Negara Penghasil Millet Terkemuka Di Dunia

Negara Penghasil Millet Terkemuka Di Dunia

Negara Penghasil Millet Terkemuka Di Dunia

Millet mutiara yang dipanen.

Apa itu Millet?

Millet merupakan berbagai sereal tahunan berbutir kecil, cuaca hangat, yang merupakan bagian dari keluarga rumput. Tanaman ini sangat toleran kekeringan di alam. Millet ditanam secara luas di seluruh dunia untuk digunakan sebagai makanan dan pakan ternak. Millet adalah tanaman penting di daerah tropis semi kering dan berasal dari banyak bagian dunia. Selama berabad-abad, millet telah menjadi makanan pokok penting di beberapa bagian Asia dan Afrika. Tanaman ini telah dibudidayakan setidaknya selama 10.000 tahun di Asia Timur.

Produksi Millet

Millet adalah tanaman populer di negara-negara Afrika di sekitar wilayah Gurun Sahara. Kapasitas toleransi kekeringan yang tinggi dari tanaman memungkinkan untuk dibudidayakan dalam kondisi yang merugikan dari ekoregion. Di tempat-tempat di mana kesuburan tanahnya tinggi dan ada ketersediaan kelembaban yang optimal, millet memberikan hasil yang lebih tinggi daripada di daerah-daerah di mana kondisi ini terbatas. Seringkali, negara-negara yang menanam millet, terutama negara-negara kurang berkembang, bertukar varietas millet satu sama lain untuk mendapatkan hasil yang lebih tinggi.

Produsen millet terkemuka di dunia adalah India. Pada 1970-an, hampir semua tanaman millet yang dipanen di negara itu digunakan untuk konsumsi domestik. Selama bertahun-tahun, produksi millet meningkat di India tetapi konsumsi per kapita menurun menjadi 50 hingga 75% dari konsumsi pada tahun 1970-an. Sejak 2005, millet tidak lagi menjadi makanan bagi masyarakat India dan malah dipanen untuk digunakan sebagai pakan ternak dan untuk menyiapkan alkohol. Petani yang menanam millet mencoba mengadopsi beberapa langkah untuk mendorong orang mengkonsumsi millet tetapi upaya tersebut tidak banyak membuahkan hasil. 0,83 ton per hektar adalah hasil rata-rata tanaman millet di seluruh dunia pada tahun 2010. Prancis menjadi tuan rumah pertanian millet paling produktif di dunia.

Kandungan Gizi Millet

Millet mentah memiliki 73% karbohidrat, 11% protein, 9% air, dan 4% lemak. Millet secara tradisional telah digunakan untuk menyeduh bir millet di beberapa budaya. Biji-bijian sereal bertindak sebagai sumber makanan utama di daerah semi-kering dan gersang di dunia. Di lanskap India barat yang kering, tepung millet dan sorgum telah dicampur untuk digunakan membuat roti pipih tradisional yang merupakan makanan pokok orang-orang yang tinggal di sana. Di India Selatan juga, millet digunakan untuk menyiapkan hidangan tradisional. Masakan Cina, Jerman, dan Rusia menggunakan bubur millet sebagai hidangan tradisional yang dikonsumsi dengan daging atau sayuran.

Konsumsi millet per kapita adalah yang tertinggi di negara-negara Afrika Barat. Di wilayah Sahel, negara-negara Gambia, Burkina Faso, dan Chad, 35% dari total konsumsi sereal mengandung millet. Di Niger dan Namibia, 60% dari konsumsi sereal melibatkan millet sedangkan sereal menyumbang 40% dari asupan sereal di Mali dan Senegal.

Millet tidak memiliki gluten dan dapat dikonsumsi oleh mereka yang terkena gangguan terkait gluten. Namun, biji-bijian millet mungkin terkontaminasi dengan sereal lain yang mengandung gluten. Roti berbiji menggunakan millet sedangkan sereal juga digunakan untuk memberi makan ternak dan burung.

Negara Penghasil Millet Terkemuka Di Dunia

Pangkat

Negara

Produksi (Ton)

1

India

10.910.000

2

Nigeria

5.000.000

3

Nigeria

2.955.000

4

Cina

1.620.000

5

mali

1.152.331

6

Burkina Faso

1.109.000

7

Sudan

1.090.000

8

Etiopia

807.056

9

Chad

582.000

10

Senegal

572.155

11

Dunia

29.870.058

  1. Rumah
  2. Ekonomi
  3. Negara Penghasil Millet Terkemuka Di Dunia

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com