Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Penelitian kualitatif adalah metode observasi ilmiah untuk mengumpulkan data non numerik. Ini terutama penelitian eksploratif. Ini digunakan untuk mendapatkan pemahaman tentang alasan, pendapat, dan motivasi yang mendasarinya. Ini memberikan wawasan tentang masalah atau membantu mengembangkan ide atau hipotesis untuk penelitian kuantitatif potensial. Ini juga digunakan untuk mengungkap tren dalam pemikiran dan opini, dan menyelami masalah lebih dalam.

Data kualitatif dikumpulkan melalui metode berikut:

  • Wawancara individu
  • Partisipasi
  • Pengamatan
  • Diskusi kelompok

Penelitian kuantitatif adalah penyelidikan empiris sistematis dari fenomena yang dapat diamati melalui statistik, matematis. Metode kuantitatif menekankan pada pengukuran obyektif dan analisis statistik atau numerik dari data yang dikumpulkan melalui jajak pendapat, kuesioner, dan survei atau dengan memanipulasi data statistik yang sudah ada sebelumnya dengan menggunakan teknik komputasi untuk merumuskan fakta dan mengungkap pola dalam penelitian. Ini digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, perilaku, dan variabel lain yang ditentukan serta menggeneralisasi hasil dari sampel yang besar.

Data kuantitatif dikumpulkan melalui metode berikut:

  • Survei online
  • Survei kertas
  • Survei seluler
  • Pengamatan sistematis
  • Survei kios
  • Wawancara tatap muka
  • Wawancara telepon
  • Studi longitudinal
  • Pencegat situs web
  • Jajak pendapat online

Perbedaan Utama

Definisi.

Penelitian Kualitatif adalah metode observasi ilmiah untuk mengumpulkan data non-numerik. Jenis penelitian ini mengacu pada konsep, makna, karakteristik, metafora, simbol, dan deskripsi benda. Penelitian tersebut menjawab bagaimana dan kapan fenomena tertentu terjadi. Penelitian kuantitatif di sisi lain, adalah penyelidikan empiris sistematis dari fenomena yang dapat diamati melalui teknik statistik, matematika atau komputasi.

Tujuan utama.

Tujuan utama dari penelitian kualitatif adalah untuk memberikan gambaran yang lengkap dan rinci tentang topik penelitian melalui pengukuran dan analisis konsep yang tepat. Sebaliknya, tujuan utama penelitian kuantitatif adalah untuk mengembangkan dan menggunakan model matematika, teori dan hipotesis yang berkaitan dengan fenomena tertentu yang dapat diamati.

Strategi Pengumpulan Data.

Baik penelitian kualitatif maupun kuantitatif menggunakan berbagai strategi pengumpulan data tergantung pada pendekatan penelitian. Contoh strategi pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah wawancara mendalam individu, narasi, kelompok fokus, isi, penelitian arsip, observasi partisipan dan analisis dokumenter. Sebaliknya, penelitian kuantitatif menggunakan alat-alat seperti kuesioner, survei, pengukuran, dan peralatan lain untuk mengumpulkan data numerik atau terukur.

Penalaran digunakan untuk Memproses Data.

Penalaran yang digunakan untuk mengolah data dalam penelitian kualitatif bersifat induktif sedangkan penalaran yang digunakan untuk mengolah penelitian kuantitatif adalah deduktif.

Bentuk Data.

Dalam penelitian kualitatif, bentuk data terutama berupa kategori gambar dan kata-kata sedangkan bentuk data yang dikumpulkan dalam penelitian kuantitatif didasarkan pada pengukuran yang tepat menggunakan instrumen pengumpulan data terstruktur dan tervalidasi seperti skala peringkat.

Tujuan Penelitian.

Penelitian kualitatif dilakukan dengan tujuan menggali dan menemukan ide-ide yang digunakan dalam proses yang sedang berlangsung. Penelitian kuantitatif di sisi lain, bertujuan untuk menguji hubungan sebab-akibat antar variabel.

Sifat Penelitian.

Penelitian kualitatif terutama bersifat subjektif karena berusaha memahami perilaku manusia dan alasan yang menginformasikan perilaku tersebut. Dalam metode penelitian ini, peneliti memiliki kecenderungan untuk terlibat secara subyektif dalam materi pelajaran. Sebaliknya, penelitian kuantitatif bersifat obyektif karena mencari pengukuran dan analisis yang tepat dari konsep target untuk menjawab pertanyaan. Dalam metode penelitian ini, peneliti cenderung tetap terpisah secara objektif dari materi pelajaran.

Komponen Penelitian.

Penelitian kualitatif mengumpulkan informasi (data) yang bersifat bebas dan non numerik seperti buku harian, kuesioner terbuka, wawancara dan observasi yang tidak dikodekan menggunakan sistem numerik. Sebaliknya, penelitian kuantitatif mengumpulkan informasi (data) yang dapat dikodekan dalam bentuk numerik. Contoh penelitian kuantitatif adalah kuesioner yang menggunakan pertanyaan tertutup.

Penyajian Data.

Jika Anda melakukan penelitian kualitatif yang kemungkinan besar akan muncul dalam diskusi Anda adalah gambar-gambar dalam bentuk grafik, tetapi jika Anda melakukan penelitian kuantitatif, yang paling mungkin muncul dalam diskusi Anda adalah tabel berisi data dalam bentuk angka. dan statistik.

