Perekonomian Paling Bergantung Pada Ekspor Ke Timur Tengah Dan Afrika Utara

Truk sarat dengan barang ekspor ditransfer antara Suriah dan Israel di Quneitra Crossing.

Truk sarat dengan barang ekspor ditransfer antara Suriah dan Israel di Quneitra Crossing.

Negara-negara di Timur Tengah dan Afrika bagian utara memiliki sumber daya alam yang beragam dan melimpah. Sementara beberapa negara memiliki cadangan minyak atau mineral yang melimpah, negara lain memiliki lahan yang cocok untuk produksi pertanian skala besar. Namun, perbedaan politik telah menghalangi asosiasi yang kohesif di wilayah tersebut. Beberapa negara, seperti Suriah dan Irak, yang telah dilanda perang dan dikenai sanksi internasional, telah beralih ke tetangga mereka untuk memupuk hubungan perdagangan. Perekonomian yang paling bergantung pada ekspor ke Timur Tengah dan Afrika Utara dibahas di bawah ini.

Suriah

Dirusak perang dan dengan hanya sedikit koneksi internasional, eksportir Suriah sangat bergantung pada pasar tetangga. 72,2% dari ekspor Suriah ditujukan untuk pasar di Timur Tengah dan Afrika Utara. Suriah telah menjadi korban sanksi perdagangan internasional dan telah mengembangkan perdagangan regional untuk menopang ekonominya.

Suriah berdagang secara ekstensif dengan Lebanon , Yordania , dan Irak, negara-negara yang terletak strategis di sepanjang perbatasannya. Hubungan dagang yang baik dengan Irak mempengaruhi keputusan Irak untuk tidak ikut serta dalam pemungutan suara untuk mengusir Suriah dari Liga Negara-negara Arab. Suriah menentang pendudukan Irak oleh pasukan asing secara signifikan dan terus memainkan peran kecil terhadap stabilitas Irak.

Suriah juga banyak mengekspor ke Lebanon, negara yang memiliki ikatan ekonomi dan politik yang kuat. Perang saudara di Suriah telah menyebabkan ekspor ke Lebanon menurun secara signifikan, karena kegiatan produksi di Suriah terpengaruh. Hubungan persahabatan juga telah memfasilitasi masuknya pengungsi Suriah ke Lebanon. Ekspor utama Suriah termasuk minyak mentah, kapas, produk minyak bumi, kalsium fosfat, apel dan pir, biji rempah-rempah dan sayuran.

Aljazair

33,5% ekspor dari Aljazair ditujukan untuk negara-negara di Timur Tengah dan negara-negara Afrika Utara. Aljazair adalah negara yang kaya minyak dan, dikelilingi oleh tetangga yang kaya minyak telah menggunakan produk seperti hidrokarbon dan hasil perikanan untuk pasar regional. Sekutu terbesar Aljazair adalah Tunisia, yang telah membina hubungan ekonomi yang kuat dengannya. Aljazair juga memelihara hubungan perdagangan dengan Turki , Mesir , dan Arab Saudi.

Korea Utara

30,6% ekspor dari Korea Utara menuju pasar yang jauh di Timur Tengah dan negara-negara Afrika Utara. Korea Utara telah menghadapi sanksi internasional dari negara-negara barat dan telah melihat ke pasar ekspor lainnya. Pakistan muncul sebagai sekutu dagang Korea Utara pada 1990-an ketika dihadapkan dengan ekonomi yang tidak stabil. Pakistan masih terus menjadi tujuan ekspor terbesar impor Korea Utara ke Timur Tengah. Karena beberapa negara telah secara eksplisit terkena program nuklir Korea Utara, negara tersebut telah menjalin hubungan bilateral dengan negara-negara lain seperti Angola , Mesir, Libya , Iran , Palestina, dan Suriah. Ekspor utama Korea Utara adalah persenjataan, bijih besi, garmen dan tekstil, mineral, batu bara, seng, dan produk metalurgi.

Yordania

26,2% ekspor dari Yordania menuju ke negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara. Importir utama ekspor Yordania di Timur Tengah adalah Arab Saudi , Irak, Uni Emirat Arab, dan Israel. Negara ini juga memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Aljazair, Suriah, Libya dan Tunisia. Yordania adalah penandatangan Perjanjian Perdagangan Bebas Arab Raya dan Perjanjian Agadir yang mempromosikan perdagangan regional dengan tetangganya. Yordania telah menikmati stabilitas politik yang telah memfasilitasi lonjakan pertumbuhan ekonominya. Negara ini telah muncul sebagai eksportir terkemuka ke negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara. Ekspor utama dari Yordania adalah fosfat, kalium, pakaian, produk farmasi, pupuk kimia, dan sayuran.

Ekonomi lain yang bergantung pada ekspor ke Timur Tengah dan Afrika Utara adalah Lebanon (24,2%), Somalia (19,6%), Mesir (18,7%), Turki (18,3%), Uni Emirat Arab (14,4%), dan Armenia (12,5 %). Negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara muncul sebagai pasar yang menguntungkan bagi ekspor dunia. Daya tarik mereka terutama disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Ekspor ke negara-negara tersebut, dalam tren ke depan, diperkirakan akan meningkat.

Perekonomian Paling Bergantung Pada Ekspor Ke Timur Tengah Dan Afrika Utara

Pangkat

Negara

Pangsa Total Ekspor Barang Dagangan yang Ditujukan Untuk Timur Tengah dan Afrika Utara

1

Suriah

72,2%

2

Aljazair

33,5%

3

Korea Utara

30,6%

4

Yordania

26,2%

5

Libanon

24,2%

6

Somalia

19,6%

7

Mesir

18,7%

8

Turki

18,3%

9

Uni Emirat Arab

14,4%

10

Armenia

12,5%

  1. Rumah
  2. Ekonomi
  3. Perekonomian Paling Bergantung Pada Ekspor Ke Timur Tengah Dan Afrika Utara

Related Posts