Letusan Gunung Berapi Terburuk Dalam Sejarah

Aliran lava dari letusan gunung berapi.

Aliran lava dari letusan gunung berapi.

Gunung Berapi Tidak Murah

Gunung berapi dapat menjadi bencana bagi pemerintah, perusahaan swasta, dan penduduk lokal di daerah di mana mereka terjadi, mengingat rentang biaya yang jauh dari kerusakan gunung berapi. Dengan ratusan dan ribuan orang menjadi pengangguran, tak terhitung banyaknya menderita masalah kesehatan, dan pembersihan abu vulkanik yang diperlukan setelahnya, gunung berapi mungkin merupakan salah satu bencana alam paling mahal yang diketahui umat manusia. EM-DAT , Database Bencana Internasional, baru-baru ini merilis statistik yang berkaitan dengan kerugian ekonomi yang disebabkan oleh letusan gunung berapi besar dari tahun 1900 hingga 2015. Biaya setiap letusan gunung berapi besar dalam database ditunjukkan dalam jutaan dolar AS, dan kerusakan finansial ini adalah tidak kekurangan hati.

Gunung Berapi Termahal dalam Catatan

Menurut informasi yang diberikan oleh EM-DAT, gunung berapi termahal yang pernah meletus adalah yang terjadi pada 13 November 1985 di Kolombia. Hal ini diyakini telah menyebabkan kerugian ekonomi sekitar $1 Miliar USD. Letusan gunung berapi ini agak kecil, tetapi menyebabkan aliran lumpur, lava, dan puing-puing yang sangat besar. Limpasan api benar-benar mengubur seluruh kota Armero, dan membunuh 23.000 dari 29.000 penduduknya. Beberapa upaya evakuasi dilakukan pada hari letusan, tetapi komunikasi menjadi terbatas karena badai yang parah. Banyak korban yang masih berdiam diri di dalam rumah, mengira letusan telah usai, padahal suara badai baru saja meredam suara letusan gunung berapi.

Letusan gunung berapi paling mahal kedua sejak 1900 terjadi di AS pada 18 Mei 1980. Perkiraan biaya gunung berapi ini adalah $860 juta USD. Berikutnya adalah letusan gunung berapi yang terjadi di Filipina pada tanggal 9 Juni 1991, yang menyebabkan kerugian sekitar $211 juta USD. Sementara itu, letusan gunung berapi yang terjadi di Indonesia pada tanggal 5 April 1982 dan di Ekuador pada tanggal 14 Agustus 2006, masing-masing menimbulkan kerugian sebesar $160 juta dan $150 juta dalam dolar AS.

Letusan Gunung Berapi Mahal Lainnya

Tiga letusan gunung berapi yang sangat mahal lainnya membuat daftar teratas kita disusun oleh statistik EM-DAT. Salah satunya terjadi di Papua Nugini pada 19 September 1994. Diyakini bahwa letusan tersebut menyebabkan kerugian ekonomi sekitar $110 juta USD. Letusan yang terjadi pada 4 Juni 2011 di Argentina juga diketahui menelan biaya sekitar $104 juta, dan yang meletus di Indonesia pada 14 Februari 2014 menyebabkan kerugian sebesar $103 juta.

Belajar dari Masa Lalu

Sementara hilangnya nyawa akibat letusan gunung berapi adalah ancaman yang paling menakutkan, kerusakan ekonomi yang berpotensi ditimbulkannya juga bukan bahan tertawaan. Karena kesadaran akan bahaya gunung berapi telah meningkat di daerah-daerah yang rentan dan rencana aksi yang dibuat, semoga kerusakan finansial yang terkait dengan gunung berapi dapat dikurangi dengan lebih baik di masa depan.

Letusan Gunung Berapi Termahal Dalam Sejarah

Pangkat

Kejadian

Biaya (Jutaan USD)

1

Letusan gunung berapi di Kolombia, (13 November 1985)

$1.000

2

Letusan gunung berapi di AS (18 Mei 1980)

$860

3

Letusan gunung berapi di Filipina (9 Juni 1991)

$211

4

Letusan gunung berapi di Indonesia (5 April 1982)

$160

5

Letusan gunung berapi di Ekuador (14 Agustus 2006)

$150

6

Letusan gunung berapi di Indonesia (9 September 1983)

$150

7

Letusan gunung berapi di Meksiko (28 Maret 1982)

$117

8

Letusan gunung berapi di Papua Nugini (19 September 1994)

$110

9

Letusan gunung berapi di Argentina (4 Juni 2011)

$104

10

Letusan gunung berapi di Indonesia (14 Februari 2014)

$103

  1. Rumah
  2. Lingkungan
  3. Letusan Gunung Berapi Terburuk Dalam Sejarah

Related Posts