Penyebab Utama Kematian Di Angola

Penyebab Utama Kematian Di Angola

Penyebab Utama Kematian Di Angola

Akses ke perawatan kesehatan yang memadai menjadi perhatian di Angola.

Angola adalah sebuah negara di Afrika Selatan di pantai Samudra Atlantik. Bangsa ini memiliki sejarah panjang dan bertingkat yang mencakup status sebelumnya sebagai koloni bangsa Eropa Portugal. Setelah memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1975, negara Afrika telah mengalami banyak periode kekerasan dan kerusuhan politik termasuk kerusakan yang diderita selama Perang Saudara Angola dari tahun 1975 hingga 2002. Meskipun memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti minyak dan berlian, Catatan Buku Fakta Dunia bahwa sebagian besar penduduk Angola mengalami standar hidup yang rendah. Negara ini juga memiliki salah satu tujuan hidup terburuk di dunia dengan tingkat kematian bayi yang sangat tinggi. Berikut adalah ikhtisar penyebab utama kematian di Angola menurut Pusat Pengendalian Penyakit.

Statistik Vital Penduduk Angola

Menurut sensus 2014, populasi Angola berjumlah 25.789.024. Susunan etnis bangsa termasuk kelompok asli Afrika seperti Ovimbundu, Ambundu, dan Bakongo bersama dengan minoritas kecil Mesti├žo, Cina, dan warga negara keturunan Eropa. Anak-anak di bawah usia lima belas tahun membentuk sekitar 46,6% dari total populasi Angola, mereka yang berusia lima belas hingga 65 tahun berjumlah 50,9% sementara manula di atas 65 hanya mewakili 2,5% dari populasi negara itu.

Statistik dari Peringkat Kesehatan Dunia menunjukkan bahwa harapan hidup untuk rata-rata pria yang tinggal di Angola adalah 50,9 tahun sedangkan untuk wanita sedikit lebih tinggi pada 54. Meskipun angka yang serius ini perlu dicatat bahwa rentang hidup penduduk Angola telah meningkat dengan warga yang hidup lebih lama. dari pada waktu-waktu sebelumnya dalam sejarah negara. Pada tahun 1960, misalnya, rata-rata harapan hidup pria hanya 31,7 tahun dengan wanita yang hidup hanya tiga tahun lebih pada usia 34,7 tahun. Saat ini, angka kematian orang dewasa sekitar 11,49 per seribu sedangkan kematian bayi jauh lebih tinggi yaitu 38,78 per seribu kelahiran.

Alasan tingkat harapan hidup yang buruk di Angola sangat kompleks dan mencakup berbagai faktor seperti kemiskinan yang meluas, kekerasan sipil, kekurangan makanan, kerusuhan politik, dan kurangnya layanan medis yang memadai. Di antara penyebab utama kematian di negara ini termasuk kondisi seperti penyakit diare, infeksi saluran pernapasan bawah, malaria, kekurangan gizi, AIDS, meningitis, dan penyakit jantung iskemik.

Penyakit Diare

Penyebab kematian nomor satu di Angola adalah penyakit diare yang, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, juga merupakan penyebab kematian kedua di antara anak-anak di bawah usia lima tahun. Penyakit ini fatal karena fakta bahwa itu menghilangkan tubuh dari air dan garam yang diperlukan untuk mempertahankan kehidupan. Kondisi ini sangat berbahaya bila dikombinasikan dengan masalah kesehatan serius lainnya seperti malnutrisi atau infeksi HIV.

Komplikasi Kelahiran Prematur

Karena statusnya sebagai negara dengan tingkat kematian bayi yang tinggi, penduduk Angola harus mengatasi sejumlah masalah perawatan kesehatan yang terkait dengan kehamilan, persalinan, dan perkembangan anak usia dini. Wanita hamil di Angola berisiko melahirkan prematur karena faktor-faktor seperti tekanan darah tinggi, infeksi, diabetes, dan kehamilan ganda. Bayi yang lahir sebelum 37 minggu berada pada peningkatan risiko mengalami berbagai komplikasi prematur termasuk masalah pernapasan, infeksi, serta cacat fisik dan mental. Organisasi Kesehatan Dunia mengutip populasi berpenghasilan rendah serta kurangnya perawatan kesehatan yang layak menjadi faktor utama yang berkontribusi pada kematian bayi prematur. Menurut statistik dari WHO lebih dari 60% kelahiran prematur terjadi di benua Afrika dan Asia selatan.

HIV/AIDS dan TBC

Angola memiliki salah satu tingkat HIV/AIDS tertinggi di dunia, meskipun tingkatnya lebih rendah daripada banyak rekan-rekan di Afrika Selatan. Infeksi TB merupakan masalah lain di Angola.

Malaria

Pembunuh lain yang signifikan di Angola adalah malaria yang melibatkan parasit yang disebarkan oleh nyamuk. Seperti banyak penyakit lainnya, malaria tidak hanya dapat dicegah tetapi juga dapat disembuhkan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, anak-anak balita berada pada risiko terbesar tertular malaria, dan segmen populasi ini merupakan 70% dari kematian terkait penyakit tersebut. Malaria adalah masalah khusus di negara-negara Afrika Selatan karena ditularkan melalui gigitan nyamuk betina yang terinfeksi dan di negara-negara seperti Angola serangga ini memiliki rentang hidup yang panjang yang memberikan parasit waktu yang cukup untuk berkembang.

Penyebab Utama Kematian Di Angola

Pangkat

Penyebab Kematian di Angola

1

Penyakit Diare

2

Gangguan Neonatus

3

HIV/AIDS dan TBC

4

NTD dan Malaria

5

Penyakit Tidak Menular Lainnya

6

Penyakit Nutrisi

7

Cedera yang Tidak Disengaja

8

Penyalahgunaan Mental dan Zat

9

Penyakit Menular, Maternal, Neonatal, dan Gizi Lainnya

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Penyebab Utama Kematian Di Angola

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com