10 Perbedaan Polimerisasi Adisi dan Polimerisasi Kondensasi

Polimerisasi adisi melibatkan polimer yang dibentuk oleh kombinasi monomer alkena untuk menghasilkan molekul tunggal tunggal saja. Sebaliknya polimerisasi kondensasi melibatkan polimer yang dibentuk oleh kombinasi monomer dengan eliminasi molekul sederhana seperti H2O atau NH3.

Berdasarkan sifat dari reaksi kimia yang terlibat dalam pembentukan polimer, ada dua jenis reaksi polimerisasi, yaitu polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. Polimerisasi adisi menghasilkan polimer adisi melalui adisi monomer olefinik tanpa pembentukan produk sampingan.

Sebaliknya, polimerisasi kondensasi menghasilkan polimer kondensasi melalui kondensasi intermolekular dari dua monomer yang berbeda dengan pembentukan molekul kecil seperti HCl, air, amonia, dll, sebagai produk sampingan. Ini adalah perbedaan utama antara polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. Selain perbedaan utama ini, ada banyak lagi perbedaan antara dua reaksi polimerisasi ini.

Pengertian Polimerisasi Adisi

Polimerisasi adisi adalah pembuatan polimer dengan penambahan satu monomer ke monomer lain untuk membentuk polimer rantai panjang. Proses Polimerisasi adisi tidak menghasilkan produk sampingan. Oleh karena itu, berat molekul polimer akan menjadi perpaduan integral dari berat molekul monomer. Monomer yang terlibat dalam reaksi ini harus tidak jenuh (ikatan ganda atau rangkap tiga harus ada). Selama reaksi, ikatan tak jenuh terbuka dan membentuk ikatan kovalen dengan molekul monomer yang berdekatan untuk membentuk polimer rantai panjang.

Ada tiga jenis mekanisme polimerisasi adisi, yaitu; mekanisme radikal bebas, mekanisme ionik, mekanisme koordinasi. Polimer yang dihasilkan oleh proses polimerisasi adisi disebut polimer adisi. Contoh-contoh polimer adisi termasuk polivinil klorida atau PVC, poli(propilena) , poli(tetrafluoroetena) atau TEFLON, dll.

Pengertian Polimerisasi Kondensasi

Polimerisasi kondensasi adalah pembuatan polimer dengan proses kondensasi intermolekular dari dua monomer yang berbeda untuk membentuk rantai besar molekul polimer. Dalam proses Polimerisasi kondensasi, menghubungkan setiap dua molekul monomer akan menghasilkan molekul sederhana seperti HCl, amonia, air, dll, sebagai produk sampingan. Oleh karena itu, berat molekul polimer akan menjadi produk tingkat polimerisasi dan berat molekul unit pengulangan. Polimer yang dihasilkan karena polimerisasi kondensasi disebut polimer kondensasi . Bakelite, nilon dan poliester adalah beberapa contoh umum polimer kondensasi.

Perbedaan Antara Polimerisasi Adisi dan Polimerisasi Kondensasi

  1. Polimerisasi adisi: Monomer harus memiliki setidaknya ikatan ganda atau rangkap tiga. Polimerisasi kondensasi: Monomer harus memiliki setidaknya dua kelompok fungsional yang sama atau berbeda.
  2. Polimerisasi adisi: Penambahan monomer menghasilkan polimer. Polimerisasi kondensasi: Monomer mengembun untuk memberikan polimer.
  3. Polimerisasi adisi: Polimerisasi ini tidak menghasilkan produk sampingan. Polimerisasi kondensasi: Polimerisasi ini menghasilkan produk sampingan seperti air, HCl, CH3OH, NH3,
  4. Polimerisasi adisi: Berat molekul dari polimer yang dihasilkan merupakan kelipatan integral dari berat molekul monomer. Polimerisasi kondensasi: Berat molekul dari polimer yang dihasilkan bukanlah kelipatan integral dari berat molekul monomer.
  5. Polimerisasi adisi: Hasil reaksi dalam polimer adisi berat molekul tinggi sekaligus. Polimerisasi kondensasi: Berat molekul polimer meningkat terus seiring reaksinya.
  6. Polimerisasi adisi: Waktu reaksi yang lebih lama menghasilkan hasil yang lebih tinggi, tetapi memiliki efek menit pada berat molekul polimer. Polimerisasi kondensasi: waktu reaksi yang lebih panjang sangat penting untuk mendapatkan berat molekul polimer yang lebih tinggi.
  7. Polimerisasi adisi: Polimerisasi adisi menghasilkan termoplastik. Polimerisasi kondensasi: Polimerisasi kondensasi menghasilkan termoset .
  8. Polimerisasi adisi: Polimerisasi adisi menghasilkan polimer rantai homo. Polimerisasi kondensasi: Polimerisasi kondensasi menghasilkan polimer rantai hetero.
  9. Polimerisasi adisi: Polyethylene, PVC, dll. Polimerisasi kondensasi: Bakelite, nilon, polyester, dll.
  10. Polimerisasi adisi: Inisiator radikal, asam Lewis atau basa adalah katalis dalam proses ini. Polimerisasi kondensasi: Asam dan basa adalah katalis dalam proses ini.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *