Raja Malaysia Era Modern (Yang di-Pertuan Agong)

Raja Malaysia Era Modern (Yang di-Pertuan Agong)

Raja Malaysia Era Modern (Yang di-Pertuan Agong)

Muhammad V, Sultan Kelantan, akan menjadi Yang di-Pertuan Agong berikutnya pada Desember 2016.

Malaysia adalah sebuah negara di Asia Tenggara dengan bentuk pemerintahan nasional monarki konstitusional federal. Malaysia adalah koloni Inggris dan karena itu meminjam caral pemerintahannya dari sistem parlementer Westminster. Kepala negara disebut sebagai Raja, dipilih dari sembilan penguasa negara-negara Melayu. Penguasa negara Melayu milik keluarga kingdom, dan kedudukannya turun-temurun. Posisi Raja sebagian besar merupakan posisi seremonial yang tugasnya mengangkat menteri dan anggota ke majelis tinggi.

Tunku Abdul Rahman

Tunku Abdul Rahman menjadi Perdana Menteri pertama Federasi Malaya pada tahun 1957 setelah apa yang sekarang menjadi Malaysia menerima kemerdekaannya dari Inggris. Dia dikreditkan dengan membantu bangsa mendapatkan kemerdekaan. Tunku Abdul Rahman sering disebut sebagai bapak pendiri Malaysia. Ia dilahirkan dalam keluarga kingdom pada tahun 1903. Ia belajar Hukum di Inggris dan kembali ke rumah untuk melayani di pemerintahan. Ia menjabat sebagai Pejabat Distrik di Kulim. Dia terpilih sebagai Ketua Menteri pada Juli 1955. Dia menggunakan posisinya untuk mendorong kemerdekaan. Pada tanggal 8 Februari 1956, Tunku Abdul Rahman berhasil mendorong dan menandatangani perjanjian Kemerdekaan dengan Lennox-Boyd. Perjanjian Kemerdekaan mulai berlaku pada Agustus 1957. Di antara prestasinya adalah pembentukan Malaysia pada tahun 1963. Tunku menetapkan Islam sebagai agama negara pada tahun 1960. Ia juga terlibat dalam olahraga dan mendorong pemuda untuk ambil bagian. Ia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Perdana Menteri pada 20 September 1970.

Abdul Halim dari Kedah

Tuanku Abdul Halim menjabat sebagai Raja Malaysia selama dua periode. Ia lahir pada November 1927. Ia bertugas di Kedah sebagai pegawai administrasi. Dia diangkat sebagai wakil Raja pada tahun 1965 dan menjabat hingga tahun 1970 ketika dia mengambil peran sebagai Raja. Dia adalah Raja Malaysia dari 21 September 1970 hingga 20 September 1975. Pada Oktober 2011, Abdul Halim terpilih sebagai Raja untuk kedua kalinya. Ia menjadi penguasa Melayu pertama yang memegang jabatan Raja sebanyak dua kali. Dia juga orang tertua yang mengambil posisi 84 tahun. Masa jabatannya diperkirakan akan berakhir pada Desember 2016.

Mahmud Iskandar dari Johor

Mahmud Iskandar adalah Raja Malaysia yang kontroversial yang pemerintahannya dimulai pada tahun 1984 dan berakhir pada tahun 1989. Sebelum terpilih sebagai Raja, ia adalah Sultan Johor. Penguasa menghadapi banyak tuduhan kriminal pada 1970-an dan 1980-an. Dia dituduh melakukan pembunuhan manusia di samping beberapa tuduhan penyerangan. Dia mampu menghindari aturan hukum karena kekebalan dari posisinya. Iskandar selalu membawa pistol di pinggangnya yang meresahkan masyarakat Malaysia. Sang Raja menjalani kehidupan yang flamboyan sampai kematiannya pada tahun 2010.

Mizan Zainal Abidin dari Terengganu

Mizan memerintah sebagai Raja Malaysia dari tahun 2006 hingga 2011. Ia lahir dalam keluarga kingdom pada tahun 1962. Ia memperoleh pendidikan sarjana Hubungan Internasional dari London. Dia menjadi Sultan Terengganu setelah kematian ayahnya pada tahun 1998. Dia adalah kepala negara federal termuda Malaysia pada saat pengangkatannya ke atas takhta. Dia juga Raja pertama yang lahir setelah Kemerdekaan Malaysia dari Inggris pada tahun 1957. Raja adalah seorang olahragawan aktif yang terlibat dalam golf, scuba diving, endurance riding, dan bahkan Taekwondo.

Seorang Raja Terpilih

Raja Malaysia dipilih sebagai Raja untuk masa jabatan lima tahun. Undang-undang mensyaratkan bahwa penguasa terpilih menjadi anggota laki-laki dari keluarga kingdom dan seorang Muslim Sunni. Aturan-aturan ini telah dipatuhi oleh semua Raja sejak kemerdekaan negara itu.

Raja Malaysia Era Modern (Yang di-Pertuan Agong)

Raja Malaysia Modern (Yang di-Pertuan Agong)

Masa Pemerintahan

Tuanku Abdul Rahman

1957-1960

Hisamuddin dari Selangor

1960

Putra Perlis

1960-1965

Ismail Nasiruddin dari Terengganu

1965-1970

Abdul Halim dari Kedah

1970-1975

Yahya Petra dari Kelantan

1975-1979

Ahmad Shah dari Pahang

1979-1984

Iskandar dari Johor

1984-1989

Azlan Shah dari Perak

1989-1994

Jaafar Negeri Sembilan

1994-1999

Salahuddin dari Selangor

1999-2001

Sirajuddin dari Perlis

2001-2006

Mizan Zainal Abidin dari Terengganu

2006-2011

Abdul Halim dari Kedah

2011-2016

Muhammad V dari Kelantan

Akan mengambil alih pada bulan Desember 2016

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Raja Malaysia Era Modern (Yang di-Pertuan Agong)

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com