Reptil Asli Peru

Reptil Asli Peru

Reptil Asli Peru

Pemakan Siput yang Anggun.

Hutan hujan Peru terkenal di dunia karena populasi ularnya yang besar, menyempit, dan/atau berbisa. Negara ini memiliki berbagai macam reptil mulai dari sekitar 300 spesies yang sekitar 100 di antaranya adalah endemik. Sebagian besar reptil ini ditemukan di sisi timur negara itu di hutan hujan Amazon di mana suhunya lembab dan hangat sehingga memberikan kondisi yang baik untuk reproduksi. Suhu hangat juga penting dalam mengatur suhu tubuh hewan ektotermik ini. Reptil ini termasuk ular, kura-kura, dan kadal. Beberapa dari reptil ini dieksploitasi sebagai hewan peliharaan sementara yang lain dominan di alam liar.

Tschudii Skink (Trachylepis tschudii)

Kadal ini adalah spesies misterius langka yang berasal dari kawasan hutan Amazon di Peru. Reptil ini memiliki moncong untuk melampiaskan panjangnya 3,3 inci. Kadal adalah pemakan serangga terutama memakan lalat, jangkrik, belalang dan kumbang. Kadal bersembunyi di tanah untuk berlindung dari pemangsa. Mereka terutama dimangsa oleh rakun, rubah, kucing, anjing, ular, dan posum. Sisik mereka kasar meskipun kulit mereka sangat halus. Seperti reptil lainnya di Peru, ancaman utama bagi spesies ini adalah perusakan dan fragmentasi habitat.

Bulu Mata Viper (Bothriechis schlegelii)

Bulu mata viper adalah pit viper berbisa yang ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan, termasuk daerah tropis lembab Peru. Ular kecil dan arboreal memiliki variasi warna yang luas dan sisik superciliary di atas mata yang terlihat seperti bulu mata. Orang dewasa dari spesies ini memiliki panjang tubuh 22 hingga 32 inci, dengan betina lebih besar dan ukurannya lebih bervariasi daripada jantan. Kepala mereka lebar dan berbentuk segitiga dengan mata yang memiliki pupil vertikal. Taring terletak di rahang atas dan terlipat saat tidak digunakan. Bulu mata viper terutama ditemukan di daerah dengan dedaunan lebat yang dekat dengan sumber air. Viper nokturnal ini memakan hewan pengerat, katak, kadal, dan burung kecil. Viper berisiko karena hilangnya habitat karena metode penggunaan lahan yang tidak berkelanjutan. Pemupukan internal dengan kehamilan enam bulan dengan antara 2 dan 20 anak-anak.

Lima Tokek (Phyllodactylus sentosus)

Tokek Lima adalah spesies endemik langka yang terancam punah terutama ditemukan di dalam dan sekitar situs arkeologi dekat kota besar Lima di Peru. Spesies ini terisolasi sehingga reproduksi berada di antara individu terkait membuat mereka lemah dan tidak mampu menahan kondisi iklim yang merugikan. Tokek memakan lalat, kumbang, dan laba-laba. Habitat alami tokek adalah gurun pantai di daerah dengan substrat tanah kering atau pasir dengan beberapa bebatuan. Reptil darat ini berkembang biak dengan bertelur.

Pemakan Siput Anggun (Dipsas gracilis)

Pemakan siput yang anggun adalah ular yang tersebar luas yang ditemukan di Peru, Kolombia, dan Ekuador. Ular itu aktif di malam hari dan mencari makan siput dan siput di vegetasi rendah. Ular itu jinak dan sama sekali tidak berbahaya tetapi mengeluarkan bau yang tidak sedap saat terancam. Habitat ular ini telah hancur karena penggundulan hutan.

Konservasi Reptil Peru

Sejumlah upaya konservasi penting telah dilakukan untuk melestarikan dan melindungi spesies ini dan spesies fauna reptil Peru lainnya. Upaya tersebut termasuk pengaturan kawasan lindung untuk melestarikan spesies ini. Reptil lain yang ditemukan di Peru termasuk Coastal Leaf-Toed Gecko, Emerald Tree Boa, Giant Ameiva, False Coral Snake, White-Lipped Mud Turtle, dan Green Anaconda.

Reptil Asli Peru

Reptil Asli Peru

Nama ilmiah

Tschudii Skinki

Trachylepis tschudii

Bulu Mata Viper

Bothriechis schlegelii

Lima Tokek

Phyllodactylus sentosus

Pemakan Siput Anggun

Dipsas gracilis

Tokek Ujung Daun Pesisir

Phyllodactylus kofordi

Boa Pohon Zamrud

Corallus caninus

Raksasa Ameiva

ameiva ameiva

Karang Palsu

Erythrolamprus aesculapii

Kura-kura Lumpur Berbibir Putih

Kinosternon leukostomum

anakonda hijau

Eunectes murinus

  1. Rumah
  2. Lingkungan
  3. Reptil Asli Peru

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com