Negara Dimana Air Paling Mungkin Digunakan Dalam Industri

Negara Dimana Air Paling Mungkin Digunakan Dalam Industri

Negara Dimana Air Paling Mungkin Digunakan Dalam Industri

Industri berbasis air sering menjadi sumber utama pencemaran air.

Penarikan air digunakan untuk berbagai tujuan, bervariasi dari satu negara ke negara lain. Pada skala global, pertanian adalah konsumen air terbesar diikuti oleh penggunaan domestik dan kemudian penggunaan industri. Khususnya, Beberapa negara memiliki persentase air yang tinggi untuk industri. Peningkatan teknologi telah mengarah pada pengembangan peralatan rumah tangga, yang memastikan efisiensi dalam konsumsi air dan mengurangi penggunaan air domestik. Konsumsi energi yang tinggi juga mendorong pengambilan air untuk industri di negara-negara tersebut. Negara-negara teratas di mana air paling mungkin digunakan dalam industri adalah:

Estonia

96% air yang diambil di Estonia digunakan untuk keperluan industri. Estonia terletak di garis pantai Laut Baltik dan memiliki danau dan sungai yang memasok air permukaan ke negara itu. Ini memiliki danau terbesar keempat di seluruh Eropa yaitu, Danau Peipsi. Air tanah, yang diisi kembali oleh curah hujan, juga ditarik untuk digunakan dalam volume yang lebih kecil daripada air permukaan. Pertambangan dan produksi listrik menyumbang sejumlah besar pengambilan air.

Estonia memiliki beberapa industri yang mempengaruhi kelimpahan air dan keamanan air. Mereka adalah industri tekstil, kertas dan pulp, industri pengolahan makanan dan pertambangan minyak serpih. Sektor minyak serpih terutama menggunakan banyak air untuk menghasilkan tenaga dan proses bahan bakar. Industri ini juga berkontribusi pada pengurangan air dan polusi. Pengolahan air limbah didistribusikan ke seluruh negeri untuk mengurangi pencemaran air oleh industri.

Finlandia

Sumber daya air Finlandia terdiri dari air permukaan dan air bawah tanah. Akuifer bawah tanah berlimpah di Finlandia dan terus-menerus diisi ulang oleh curah hujan dan pencairan salju. Air bawah tanah di Finlandia bebas polusi dan berkualitas tinggi. Finlandia memiliki beberapa kebijakan air terbaik di dunia yang melindungi sumber daya air dari polusi. Perencanaan yang tepat di sektor industri mengakomodasi risiko pencemaran air, dan tindakan pencegahan ditegakkan. Emisi industri di Finlandia dipantau secara memadai untuk memastikan bahan berbahaya tidak dilepaskan ke badan air.

Industri intensif air di Finlandia meliputi produksi kertas dan pulp, manufaktur tekstil, pengolahan makanan, manufaktur garmen, dan produksi kimia. Air digunakan untuk menghasilkan listrik untuk mesin dan industri logam.

Lithuania

90% dari pengambilan air di Lithuania didorong ke industri. Air permukaan adalah sumber utama di negara ini, dengan enam cekungan sungai utama yang terkenal yaitu: Pregel, Daugava, Venta, Cekungan pesisir, Nemunas dan Lielupe. Air tanah juga merupakan sumber daya yang digunakan di Lithuania. Industri padat air di Lituania adalah tekstil, kayu dan kertas, bahan kimia, dan industri pengolahan pertanian. Lituania telah menerapkan langkah-langkah yang memadai untuk mengelola sumber daya air dan mencegah polusi. Efek dari tindakan tersebut adalah air berkualitas tinggi untuk digunakan di negara ini. Lithuania memiliki salah satu kebijakan air peringkat teratas di dunia.

Belgium

88% pengambilan air di Belgia digunakan untuk keperluan industri. Sebagian besar sumber air Belgia terletak di wilayah Wallonia, dengan air permukaan yang paling banyak diambil. Sumber daya air di Belgia melimpah dan dimanfaatkan secara efisien. Beberapa industri mengandalkan air di Belgia untuk pasokan listrik. Produksi baja, mobil, logam, minyak bumi, dan kaca, adalah beberapa industri padat daya.

Industri intensif air di Belgia termasuk tekstil, bahan kimia, dan pengolahan makanan dan minuman. Namun Belgia berada di peringkat tertinggal di belakang rekan-rekan Eropanya dalam pengolahan air yang tidak efektif. Pencemaran sungai telah dilaporkan di Belgia, sebagian besar disebabkan oleh pencemaran sejarah dan limbah kontemporer. Namun Belgia telah memulai langkah-langkah untuk mencapai standar keamanan air internasional.

Kesimpulan

Negara-negara lain di mana air paling mungkin digunakan dalam industri termasuk Belanda (87%), Jerman (84%), Moldova (83%), Slovenia (82%), Serbia (82%), dan Kanada (80%) . Negara-negara ini adalah negara-negara industri yang sangat maju. Meskipun konsumsi air secara besar-besaran oleh industri mereka, negara-negara ini telah berhasil menghindari penipisan sumber daya air mereka secara berlebihan. Perencanaan yang tepat di sektor industri mengurangi dampak lingkungan dari berbagai industri.

Negara Dimana Air Paling Mungkin Digunakan Dalam Industri

Pangkat

Negara

% dari Total Penggunaan Air Untuk Keperluan Industri

1

Estonia

96%

2

Finlandia

93%

3

Lithuania

90%

4

Belgium

88%

5

Belanda

87%

6

Jerman

84%

7

Moldova

83%

8

Slovenia

82%

9

Serbia

82%

10

Kanada

80%

  1. Rumah
  2. Lingkungan
  3. Negara Dimana Air Paling Mungkin Digunakan Dalam Industri

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com