Pemimpin Dunia Dalam Produksi Kubis

Pemimpin Dunia Dalam Produksi Kubis

Pemimpin Dunia Dalam Produksi Kubis

Kubis untuk dijual.

China, India, dan Rusia adalah tiga produsen kubis terbesar di dunia sementara Rusia adalah negara konsumen kubis terbesar. Tanaman kubis (Brassica oleracea) adalah dua tahunan atau tahunan dengan kepala berdaun lebat dan dapat dimakan. Varietas tanaman termasuk kubis merah, putih, dan Savoy. Tanaman ini berbentuk bulat dan tumbuh maksimal 300 cm pada batang yang pendek dan tebal. Bunganya berwarna kuning sedangkan akarnya dangkal dan berserat. Domestikasi tanaman dimulai di Eropa sebelum 1000 SM seperti yang telah disebutkan dalam banyak karya sastra dari era itu. Sepanjang waktu, kubis telah dianut karena khasiatnya yang bergizi

Manfaat Kubis

Kubis dikemas dengan unsur-unsur yang berguna bagi tubuh manusia. Tanaman diklasifikasikan sebagai anti-oksidan karena adanya polifenol termasuk antosianin, asam galat, asam vanilat, dan asam kumarat. Unsur-unsur ini memainkan peran penting dalam pencegahan kanker. Kubis adalah sumber vitamin C yang sangat baik yang penting untuk mencegah penyakit kudis. Tanaman ini digunakan sebagai bantuan dari sembelit dan penyakit pencernaan lainnya karena adanya serat. Kubis memiliki banyak manfaat anti-inflamasi karena mengandung agen seperti glutamin dan flavonoid. Agen ini membantu mengurangi efek nyeri sendi, iritasi, demam, dan alergi. Kubis populer direkomendasikan untuk menurunkan berat badan karena rendah kalori dan penuh nutrisi. Selain itu, kubis meningkatkan penglihatan, otak, dan kesehatan tulang yang baik, dan juga memerangi tekanan darah dan penuaan dini.

Kegunaan Kubis

Kubis adalah hidangan masakan favorit di seluruh dunia, dan disiapkan dengan berbagai metode seperti mengukus, menumis, dan merobek-robek. Kubis mentah juga digunakan untuk membuat jus. Beberapa varietas tanaman dibudidayakan sebagai pakan ternak sementara kubis merah sering diasinkan. Dalam beberapa kasus, kubis dioleskan langsung ke kulit untuk mempercepat penyembuhan luka.

Budidaya Dan Produksi Kubis

Tanaman lebih menyukai tanah yang dikeringkan dengan baik dan subur di daerah yang menerima sinar matahari penuh. Kubis membutuhkan suhu antara 4 dan 21 derajat Celcius. Tanaman dapat disemai langsung di tanah, atau dapat mulai tumbuh di dalam ruangan dan kemudian ditransplantasikan. Tanah disiapkan dengan menambahkan nitrogen dan menjaganya tetap lembab, dan bibit muncul setelah 4 hingga 6 hari. Bibit yang ditanam di dalam ruangan ditransplantasikan setelah 3 atau empat daun muncul. Kubis membutuhkan waktu antara 70 hingga 120 hari untuk mencapai kematangan, dan kubis harus disiram secara merata. Gulma yang tumbuh di sekitarnya perlu dicabut dengan hati-hati untuk mencegah kerusakan pada akar tanaman yang dangkal. Kubis membutuhkan pupuk secara teratur memberi makan tanaman. Kubis siap dipanen setelah kepala terbentuk dan kencang. Kepala dipotong dari tangkai dengan pisau, dan daun luar dipangkas diikuti dengan pembuangan daun yang sakit.

Negara Penghasil Kubis Teratas

Cina menyumbang 32.800.000 ton kubis yang diproduksi di dunia. Negara Asia lainnya yang masuk dalam daftar adalah India (8.500.000 ton), Jepang (2.300.000 ton), Korea Selatan (2.118.930 ton), dan Indonesia (1.487.531 ton). Negara penghasil kubis terbesar di Eropa adalah Rusia (3.309.315 ton), Ukraina (1.922.400 ton), Polandia (1.198.726 ton), dan Rumania (990.154 ton). AS menyumbang 964.830 ton dari total produksi dunia.

Pemimpin Dunia Dalam Produksi Kubis

Pangkat

Negara

Produksi (ton)

1

Cina

32.800.000

2

India

8.500.000

3

Rusia

3.309.315

4

Jepang

2.300.000

5

Korea Selatan

2.118.930

6

Ukraina

1.922.400

7

Indonesia

1.487.531

8

Polandia

1.198.726

9

Rumania

990.154

10

Amerika Serikat

964.830

  1. Rumah
  2. Ekonomi
  3. Pemimpin Dunia Dalam Produksi Kubis

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com