Pemimpin Dunia Dalam Produksi Kelapa

Seorang petani memanen kelapa di Indonesia.

Tingkat ketahanan yang luar biasa dari kelapa berarti bahwa mereka dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, meskipun mereka membutuhkan curah hujan yang relatif tinggi. Habitat alami kelapa ditemukan di daerah pesisir dan di pinggiran gurun. Kelapa adalah spesies pohon tropis, terutama ditanam dan dipanen oleh petani skala kecil. Produksi kelapa terkonsentrasi di pulau dan daerah pesisir, seperti Fiji dan Samoa, serta di daerah tropis lembab, seperti India , Filipina, Thailand , dan Indonesia.

Kelapa adalah tanaman yang sangat berguna dengan berbagai macam produk yang bersumber darinya. Produk kelapa digunakan untuk membuat segala sesuatu mulai dari pakaian hingga pakan ternak hingga krim kecantikan. Bijinya dipanen untuk dagingnya yang bisa dimakan dan airnya yang enak, sedangkan kulitnya digunakan untuk seratnya yang kuat. Namun, yang paling penting adalah minyaknya, yang diekstraksi, diproses, dan dipasarkan untuk keperluan kuliner, obat-obatan, dan kosmetik. Biasanya, dagingnya dikeringkan terlebih dahulu hingga kadar air 6% untuk membuat kopra. Produk ini kemudian diangkut ke pabrik-pabrik di seluruh dunia di mana ia diproduksi menjadi minyak. Kurang banyak digunakan, tetapi lebih berharga, minyak kelapa “perawan” langsung diekstraksi dari kelapa mentah.

5 Produsen Kelapa Teratas Di Dunia

Perkebunan kelapa di Pulau Lombok, Indonesia.

1. Indonesia – 17,13 juta metrik ton

Indonesia adalah pemimpin dunia dalam produksi kelapa. Sebagian besar kelapa negara diproduksi di provinsi Sulawesi Utara. Banyak kelapa yang diproduksi di Indonesia diekspor ke luar negeri. Indonesia juga merupakan salah satu produsen nanas terbesar di dunia .

2. Filipina – 14,77 juta metrik ton

Filipina adalah produsen kelapa terbesar kedua di dunia. Dulunya merupakan produsen terbesar dunia sebelum disalip oleh Indonesia. Luzon, Mindanao Selatan, dan Visayas Timur adalah beberapa lokasi produksi kelapa yang paling menonjol di negara ini. Diperkirakan sekitar seperempat dari total lahan pertanian di Filipina didedikasikan untuk produksi kelapa.

3. India – 14,68 juta metrik ton

India adalah produsen kelapa terbesar ketiga di dunia. Pada 2016, negara tersebut bertanggung jawab atas produksi lebih dari 119 juta ton. Produksi kelapa sangat penting bagi industri pertanian di India dan perekonomian secara keseluruhan, terutama di daerah pedesaan di negara itu.

Pedagang kaki lima India yang menjual kelapa menumpuk di toko mereka di pasar grosir di kota Mysore. Kredit editorial: balajisrinivasan / Shutterstock.com

4. Sri Lanka – 2,47 juta metrik ton

Negara pulau Sri Lanka adalah penghasil kelapa terbesar keempat di dunia. Sri Lanka tertinggal tepat di belakang Brasil dengan 2.513.000 ton diproduksi setiap tahun. Iklim negara yang hangat dan cerah sangat ideal untuk pertumbuhan kelapa.

5. Brasil – 2,33 juta metrik ton

Brasil adalah produsen kelapa terbesar kelima di dunia. Pada 2016, Brasil memproduksi lebih dari 2 juta ton kelapa. Meskipun jumlah ini tidak sebesar negara-negara Asia dalam daftar ini, produksi kelapa di Brasil tumbuh seiring dengan meningkatnya permintaan produk kelapa. Seperti negara-negara lain dalam daftar ini, produksi kelapa merupakan bagian penting dari perekonomian negara.

Masa Depan Kelapa

Saat ini, pemasok kelapa utama sedang berjuang untuk memenuhi permintaan ekonomi global yang terus meningkat. Kelapa telah menjadi tanaman komersial selama beberapa dekade dan, bahkan dengan persaingan ketat dari minyak nabati lainnya, kelapa menjanjikan untuk terus menjadi usaha yang menguntungkan di masa depan. Meskipun demikian, produsen kelapa global teratas harus belajar dari situasi saat ini, dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa pertanian mereka cukup berkelanjutan untuk bertahan dalam ujian waktu dan memenuhi permintaan di masa depan.

Kelapa diangkut ke pabrik dari ladang untuk digunakan.

Praktek ‘Perdagangan yang Adil’ di industri mencoba untuk memastikan bahwa keuntungan dari sektor yang sedang booming akan mengalir sampai ke petani kecil, tetapi sayangnya hal itu membuat tingkat produksi meningkat pada tingkat yang lebih lambat. Kurangnya investasi dalam mempertahankan produktivitas lahan penanaman kelapa, sebagian besar karena biaya tinggi yang terkait, berarti bahwa beberapa pertanian menghasilkan 75% lebih sedikit buah daripada yang mereka lakukan 30 tahun yang lalu. Masalah pasokan yang tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan yang meningkat tidak terbantu oleh kenyataan bahwa banyak dari pohon-pohon yang menghasilkan kelapa saat ini berusia di atas 50 tahun, 20 tahun melewati tahun-tahun produksi utama mereka. Menurut APCC (Komunitas Kelapa Asia dan Pasifik), banyak perkebunan di seluruh Asia mengalami pertumbuhan nol, dan beberapa bahkan menghentikan produksi karena petani mereka mengalihkan fokus mereka ke produksi kelapa sawit.

10 Negara Dengan Produksi Kelapa Tertinggi

Pangkat

Negara

Produksi dalam juta metrik ton

1

Indonesia

17.13

2

Filipina

14.77

3

India

14.68

4

Srilanka

2.47

5

Brazil

2.33

6

Vietnam

1.68

7

Meksiko

1.29

8

Papua Nugini

1.19

9

Thailand

0,81

10

Malaysia

0,54

  1. Rumah
  2. Ekonomi
  3. Pemimpin Dunia Dalam Produksi Kelapa

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.Com