10 Perbedaan Koloid Dan Suspensi Dengan Contoh

Apa Itu Koloid?

Koloid adalah zat non-kristal homogen yang terdiri dari molekul besar atau partikel ultramikroskopis dari satu zat yang tersebar melalui zat kedua. Metode umum untuk mengklasifikasikan koloid didasarkan pada fase zat terdispersi dan fase apa zat tersebut terdispersi. Koloid meliputi: gel, sol, aerosol, dan emulsi.  Dalam koloid, partikel tidak dapat dipisahkan dengan penyaringan biasa atau sentrifugasi seperti pada suspensi.

Koloid umumnya diklasifikasikan menjadi dua sistem, reversibel atau dapat dibalik dan irreversibel atau tidak dapat diubah. Sistem ireversibel adalah sistem di mana produk reaksi sangat stabil atau dikeluarkan secara efektif dari sistem sehingga komponen aslinya tidak dapat direproduksi sedangkan dalam sistem reversibel, produk reaksi fisik atau kimia dapat diinduksi untuk berinteraksi sehingga untuk mereproduksi komponen aslinya.

Efek Tyndall biasanya digunakan untuk menentukan apakah suatu campuran bersifat koloid atau tidak. Efek Tyndall adalah hamburan cahaya tampak oleh partikel koloid. Dalam metode ini, ketika cahaya melewati larutan koloid, zat dalam fase terdispersi menyebarkan cahaya ke segala arah, membuatnya mudah terlihat.

Juga suatu campuran dapat dilewatkan melalui membran semi permeabel untuk menentukan apakah itu koloid atau tidak. Dalam proses ini, partikel terdispersi yang lebih besar dalam koloid tidak dapat melewati membran, sedangkan molekul cair di sekitarnya dapat.

Apa Itu Suspensi?

Suspensi adalah campuran heterogen di mana beberapa partikel mengendap dari campuran saat berdiri. Partikel dalam suspensi biasanya lebih besar daripada partikel larutan; oleh karena itu gravitasi mampu menarik mereka keluar dari media dispersi (air).

Contoh Suspensi meliputi:

  • Air berlumpur terdiri dari partikel lumpur di dalam air.
  • Cat
  • Pasir di dalam air
  • Jelaga atau debu halus di udara
  • Tetesan minyak di udara
  • Harmatan kabut terdiri dari partikel padat kecil seperti partikel debu, bahan organik yang membusuk di udara, dll.

Suspensi dianggap heterogen karena berbagai zat dalam campuran tidak akan tetap terdistribusi secara seragam jika tidak dicampur secara aktif. Ketika Efek Tyndall diterapkan dalam suspensi, suspensi dapat menyebarkan cahaya, tetapi jika jumlah partikel tersuspensi cukup besar, suspensi mungkin menjadi buram dan hamburan cahaya tidak akan terjadi. Suspensi dapat dipisahkan dengan filtrasi dan dengan membran semi permeabel.

Perbedaan Utama

  1. Suspensi adalah campuran heterogen dari dua zat di mana yang satu terdispersi ke zat lainnya; suspensi melibatkan partikel yang lebih besar daripada yang ditemukan dalam larutan, biasanya lebih dari 1000 nm. Sebaliknya, larutan koloid adalah campuran heterogen di mana ukuran partikel zat adalah perantara larutan dan suspensi yang sebenarnya yaitu antara 1-1000 nm.
  2. Dalam suspensi, partikel dapat dilihat dengan jelas dengan mata telanjang sedangkan partikel koloid tidak dapat dilihat dengan mata telanjang tetapi dapat dilihat di bawah mikroskop cahaya.
  3. Koloid bersifat tembus cahaya sedangkan suspensi bersifat buram.
  4. Dalam suspensi, partikel mengalami sedimentasi sedangkan dalam koloid partikel tidak mengalami sedimentasi.
  5. Partikel suspensi tidak melewati kertas saring dan kertas perkamen sedangkan partikel koloid dapat melewati kertas saring tetapi tidak melalui kertas perkamen.
  6. Koloid menunjukkan efek Tyndall sedangkan suspensi mungkin atau mungkin tidak menunjukkan efek Tyndall.
  7. Fase pemisahan suspensi dapat dilihat terjadi sedangkan fase pemisahan koloid sangat lambat atau mungkin tidak terjadi.
  8. Suspensi digunakan dalam produksi obat dan susu magnesia sedangkan koloid digunakan dalam industri cat, industri makanan, industri parfum, dan industri terkait lainnya.
  9. Contoh suspensi adalah tanah yang larut dalam air, jelaga di udara, minyak dan air sedangkan contoh larutan koloid termasuk pati yang dilarutkan dalam air, susu, sampo, batu permata, busa dan karet.

Tabel perbandingan Koloid dan Suspensi Dalam Bentuk Tabel

DASAR PERBANDINGAN KOLOID SUSPENSI
Deskripsi Larutan koloid adalah campuran heterogen dimana ukuran partikel zatnya adalah perantara larutan sejati dan suspensi yaitu antara 1-1000 nm. Suspensi adalah campuran heterogen dari dua zat di mana yang satu terdispersi ke zat lainnya; suspensi melibatkan partikel yang lebih besar daripada yang ditemukan dalam larutan, biasanya lebih dari 1000 nm.
Partikel Partikel koloid tidak dapat dilihat dengan mata telanjang tetapi dapat dilihat di bawah mikroskop cahaya. Dalam suspensi, partikel dapat dilihat dengan jelas dengan mata telanjang.
Alami Koloid bersifat tembus cahaya. Suspensi bersifat buram.
Pengendapan Partikel koloid tidak mengalami sedimentasi. Dalam suspensi, partikel mengalami sedimentasi.
Kertas saring dan kertas perkamen Partikel koloid dapat melewati kertas saring tetapi tidak dapat melalui kertas perkamen. Partikel suspensi tidak melewati kertas saring dan kertas roti.
Efek Tyndall Koloid menunjukkan efek Tyndall. Suspensi mungkin atau mungkin tidak menunjukkan efek Tyndall.
Fase Pemisahan Fase pemisahan koloid bisa sangat lambat atau mungkin tidak terjadi. Fase pemisahan suspensi dapat dilihat terjadi.
Aplikasi Koloid digunakan dalam industri cat, industri makanan, industri parfum dan industri terkait lainnya. Suspensi digunakan dalam produksi obat dan susu magnesia.
Contoh Contoh larutan koloid termasuk pati yang dilarutkan dalam air, susu, sampo, batu permata, busa dan karet. Contoh suspensi adalah tanah yang larut dalam air, jelaga di udara, minyak dan air.

 

10 Perbedaan Koloid Dan Suspensi Dengan Contoh
Kembali ke Atas