Negara Tempat Orang Menyewa Rumahnya

Tarif sewa berbeda-beda di setiap negara.

Tarif sewa berbeda-beda di setiap negara.

Menyewa rumah adalah praktik yang telah berkembang selama bertahun-tahun menjadi industri yang beragam. Dari perjanjian sewa-penyewa sederhana hingga strategi pemasaran yang kompleks melalui perusahaan pihak ketiga, penyewaan rumah telah menjadi sektor yang berkembang pesat di beberapa negara. Namun, persentase yang lebih besar dari individu di seluruh dunia lebih memilih untuk memiliki rumah sendiri, dengan pengecualian Swiss.

Lokasi Penyewaan Rumah Terkemuka

Statistik menunjukkan bahwa persentase penduduk yang memiliki rumah sendiri relatif rendah di negara-negara di mana hipotek merupakan tantangan untuk didapatkan. Hal ini disebabkan oleh biaya pembelian dan pengembangan properti yang relatif lebih tinggi.

Ada total 15 negara di seluruh dunia di mana lebih dari 30% penduduknya menyewa rumah mereka. Swiss memiliki populasi penyewa rumah terkemuka di dunia berdasarkan persentase. Ini juga satu-satunya negara di dunia di mana mayoritas penduduknya lebih memilih untuk menyewa daripada memiliki rumah sendiri, yaitu 56,6%. Selama ini Produk Domestik Bruto Swiss mengalami lonjakan lebih dari 18%. Hong Kong berada di urutan kedua dengan 49%. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto yang diperkirakan 22% di negara ini diperkirakan telah memicu peningkatan. Jerman berada di urutan ketiga dalam persentase populasi penyewa rumah terkemuka di dunia dengan 48,1%. Persentase penyewa rumah yang tinggi di Jerman dapat dikaitkan dengan kebijakan ramah imigrasi, dengan sebagian besar orang yang pindah ke negara itu lebih memilih untuk menyewa rumah mereka. Korea Selatan memiliki persentase populasi sewa rumah sebesar 44,8%, meskipun mencatat sedikit penurunan dalam durasi penelitian. Austria berada di urutan kelima dengan 44,3%.

Negara-negara lain di mana lebih dari 30% penduduknya menyewa rumah adalah Jepang sebesar 38,7%, Denmark sebesar 37,3%, Inggris sebesar 36,5%, Selandia Baru sebesar 36,25%, Amerika Serikat sebesar 36,2%, Prancis sebesar 35,9%, Kanada pada 33,5%, Belanda pada 32,3%, Australia pada 30,9%, dan Republik Irlandia pada 30% dalam urutan masing-masing.

Mayoritas negara di Eropa telah mengalami peningkatan populasi penyewa rumah. Tren populasi persewaan rumah seperti yang diungkapkan oleh penelitian yang dilakukan antara tahun 2010 dan 2015 oleh RENTCafe menunjukkan bahwa Inggris Raya telah mengalami kenaikan penyewa terbesar dalam periode tersebut. Peningkatan 22% Inggris dalam persentase penyewa rumah lebih besar dari jumlah tiga negara berikut (Amerika Serikat, Selandia Baru, dan Finlandia) dalam hal peningkatan persentase terdaftar. Sebanyak 21 dari 30 negara yang diteliti mengalami peningkatan persentase penyewa.

Rusia mencatat penurunan terbesar dalam persentase penyewa, berkurang 28% karena penurunan pendapatan yang signifikan karena perubahan standar hidup politik dan ekonomi. Negara lain yang mengalami penurunan signifikan adalah Singapura dan Polandia. Singapura memiliki persentase penyewa rumah terendah di 9,7%.

Faktor yang Mendorong Penyewaan

Populasi penyewa rumah terus berubah, beberapa terus meningkat sementara yang lain menurun tajam. Kinerja ekonomi suatu negara yang secara umum membaik disarankan sebagai faktor yang berkontribusi dalam peningkatan penyewa di dalam negeri, karena harga sewa menjadi relatif lebih terjangkau. Sistem hipotek dan politik yang terstruktur dengan baik cenderung mendukung lebih banyak penduduk untuk memiliki rumah sendiri.

Negara Tempat Orang Menyewa Rumahnya

Pangkat

Negara

Penyewaan Penduduk (%)

1

Swiss

56.6

2

Hongkong

49.0

3

Jerman

48.1

4

Korea Selatan

44.8

5

Austria

44.3

6

Jepang

38.7

7

Denmark

37.3

8

Britania Raya

32.2

9

Selandia Baru

36.25

10

Amerika Serikat

36.2

11

Perancis

35.9

12

Kanada

33.5

13

Belanda

32.3

14

Australia

30.9

15

Irlandia

30%

  1. Rumah
  2. Ekonomi
  3. Negara Tempat Orang Menyewa Rumahnya

Related Posts