Osteoblas dan osteoklas adalah dua jenis sel tulang yang membentuk jaringan tulang atau jaringan tulang. Tulang adalah jaringan yang aktif secara metabolik yang terdiri dari beberapa jenis sel di antaranya Osteoblas dan Osteoklas adalah yang paling penting. Osteoblas bertanggung jawab untuk pembentukan tulang sedangkan osteoklas bertanggung jawab atas kerusakan tulang.

Tindakan terkoordinasi dari kedua sel ini diperlukan untuk pembentukan dan resorpsi (pemecahan) tulang. Tindakan terkoordinasi antara osteoblas dan osteoklas ini dikenal sebagai Remodeling Tulang. Renovasi tulang juga memastikan pemeliharaan tulang dan pengaturan kadar mineral, khususnya kalsium dan fosfor, dalam tubuh.

Osteoklas dan osteoblas adalah kedua jenis sel tulang. Perbedaan mereka terletak pada fungsi mereka.

Osteoblas adalah jenis sel tulang yang bertanggung jawab untuk pembentukan tulang. Ini juga bertanggung jawab untuk mineralisasi struktur tulang.

Osteoklas adalah jenis sel tulang yang mengangkat jaringan tulang dengan menghilangkan matriks mineral tulang dan melarutkan bagian kolagen tulang. Proses ini juga disebut sebagai resorpsi tulang di mana dalam tulang dipecah dan mineral, misalnya kalsium, ditransfer ke darah.

Osteblast dan osteoklas mengatur jumlah jaringan tulang. Osteoblas membentuk tulang sementara osteoklas menyerap kembali.

Pengertian Osteoblas

Osteoblas adalah sel yang bertugas dalam pembentukan dan mineralisasi tulang. Osteoblas fungsinya membantu dalam pembentukan tulang awal dan kemudian proses remodeling tulang. Sel-sel ini ditemukan sebagai sel-sel yang sangat padat di permukaan tulang. Osteoblas dikembangkan dari sel osteogenik di periosteum. Periosteum adalah jaringan yang menutupi permukaan luar tulang. Osteoklas juga dapat ditemukan di endosteum rongga sumsum.

Banyak produk osteoblas seperti faktor pertumbuhan, kolagen, hormon seperti osteokalsin, dan enzim seperti kolagenase dan alkalin fosfatase terlibat dalam pembentukan tulang. Bagian tulang yang tidak termineralisasi disebut osteoid. Begitu osteoblas dikelilingi dengan matriks yang sedang tumbuh, sel-sel terperangkap dalam ruang yang disebut lacuna. Osteoblas yang terperangkap ini menjadi sel-sel tulang matang yang disebut osteosit. Osteosit dapat berkomunikasi dengan permukaan tulang dan menerima nutrisi melalui saluran berliku panjang yang disebut canaliculi.

Pengertian Osteoklas

Osteoklas adalah jenis sel tulang yang bertanggung jawab untuk resorpsi tulang. Karena tulang adalah jaringan dinamis, pembentukan dan kerusakan terus menerus terjadi di dalamnya. Kerusakan tulang dapat terjadi sebagai respons terhadap kebutuhan kalsium. Itu berarti tulang berfungsi sebagai reservoir kalsium dalam tubuh. Penghancuran tulang secara terus-menerus dimediasi oleh osteoklas. Osteoklas ditemukan di permukaan tulang. Tekanan kecil di permukaan tulang yang ditempati oleh osteoklas disebut Howship lacunae. Tekanan kecil ini dibentuk oleh aksi enzim yang disekresikan oleh osteoklas. Osteoklas berasal dari sel-sel yang bersirkulasi seperti monosit dan makrofag. Mereka dapat berasal dari sumsum tulang juga.

Osteoklas adalah sel berinti banyak dengan sekitar 200 inti per sel. Banyak osteoklas terdiri dari sekitar 5 hingga 20 inti per sel. Mikrovili diperpanjang dari osteoklas ke permukaan tulang, membentuk struktur seperti sikat di lokasi aktif dari resorpsi tulang. Asam fosfatase yang disekresi oleh osteoklas melarutkan kolagen, kalsium, dan fosfor dalam tulang. Pertama-tama, tulang dipecah menjadi serpihan kecil, yang kemudian ditelan oleh osteoklas. Pencernaan fragmen terjadi di vakuola sitoplasma di dalam sel-sel osteoklas. Kalsium dan fosfor yang dihasilkan oleh demineralisasi tulang dilepaskan ke dalam aliran darah. Osteoklas tidak berfungsi pada osteoid.

Persamaan antara Osteoblas dan Osteoklas:

  • Baik osteoblas dan osteoklas adalah sel-sel tulang.
  • Keduanya terlibat dalam remodeling tulang.
  • Keduanya terlibat dalam perbaikan tulang.
  • Keduanya adalah sel hidup dengan nukleus.
  • Keduanya adalah sel yang sangat aktif secara metabolik.
  • Kedua sel terletak di permukaan lapisan osteon.
  • Keduanya merupakan jaringan ikat.

Tabel Perbedaan Osteoblas dan Osteoklas:

No. Osteoblas Osteoklas
1 Osteoblas membantu dalam pembentukan tulang. Osteoklas membantu pemecahan tulang.
2 Sel relatif lebih kecil. Sel relatif besar.
3 Osteoblas adalah tidak berinti. Osteoklas bersifat multinukleat.
4 Sel-sel memiliki jumlah mitokondria, vakuola dan lisosom yang relatif lebih sedikit. Sel-sel memiliki jumlah mitokondria, vakuola dan lisosom yang relatif besar.
5 Sel membuat protein-osteoid. Jangan membuat protein osteoid.
6 Sel tidak memiliki zona penyegelan dan batas yang acak-acakan. Sel memiliki zona penyegelan dan batas yang acak-acakan.
7 Osteosit menghasilkan hormon – Prostaglandin. Osteoblas tidak menghasilkan hormon apa pun.
8 Sel memiliki reseptor hormon paratiroid (PTH). Reseptor hormon paratiroid tidak ada dalam osteoklas.
9 Sel menghasilkan sejumlah besar enzim alkali fosfatase. Sel menghasilkan sejumlah besar enzim fosfatase asam resisten tartrat.
10 Osteoblas berasal dari sel punca mesenkim pluripoten. Osteoklas berasal dari sel hematopoietik dari garis keturunan makrofag granulosit.
11 Osteoblas tidak dilengkapi dengan mekanisme seperti fagosit. Osteoklas dilengkapi dengan mekanisme seperti fagosit.
12 Osteoblas menjadi osteosit pada akhir pembentukan tulang. Osteoklas tidak menjadi osteosit.