Tahap Penggunaan Ideal.

Penelitian kualitatif sangat ideal untuk tahap awal proyek penelitian sedangkan penelitian kuantitatif sangat ideal untuk tahap proyek penelitian selanjutnya karena mampu memberikan gambaran yang lebih jelas kepada peneliti tentang apa yang diharapkan dalam penelitiannya.

Sifat Sampling.

Penelitian kualitatif didasarkan pada purposive sampling dimana ukuran sampel yang kecil dipilih dengan tujuan untuk mendapatkan pemahaman yang menyeluruh tentang konsep sasaran. Di sisi lain, penelitian kuantitatif bergantung pada pengambilan sampel secara acak, di mana sampel yang besar dipilih untuk mengekstrapolasi hasilnya ke seluruh populasi.

Laporan terakhir.

Bentuk laporan akhir dalam penelitian kualitatif adalah laporan naratif dengan deskripsi kontekstual dan kutipan langsung dari partisipan penelitian. Sebaliknya, bentuk laporan akhir dalam penelitian kuantitatif lebih banyak berupa laporan statistik yang memuat korelasi, perbandingan mean dan pelaporan signifikansi statistik suatu temuan.

Perbedaan Antara Penelitian Kualitatif dan Penelitian Kuantitatif Dalam Bentuk Tabel

Dasar Perbandingan Penelitian kualitatif Penelitian kuantitatif
Definisi Penelitian Kualitatif adalah metode observasi ilmiah untuk mengumpulkan data non-numerik. Jenis penelitian ini mengacu pada konsep, makna, karakteristik, metafora, simbol, dan deskripsi benda. Penelitian tersebut menjawab bagaimana dan kapan fenomena tertentu terjadi. Penelitian kuantitatif di sisi lain, adalah penyelidikan empiris sistematis dari fenomena yang dapat diamati melalui teknik statistik, matematika atau komputasi.
Tujuan Utama Tujuan utama dari penelitian kualitatif adalah untuk memberikan gambaran yang lengkap dan rinci tentang topik penelitian melalui pengukuran dan analisis konsep yang tepat. Tujuan utama penelitian kuantitatif adalah untuk mengembangkan dan menggunakan model matematika, teori dan hipotesis yang berkaitan dengan fenomena tertentu yang dapat diamati.
Strategi Pengumpulan Data Contoh strategi pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah wawancara mendalam individu, narasi, kelompok fokus, isi, penelitian arsip, observasi partisipan dan analisis dokumenter. Penelitian kuantitatif menggunakan alat-alat seperti kuesioner, survei, pengukuran, dan peralatan lain untuk mengumpulkan data numerik atau terukur.
Penalaran Digunakan untuk Memproses Data Penalaran yang digunakan untuk mengolah data bersifat induktif. Alasan yang digunakan untuk memproses data bersifat deduktif.
Tujuan Penelitian Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menggali dan menemukan ide-ide yang digunakan dalam proses yang sedang berlangsung. Penelitian di sisi lain, bertujuan untuk menguji hubungan sebab-akibat antar variabel.
Sifat Penelitian Penelitian ini terutama bersifat subjektif karena berusaha memahami perilaku manusia dan alasan yang menginformasikan perilaku tersebut. Penelitian mengumpulkan informasi (data) yang dapat dikodekan dalam bentuk numerik.
Penyajian Data Data disajikan dalam bentuk gambar dalam bentuk grafik. Data disajikan dalam bentuk tabel yang berisi data berupa angka dan statistik.
Tahap Penggunaan Ideal Penelitian ini sangat ideal untuk tahap awal sebuah proyek penelitian. Penelitian ini sangat ideal untuk tahap proyek penelitian selanjutnya.
Sifat Sampling Penelitian ini didasarkan pada purposive sampling dimana ukuran sampel yang kecil dipilih dengan tujuan untuk mendapatkan pemahaman yang menyeluruh tentang konsep sasaran. Penelitian ini bergantung pada pengambilan sampel secara acak, di mana sampel yang besar dipilih untuk mengekstrapolasi hasilnya ke seluruh populasi.
Hipotesa Luas. Sempit.
Deskripsi Seluruh gambar. Terfokus.
Jenis Penelitian Penyelidikan. Pasti.

Persamaan Antara Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

  • Keduanya mengandalkan kerangka teoritis.
  • Keduanya membutuhkan rencana untuk melakukan investigasi.
  • Keduanya di beberapa titik menggunakan observasi untuk mengumpulkan data.
  • Keduanya menanggapi pertanyaan penelitian.
  • Keduanya mengatasi masalah kesalahan.
  • Keduanya prihatin bahwa metodologi penelitian harus sesuai dengan pertanyaan penelitian.
  • Keduanya mementingkan variasi.

Ringkasan

Penelitian Kualitatif adalah metode observasi ilmiah untuk mengumpulkan data non-numerik. Jenis penelitian ini mengacu pada konsep, makna, karakteristik, metafora, simbol, dan deskripsi benda. Penelitian tersebut menjawab bagaimana dan kapan fenomena tertentu terjadi. Penelitian kuantitatif di sisi lain, adalah penyelidikan empiris sistematis dari fenomena yang dapat diamati melalui teknik statistik, matematika atau komputasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *