Peta Dunia – Proyeksi Mollweide

Proyeksi peta adalah teknik menampilkan seluruh permukaan bola dunia pada bidang atau area datar. Berbagai jenis proyeksi peta ada, termasuk proyeksi pseudo-silindris, silinder, kerucut, planar, dan hibrida. Dalam proyeksi pseudo-silindris, meridian pusat direpresentasikan sebagai garis lurus, sementara meridian lainnya lebih panjang dan melengkung ke luar. Salah satu contoh dari proyeksi pseudo-silinder adalah proyeksi Mollweide, dikembangkan dan diterbitkan oleh Karl Brandan Mollweide pada tahun 1805.

Baca Lebih Lanjut Peta Dunia – Proyeksi Robinson

Keterangan

Mollweide, juga dikenal sebagai homalografik, Babinet, atau proyeksi elips, adalah proyeksi luas yang sama yang menampilkan bola dunia sebagai gerhana dengan proporsi sumbu 2:1. Proyeksi ini digunakan dengan tepat di mana area yang akurat diperlukan daripada bentuk dan sudut yang akurat. Proyeksi ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1805 dan diciptakan kembali oleh Jacque Babinet pada tahun 1857, yang menamakannya proyeksi homalografik.

Peta Dunia – Proyeksi Mollweide

Properti

Dalam proyeksi Mollweide, meridian pusat dan ekuator diproyeksikan sebagai garis lurus tegak lurus. Ekuator adalah dua kali panjang meridian pusat yang diproyeksikan. Garis 90 derajat barat dan 90 derajat timur membentuk lingkaran, sedangkan meridian lainnya mengasumsikan jarak yang sama di ekuator. Semua paralel didistribusikan tidak merata sebagai garis lurus tegak lurus terhadap meridian pusat, dengan jarak mereka meningkat ke arah khatulistiwa.

Baca Lebih Lanjut Peta Dunia – Proyeksi Mercator

Distorsi

Mollweide, seperti kebanyakan proyeksi silinder semu, umumnya menyajikan bentuk, sudut, arah, dan jarak yang terdistorsi. Namun, titik di sekitar 40 derajat utara dan selatan di meridian tengah tidak mengalami distorsi. Meridian luar yang menonjol menyebabkan distorsi yang cukup besar di dekat tepi proyeksi. Distorsi bentuk dapat dikurangi dengan menggunakan Mollweide terputus sinusoidal, yang menggantikan meridian pusat dengan setengah meridian.

Penggunaan

Proyeksi Mollweide umumnya digunakan dalam pemetaan skala kecil dan peta tematik untuk menggambarkan karakteristik area yang akurat. Dengan demikian, ini digunakan terutama pada peta yang membutuhkan area yang akurat sebagai lawan dari yang membutuhkan bentuk dan sudut yang akurat. Ini juga dapat digunakan untuk menunjukkan distribusi data global.

Baca Lebih Lanjut Kartografi Dan Terminologi Peta

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.Com