Roald Amundsen – Penjelajah Dunia yang Terkenal

Roald Amundsen memimpin kapalnya selama ekspedisi 1920 ke Kutub Utara.

Roald Amundsen memimpin kapalnya selama ekspedisi 1920 ke Kutub Utara.

5. Kehidupan Awal

Roald Amundsen adalah seorang penjelajah kutub dari Norwegia , yang memiliki keistimewaan sebagai orang pertama yang mencapai kedua kutub bumi. Amundsen lahir di Borge, Ostfold, Norwegia, pada 16 Juli 1872. Di awal kehidupannya, ia memimpikan laut. Keluarganya memiliki kapal, dan dia berasal dari garis keturunan kapten laut. Ketika dia masih remaja, dia bersikeras untuk tidur dengan jendela kamarnya terbuka untuk menyesuaikan diri dengan dingin, dengan rencana masa depannya untuk menjelajahi kutub yang dingin dalam pikirannya. Dia awalnya belajar untuk menjadi dokter atas keinginan ibunya tetapi, setelah dia meninggal, dia berangkat dari studi tersebut untuk menjadi seorang pelaut. Kemudian, ia bergabung dengan sejumlah ekspedisi.

4. Karir

Di masa mudanya Amundsen belajar tentang lingkungan Antartika, dan bermimpi suatu hari nanti menjelajahinya sendiri. Terinspirasi oleh penjelajahan lain di Greenland , ia bersumpah untuk menjadi penjelajah kutub. Milik keluarga kapten laut memberinya keuntungan dalam berangkat menuju ambisinya. Sejak awal karirnya, Amundsen dikenal sebagai kapten yang tegas namun adil. Dia memimpin ekspedisinya dengan perencanaan dan organisasi yang sangat baik, dan dia belajar dari, dan beradaptasi dengan, masalah dan kemundurannya untuk meningkatkan upayanya di masa depan. Pada satu titik dalam ekspedisinya ke kutub Selatan, ia mengalami masalah dengan salah satu anak buahnya. Dia juga harus berurusan dengan cuaca yang tidak terduga dan anjing beku, radang dingin, kudis dan kompas beku.

3. Kontribusi Utama

Amundsen menjadi orang pertama yang mencapai kutub Arktik dan Antartika, dan dia mengibarkan bendera Norwegia setelah mencapai kedua kutub. Dia memantapkan dirinya di awal karirnya sebagai penjelajah ketika dia bersama ekspedisi Antartika Belgia dari tahun 1897 hingga 1899. Kemudian, ketika dia menjadi kapten kapal sepanjang 70 kaki untuk menjelajahi jalur Northwest dari tahun 1903 hingga 1906, yang terbukti sangat berbahaya. ekspedisi selama tiga tahun yang dibutuhkan untuk menyelesaikan. Dia juga memimpin ekspedisi ke bagian Timur Laut dari tahun 1918 hingga 1920. Kemudian, pada tahun 1926, dia terkenal menyeberangi Kutub Utara dengan balon udara. Seorang pria dengan bakat untuk merencanakan apa yang akan datang, Amundsen selalu memastikan bahwa persiapan yang baik adalah ciri khas dari setiap ekspedisinya.

2. Tantangan

Ada banyak tantangan yang harus diatasi Amundsen selama ekspedisinya, dengan banyak di antaranya terkait cuaca. Salah satu kendala signifikan lainnya adalah “Devil’s Ballroom”. Ini adalah area gletser yang memiliki beberapa celah dalam yang awalnya menahan Roald dan anak buahnya dari pendekatan terakhir ke Kutub Selatan. Belakangan, Amundsen juga harus menghadapi kritik dari Royal Geographic Society, ketika salah satu anggotanya menyebutnya sebagai “penjelajah kutub yang paling tidak bahagia”. Amundsen tidak pernah terlalu memikirkan kritik tersebut, karena dia terus membantu orang lain. Sebagai orang dengan tingkat pengetahuan yang tinggi dalam hal melintasi lingkungan yang dingin, dia juga diminta untuk ikut serta dalam misi penyelamatan di Kutub Utara.

1. Kematian dan Warisan

Pada tahun 1928, Amundsen melakukan misi penyelamatan setelah sebuah balon jatuh di Kutub Utara. Tampaknya pesawatnya juga jatuh dalam upaya penyelamatan. Tim pencarian dan penyelamatan dikirim oleh pemerintah Norwegia, tetapi tidak menemukan apa pun. Tubuhnya, dan orang-orang dari teman-temannya, tidak pernah ditemukan. Tanggal kematiannya yang tampak adalah 18 Juni 1928. Dia meninggalkan warisan eksplorasi pertama, secara kolektif membuat dirinya menjadi nama rumah tangga di seluruh komunitas ilmiah. Banyak yang menghormatinya dengan menamai anak-anak yang baru lahir, perairan dan fitur geografis lainnya, kapal, dan bahkan sekolah dengan namanya. Sampai saat kematiannya, Amundsen terus mewujudkan tujuan yang hanya bisa diimpikan oleh banyak orang untuk dicapai. Prestasi ini terbukti menjadi inspirasi bagi seluruh dunia. Sampai hari ini, ekspedisi kutubnya tidak diragukan lagi diterima sebagai membuat Amundsen orang yang meraih gelar orang pertama yang mencapai kedua kutub.

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Roald Amundsen – Penjelajah Dunia yang Terkenal

Related Posts