eukariotik.
  • Bahan genetik ditemukan di sitoplasma, di daerah yang tidak teratur yang disebut nukleoid.
  • Mereka bisa aerobik atau anaerob (tidak membutuhkan oksigen untuk hidup).
  • Mereka bereproduksi secara aseksual atau paraseksual.
  • Nutrisi dapat bersifat autotrofik (fotosintesis atau kemosintesis) atau heterotrofik (memberi makan organisme lain yang menjadi parasitnya)
  • Mereka memiliki sitoplasma, membran plasma, dinding sel, nukleoid dan ribosom.

Contoh sel eukariotik:

  • Neuron
  • Euglena
  • Amoeba
  • Sel darah merah
  • Paramecium

Contoh sel prokariotik:

  • Eubacteria
  • Spirochetes
  • Planktonik
  • Ganggang Biru Hijau
  • Metanogen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *