Kota Berbenteng Carcassonne: Situs Warisan Dunia UNESCO Di Prancis

Kota Berbenteng Carcassonne: Situs Warisan Dunia UNESCO Di Prancis

Kota Berbenteng Carcassonne: Situs Warisan Dunia UNESCO Di Prancis

Pemandangan Carcassonne.

6. Lokasi

Cité de Carcassonne adalah kota berbenteng bersejarah yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Terletak di wilayah Languedoc-Roussillon Prancis, di kota Carcassonne. Benteng ini terletak di atas bukit di daerah tenggara Carcassonne dan menghadap ke sungai Aude.

5. Sejarah

Cité de Carcassonne pertama kali mulai terbentuk pada 333 M ketika pasukan Romawi membangun tembok di sekitar pemukiman yang sudah ada sebelumnya. Dinding-dinding ini ditahan oleh antara 34 dan 40 menara yang tingginya kira-kira 46 kaki. Bagian dinding memanjang di antara menara-menara ini dengan panjang mulai dari 60 hingga 98 kaki. Pada saat ini, kota ini memiliki empat pintu masuk utama.

Selama abad ke-5 dan ke-6, kota ini diduduki oleh Visigoth, yang membangun kembali tembok tetapi mempertahankan struktur dasar benteng. Perubahan besar berikutnya tidak terjadi sampai setelah tahun 1226, ketika dinding tambahan dibangun di sekitar bagian luar dinding asli. Carcassonne menjadi bagian dari kingdom Prancis pada tahun 1247. Di bawah pemerintahan baru ini, tembok Romawi asli diruntuhkan dan tembok baru dibangun dalam radius yang lebih besar, memanjang ke selatan. Dinding benteng dimodifikasi hingga abad ke-14, di bawah pemerintahan Raja Philip IV.

4. Arsitektur

Cité de Carcassonne memberi dunia kesempatan untuk menyaksikan arsitektur bergaya militer era Abad Pertengahan. Pada pertengahan 1800-an, arsitektur ini terancam oleh rencana pemerintah Prancis untuk menghancurkan benteng. Rencana itu mendapat perlawanan di seluruh kota dan kampanye pelestarian dimulai oleh seorang arsitek dan sejarawan, Jean-Pierre Cros-Mayrevieille dan Prosper Merimee. Kedua individu ini bekerja untuk mendidik masyarakat dan melawan pemerintah, mengklaim pentingnya sejarah dan arsitektur situs tersebut. Kampanye pelestarian mereka akhirnya berhasil ketika pada tahun 1853, pemerintah Prancis menyewa keduanya untuk merestorasi dan merenovasi tembok benteng.

3. Keunikan

Katedral Carcassonne.

Katedral Carcassonne.

Situs Eropa ini sangat unik karena kondisi pelestariannya yang sangat baik dan ukurannya yang sangat besar. Ini menawarkan penduduk setempat dan pengunjung kesempatan untuk berjalan kembali ke masa lalu, membayangkan era pedang dan ksatria menunggang kuda. Kota di dalamnya telah mempertahankan tata letak aslinya dan merupakan rumah bagi katedral bergaya Gotik yang besar juga. Faktor lain yang membuat situs ini unik adalah bahwa pekerjaan restorasi yang diselesaikan di sini selama abad ke-19 telah menjadi dasar untuk kerangka konservasi dan pelestarian arsitektur yang digunakan di seluruh dunia saat ini.

2. Hal Yang Dapat Dilihat Dan Dilakukan

Pengunjung situs ini dapat berjalan melalui kota, memperhatikan jalan batu asli dan dinding bangunan. Di dalam tembok kota terdapat kafe Prancis, restoran, toko suvenir, kastil, dan hotel. Aktivitas favorit para turis adalah berjalan di sepanjang tembok benteng dan melihat-lihat kota di bawah.

1. Informasi Penting Wisatawan

Untuk mencapai Cité de Carcassonne, pengunjung bisa tiba dengan kereta api. Perjalanan ini memakan waktu sekitar satu jam dari Toulouse dan sekitar tiga jam dari Barcelona. Berjalan kaki 20 menit melalui Carcassonne membawa pengunjung ke jembatan yang melintasi sungai dan mengarah ke benteng. Wisatawan dapat memilih untuk berjalan ke atas bukit yang curam atau menggunakan layanan antar-jemput lokal.

  1. Rumah
  2. Bepergian
  3. Kota Berbenteng Carcassonne: Situs Warisan Dunia UNESCO Di Prancis

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com