Minyak adalah zat dalam keadaan cair kental dalam kondisi lingkungan (suhu dan tekanan di permukaan laut). Secara teknis minyak merupakan lipid atau bahan lemak yang dibentuk oleh trigliserida yang memiliki radikal tak jenuh, atau lipid yang dibentuk oleh penyatuan tiga molekul asam lemak dan satu molekul gliserol (senyawa milik gugus fungsi alkohol).

Minyaknya bersifat hidrofobik (tidak bercampur dengan air) dan lipofilik (mereka membentuk campuran homogen dengan minyak lain). Mereka dapat berasal dari sayuran, hewan atau mineral.

Fungsi

Minyak menempati peran yang sangat penting karena mereka adalah perwakilan lipid terpenting dalam makanan. Minyak sesuai dengan sumber energi utama dari makanan.

Fungsi minyak adalah untuk menjamin transportasi dan penyerapan vitamin E, D, A, K dan zat-zat yang memiliki aktivitas antioksidan, seperti senyawa fenolik dan karoten, yang dilarutkan di dalamnya.

Sumber minyak dari tumbuhan

Minyak tumbuhan diperoleh dari tumbuhan yang disebut minyak biji, secara umum buahnya. Minyak tumbuhan banyak digunakan dalam memasak. Minyak diekstraksi secara kasar dan harus menjalani proses pemurnian kimia dan fisik sehingga mereka dapat dikonsumsi dalam makanan.

Sumber minyak dari mineral

Minyak mineral diperoleh dalam proses pemurnian minyak (pemisahan komponen), ditandai dengan campuran hidrokarbon. Minyak mineral digunakan dalam pelumasan suhu rendah (minyak pelumas) dan dalam pemeliharaan bagian-bagian mekanik yang bertindak sebagai degreasers (cairan pemotongan).

Minyak sintetis

Minyak sintetis diperoleh dari berbagai jenis produk, dengan sifat yang berbeda, dari transformasi kimia (polimerisasi, transesterifikasi) bahan industri petrokimia, digunakan sebagai: pembersih gemuk, pelumasan yang lebih efisien pada suhu tinggi (karena stabilitas termal dan oksidasi) dan Cara lain sebagai bahan bakar.

Di antara mereka kita memiliki diesel, yang lebih disukai digunakan sebagai bahan bakar di mesin diesel dan sebagai pelumas di pompa injektor bahan bakar di mesin ini.

Pada dasarnya oli pelumas terdiri dari oli dasar, yang bisa berupa mineral atau sintetis, yang fungsinya di dalam mesin adalah melumasi, melindungi terhadap keausan, menyediakan pembersihan dan pendinginan.