Perbedaan Antara Ovum dan Sperma

Ovum (telur) dan sperma (sperma) adalah sel-sel reproduksi yang dihasilkan oleh organisme seksual. Berikut adalah pengertian, perbedaan, dan fungsi dari keduanya:

Pengertian:

Ovum adalah sel-sel besar yang dihasilkan oleh ovarium wanita. Sel ini memiliki genetik dan nutrisi yang diperlukan untuk mengembangbiakan embrio. Sperma adalah sel-sel kecil yang dihasilkan oleh testis pria. Sel ini memiliki genetik dan tenaga gerak yang diperlukan untuk mencapai ovum.

Perbedaan:

  1. Ukuran: Ovum biasanya lebih besar daripada sperma. Ukuran rata-rata ovum adalah sekitar 0,1 mm, sedangkan ukuran rata-rata sperma adalah sekitar 0,05 mm.
  2. Jumlah: Wanita hanya menghasilkan beberapa butir ovum sepanjang hidupnya, sedangkan pria dapat menghasilkan jutaan sperma dalam waktu yang singkat.
  3. Bentuk: Ovum biasanya bulat atau oval, sedangkan sperma memiliki bentuk seperti mirip panah dengan “kepala” dan “ejektor”.
  4. Struktur: Ovum memiliki lapisan luar yang tebal dan keras yang disebut zona pellucida, sedangkan sperma memiliki lapisan luar yang tipis dan fleksibel.
  5. Longevity: Ovum hanya dapat hidup selama beberapa hari setelah ditumbuhkan, sedangkan sperma dapat hidup hingga 5 hari dalam rahim wanita.
  6. Energi: Ovum memiliki banyak energi dan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan embrio, sedangkan sperma memiliki energi yang diperlukan untuk gerak dan penetrasi zona pellucida.

Fungsi:

Ovum menyediakan genetik dan makanan untuk embrio yang akan datang. Setiap ovum hanya memiliki satu set kromosom, yang akan dipadukan dengan satu set kromosom dari sperma dalam proses fertilisasi. Sperma memiliki fungsi untuk mencapai ovum dan menyertakan genetik mereka ke dalam ovum. Setiap sperma hanya memiliki satu kromosom, yang akan digabungkan dengan kromosom dalam ovum untuk membentuk zigot. Zigot ini akan tumbuh dan berkembang menjadi embrio.

Tabel Perbandingan

Fitur

Ovum (Sel Telur)

Sperma

Ukuran

100-150 mikrometer

50-70 mikrometer

Bentuk

Bulat

Lonjong, dengan kepala, leher tengah, dan ekor

Struktur

Membran plasma, sitoplasma, nukleus, dan nukleolus

Membran plasma, akrosom, nukleus, dan mitokondria

Mobilitas

Tidak bergerak

Bergerak dengan ekornya

Jumlah

Diproduksi dalam jumlah terbatas (sekitar 200-400 per siklus menstruasi)

Diproduksi dalam jumlah besar (sekitar 200-500 juta per ejakulasi)

Fungsi

Menyediakan bahan genetik untuk embrio dan nutrisi untuk perkembangan awal

Menyediakan bahan genetik untuk embrio dan membantu dalam pembuahan

Umur

Dapat bertahan hingga 24 jam setelah ovulasi

Dapat bertahan hingga 48 jam setelah ejakulasi

Tempat produksi

Ovarium

Testis

Waktu produksi

Diproduksi selama siklus menstruasi

Diproduksi terus menerus

Peran dalam pembuahan

Dilepaskan dari ovarium dan ditangkap oleh tuba falopi, tempat pembuahan terjadi

Berenang melalui saluran reproduksi wanita dan menembus sel telur untuk membuahinya

Related Posts

© 2024 Perbedaannya.Com