Pembiayaan Bank Untuk Investasi Bisnis Di Berbagai Bagian Dunia

Pembiayaan Bank Untuk Investasi Bisnis Di Berbagai Bagian Dunia

Pembiayaan Bank Untuk Investasi Bisnis Di Berbagai Bagian Dunia

Pemilik bisnis di Barbados bertemu dengan kantor peminjaman bank untuk mengamankan pembiayaan investasi.

Investasi properti menjadi lebih mahal di seluruh dunia saat ini. Harga properti yang terus meningkat membuat para calon investor dengan uang tunai terbatas untuk membiayai properti tersebut tidak berani. Investasi adalah istilah ekonomi yang mengacu pada pembelian barang yang tidak digunakan saat ini tetapi digunakan di masa depan untuk menciptakan kekayaan tambahan. Oleh karena itu, pembiayaan investasi adalah melakukan pembiayaan atas aset moneter dengan tujuan memperoleh pendapatan di masa depan ketika aset tersebut dijual dengan harga yang lebih tinggi. Lembaga keuangan, termasuk bank, lembaga pemerintah, dan perusahaan asuransi, telah memungkinkan investor untuk memiliki properti melalui pembiayaan investasi. Sektor perbankan adalah lembaga pembiayaan investasi terbesar di sebagian besar negara.

Asia Timur dan Pasifik

Pertumbuhan dan pembangunan di Asia Timur dan Pasifik tetap tangguh, dan kawasan ini diperkirakan akan terus tumbuh cararat di tahun-tahun mendatang menurut Bank Dunia. Negara-negara Asia Timur dan Pasifik menyumbang hampir 40% dari pertumbuhan global. Investasi yang ditujukan untuk memperkuat perdagangan terutama di pasar negara berkembang sangat penting di Asia Timur dan Pasifik. Bank terus memainkan peran penting dalam pembiayaan pasar negara berkembang dengan 13,7% dari perusahaan menggunakan bank untuk membiayai investasi mereka di Asia Timur dan Pasifik. Namun, jumlah perusahaan yang mencari pembiayaan investasi dari bank lebih sedikit karena sebagian besar perusahaan lebih membutuhkan modal kerja untuk mempertahankan keunggulan kompetitif daripada untuk tumbuh.

Sub-Sahara Afrika

Perekonomian Afrika Sub-Sahara menghadapi beberapa tantangan ekonomi, termasuk kurangnya tenaga kerja terampil yang memadai, pasar yang lemah, kurangnya sumber daya kredit yang memadai, dan akses yang tidak memadai ke teknologi baru. Tantangan yang dihadapi kawasan ini telah menyebabkan pertumbuhan ekonomi yang lambat yang ditandai dengan konsumerisme. Sektor perbankan di Afrika Sub-Sahara memiliki kapitalisasi yang baik dan menguntungkan tetapi hanya fokus pada pembiayaan klien korporat besar dan lembaga pemerintah. UKM dan perusahaan kelas menengah ke bawah kesulitan mengakses kredit untuk investasi dari bank. Pembiayaan investasi berisiko di Afrika Sub-Sahara karena tingkat gagal bayar yang tinggi dan karena itu sebagian besar bank komersial lebih memilih pembiayaan modal kerja daripada investasi. Hanya 19,1% perusahaan yang menggunakan bank untuk membiayai proyek investasi mereka.

Maghreb dan Afrika Utara

Pemerintah Maghrebi dan Afrika Utara telah membuat langkah besar dalam merestrukturisasi sektor keuangan mereka untuk membawa mereka ke standar internasional. Sektor swasta dan publik semakin mengakses layanan keuangan dari beberapa bank dan lembaga kredit terutama di Tunisia, Mesir , Aljazair , dan Maroko. Sektor publik menyumbang lebih dari 30% dari pinjaman investasi. Perusahaan sekarang dapat mengakses pembiayaan investasi untuk pertumbuhan mereka dari bank. Saat ini, 20,6% dari investasi perusahaan di wilayah Maghreb dan Afrika Utara dibiayai oleh bank lokal dan asing. Mesir dan Aljazair memiliki bagian perusahaan yang lebih besar yang diuntungkan dari pembiayaan investasi oleh bank-bank di wilayah tersebut.

Faktor Penentu Permintaan Pembiayaan Investasi Bank

Kebutuhan akan pertumbuhan dan ekspansi telah membuat lebih banyak perusahaan mendekati bank untuk pembiayaan investasi di banyak bagian dunia. Namun, tingginya suku bunga yang dibebankan oleh sebagian besar bank telah membuat perusahaan enggan mencari pembiayaan dari bank. Lembaga kredit lain dengan suku bunga yang bersahabat dan jangka waktu pembayaran yang fleksibel selain bank telah menarik lebih banyak perusahaan dibandingkan dengan bank di sebagian besar wilayah ini. Selain itu, permintaan modal kerja lebih tinggi daripada modal investasi, sehingga semakin sedikit perusahaan yang mengakses pembiayaan investasi dari bank.

Variasi Pembiayaan Bank Untuk Investasi di Seluruh Dunia

Pangkat

Wilayah

Bagian Perusahaan yang Menggunakan Bank untuk Membiayai Investasi

1

Asia Timur dan Pasifik

13,7%

2

Sub-Sahara Afrika

19,1%

3

Maghreb dan Afrika Utara

20,6%

4

Asia Selatan

21,9%

5

Eropa Timur dan Asia Tengah

24,7%

6

Timur Tengah

25,4%

7

Eropa Tengah dan Balkan

27,5%

8

Eropa Barat

30,0%

9

Amerika Latin

33,1%

10

Karibia

41,3%

  1. Rumah
  2. Ekonomi
  3. Pembiayaan Bank Untuk Investasi Bisnis Di Berbagai Bagian Dunia

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com