Perbedaan reaksi terang dan reaksi gelap

By | Maret 6, 2020

Perbedaan antara reaksi terang dan reaksi gelap terutama disebabkan oleh sifat-sifat berikut:

  • Permintaan cahaya: Reaksi terang menuntut sumber energi cahaya untuk penguraian air menjadi oksigen, sedangkan reaksi gelap tidak membutuhkan sumber cahaya.
  • Lokasi kejadian: Reaksi terang berada di dalam membran tilakoid, sedangkan reaksi gelap berada di dalam stroma berair kloroplas.

Reaksi terang dan gelap adalah dua fase yang melengkapi proses fotosintesis dalam organisme fotosintesis.

Pengertian Reaksi terang

Reaksi terang adalah fase pertama fotosintesis, di mana ia memperoleh energi seluler, yaitu ATP dan NADPH dari energi cahaya, yaitu sinar matahari dan dengan demikian juga disebut sebagai “fase Photochemical”. Reaksi terang adalah tahap yang melibatkan oksidasi molekul air tunggal menjadi molekul setengah oksigen. Oleh karena itu, pemisahan dua molekul air akan menghasilkan pelepasan satu molekul oksigen.

Selama oksidasi, ATP dan NADPH menghasilkan yang menyediakan energi seluler yang selanjutnya digunakan oleh sel tumbuhan untuk menyiapkan makanan untuk dirinya sendiri. Ini terjadi pada siang hari atau di hadapan sinar matahari dan juga disebut sebagai reaksi “tergantung cahaya”.

Untuk rekonstruksi energi cahaya, reaksi terang mencakup dua sistem foto, yaitu PS-I dan PS-II. PS-I dapat memanfaatkan panjang gelombang cahaya 700nm, sementara PS-II memanfaatkan panjang gelombang cahaya 680nm. Situs reaksi terang berada di dalam membran tilakoid dari peralatan fotosintesis (kloroplas). Reaksi terang umumnya melibatkan langkah-langkah berikut:

  • Penyerapan energi cahaya datang dari sinar matahari.
  • Hidrolisis molekul air
  • Pelepasan oksigen ke atmosfer
  • Pembentukan energi seluler, yaitu ATP dan NADPH

Pengertian Reaksi Gelap

Reaksi Gelap adalah fase kedua fotosintesis, di mana ia mengeksploitasi energi seluler (ATP dan NADPH) yang dilepaskan dari reaksi terang untuk menghasilkan energi kimia dengan mensintesis gula dan dengan demikian juga disebut sebagai “fase Biosintetik”. Fase biosintetik melibatkan pengurangan enam molekul CO2 dan dua belas molekul H2 dari NADPH menjadi molekul glukosa tunggal (C6H12O6).

Selama reduksi, ADP dan NADP dilepaskan oleh hidrolisis ATP dan NADPH. Itu terjadi selama tidak adanya sinar matahari dan karenanya juga disebut sebagai reaksi “bebas cahaya”. Lokasi reaksi bebas-cahaya ada di dalam stroma berair dari peralatan fotosintesis (kloroplas). Reaksi Gelap umumnya melibatkan langkah-langkah berikut:

  • Penggunaan energi kimia berasal dari reaksi terang.
  • Fiksasi karbon dioksida
  • Pembentukan glukosa
  • Rilis ADP dan NADP

Perbedaan

  • Reaksi terang melibatkan konversi energi cahaya dari sinar matahari menjadi energi seluler (ATP dan NADPH), oleh oksidasi molekul air. Reaksi gelap dikaitkan dengan transformasi energi seluler (ATP dan NADPH) menjadi energi kimia atau gula, oleh reduksi karbon dioksida.
  • Nama alternatif untuk reaksi terang bergantung pada cahaya atau reaksi Hill, sedangkan nama alternatif untuk reaksi gelap adalah independen terhadap cahaya atau reaksi Blackman.
  • Reaksi terang sangat membutuhkan keberadaan sumber cahaya untuk menghasilkan energi seluler bagi tanaman, sedangkan reaksi gelap terjadi tanpa adanya cahaya.
  • Reaksi terang memainkan peran fungsional dalam pembebasan oksigen dengan membelah air, sedangkan reaksi gelap memainkan peran mendasar dalam fiksasi karbon dioksida untuk membentuk glukosa.
  • Pelepasan oksigen dengan ATP dan NADPH dan pelepasan gula dengan ADP dan NADP adalah produk akhir dari reaksi terang dan gelap.
  • Reaksi terang melibatkan adanya pigmen fotosintesis, yaitu klorofil untuk memerangkap energi cahaya dalam membran tilakoid. Reaksi gelap terjadi pada stroma kloroplas, yang tidak memiliki pigmen klorofil.

Tabel perbandinga:

Perbedaan Reaksi terang Reaksi gelap
Berarti Ini melibatkan konversi energi cahaya dari sinar matahari menjadi energi seluler (ATP dan NADPH), oleh oksidasi molekul air Ini melibatkan konversi energi seluler (ATP dan NADPH) menjadi energi kimia atau gula, dengan mengurangi karbon dioksida
Nama alternatif Tergantung cahaya atau reaksi Hill Cahaya independen atau reaksi Blackman
Fase fotosintesis Ini adalah fase pertama fotosintesis dan juga disebut sebagai “fase Photochemical” Ini adalah fase kedua fotosintesis dan juga disebut sebagai “fase biosintetik”
Persyaratan cahaya Ini sangat membutuhkan keberadaan sumber cahaya Itu terjadi tanpa adanya sumber cahaya
Situs kejadian Terjadi pada membran tilakoid kloroplas Terjadi di stroma kloroplas
Peran fungsional Ini membebaskan oksigen dengan memisahkan air Ini memperbaiki karbon dioksida untuk menghasilkan gula
Fotolisis Terjadi pada sistem foto-II Tidak terjadi
Produk akhir Produk akhirnya adalah oksigen dengan rilis ATP dan NADPH Produk akhirnya adalah gula dengan rilis ADP dan NADP
Keterlibatan klorofil Ini melibatkan adanya pigmen fotosintesis atau klorofil untuk menyerap energi cahaya Tidak memiliki pigmen seperti itu

Kesimpulan

Oleh karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa reaksi terang dan gelap memiliki banyak perbedaan, tetapi selain itu, ini secara bersama-sama menyelesaikan proses fotosintesis. Ini mengikuti jalur siklik, di mana cahaya dan energi kimia terus digunakan dan dilepaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *