Pengertian Adenin – Biosintesis, Sejarah

Adenin adalah salah satu dari lima basa nitrogen yang merupakan bagian dari asam nukleat (DNA dan RNA) dan dalam kode genetik diwakili oleh huruf A. Empat basa lainnya adalah guanin, sitosin, timin dan urasil.

Dalam DNA, adenin selalu berpasangan dengan timin. Ini membentuk nukleosida adenosin (Ado) dan deoxyadenosine (dAdo), dan nukleotida adenilat (AMP) dan deoxyadenylate (dAMP). Dalam literatur kuno, adenin pernah disebut vitamin B4; Namun, hari ini tidak dianggap sebagai vitamin sejati. Rumusnya adalah C5H5N5. Ini adalah turunan dari purin (itu adalah basa purin) di mana hidrogen telah digantikan oleh gugus amino (NH2):

Seperti guanin, sitosin, timin dan urasil (semua basa nitrogen), itu adalah bagian dari nukleotida yang membentuk rantai panjang asam nukleat; Setiap nukleotida terdiri dari gugus fosfat, gula lima karbon (ribosa atau deoksiribosa), dan salah satu basa ini. Dalam struktur heliks ganda dalam bentuk ‘tangga bengkok’ yang menghadirkan asam deoksiribonukleat (DNA), setiap basa digabungkan dengan basa spesifik lainnya, membentuk ‘palang’ tangga. Pengikatan basa ini terjadi secara afinitas kimia, sehingga dalam DNA, adenin selalu berikatan dengan timin. Dalam urutan nukleotida, adenin diwakili oleh huruf A.

Ini juga merupakan bagian dari molekul adenosin trifosfat, yang merupakan sumber energi utama pada tingkat sel, dan hadir dalam banyak zat alami seperti bit, teh, dan urin.

Adenin, bersama dengan timin, ditemukan pada tahun 1885 oleh ahli biokimia Jerman Albrecht Kossel.

Biosintesis

Metabolisme purin menyebabkan pembentukan adenin (A) dan guanin (G). Keduanya berasal dari asam inosinat yang disintesis pada prekursor ribosa-5-fosfat, menggunakan atom asam amino glisin, glutamin dan asam aspartat.

Sintesis de novo nukleotida purin: Pada langkah pertama yang menentukan jalur ini, gugus amino yang disediakan oleh glutamin, berikatan dengan C1 dari fosforibosil pirofosfat (PRPP). 5-fosforibosilamida yang dihasilkan sangat tidak stabil dan cincin purin kemudian dibangun di atas struktur ini.

Langkah kedua terdiri dari penggabungan tiga atom glisin, yang gugus karboksilnya diaktifkan dengan mengeluarkan ATP. Gugus amino dari glisin yang tergabung kemudian diformilasi oleh N10-formilmetiltetrahidrofolat, dan nitrogen yang dipasok oleh glutamin digabungkan, sebelum dehidrasi dan penutupan cincin menimbulkan cincin imidazol lima atom dari inti purin, dalam bentuk 5 -aminoimidazol ribonukleotida (AIR).

Pada eukariota yang lebih tinggi, AIR dikarboksilasi menjadi carboxyaminoimidazole ribonucleotide dalam satu langkah oleh AIR karboksilase (dua langkah pada bakteri dan jamur). Aspartat melepaskan gugus aminonya dalam dua langkah: pembentukan ikatan amida dan pelepasan kerangka karbonnya.

Atom karbon terakhir disediakan oleh N10-formilmetiltetrahidrofolat dan kemudian karboksilasi kedua terjadi menyediakan cincin kedua yang berdekatan dari inti purin. Zat antara pertama dengan cincin purin lengkap adalah inosinat (IMP). Konversi inosinat menjadi adenilat membutuhkan penggabungan gugus amino dari aspartat. Guanylate dibentuk oleh oksidasi inosinat pada C2.

Sejarah

Di masa lalu literatur kadang-kadang disebut Adenin sebagai Vitamin B4. Ini tidak lagi dianggap sebagai vitamin sejati atau bagian dari kompleks Vitamin B. Namun, dua vitamin B, niasin dan riboflavin, mengikat adenin untuk membentuk kofaktor, adenin dinukleotida (NAD) dan flavin adenin dinukleotida (FAD), masing-masing. Hermann Emil Fischer adalah salah satu ilmuwan pertama yang mempelajari adenin.

Itu dinamai pada tahun 1885 oleh Albrecht Kossel, mengacu pada pankreas (dari bahasa Yunani “aden”) dari mana sampel Kossel berasal. Eksperimen yang dilakukan pada tahun 1961 oleh ahli biokimia Catalan Joan OrĂ³ menunjukkan bahwa sejumlah besar adenin dapat disintesis dari polimerisasi amonium dengan lima molekul hidrogen sianida (HCN) dalam larutan air4, yang berimplikasi pada perdebatan tentang asal usul kehidupan. di Bumi. 5

Sebuah laporan berdasarkan studi NASA tentang meteorit yang ditemukan di Bumi diterbitkan pada 8 Agustus 2011, menunjukkan bahwa DNA dan RNA mungkin berasal dari luar angkasa. 6 7 8

Pengertian Adenin – Biosintesis, Sejarah
Kembali ke Atas