Pengertian dan sifat Kode genetik

By | November 24, 2019

Kode genetik adalah hubungan antara urutan basa dan urutan asam amino dalam polipeptida. Kode genetik memungkinkan untuk menerjemahkan informasi genetik. Kode genetik adalah hubungan antara urutan basa dalam asam nukleat dan urutan asam amino dalam polipeptida yang disintesis dari itu. Sebuah urutan tiga basa asam nukleat (triplet) bertindak sebagai kata kode (kodon) untuk satu asam amino.

Kode genetik berfungsi untuk menerjemahkan informasi genetik yang ditemukan dalam kromosom yang menjadi protein yang fungsional. Terbentang asam deoksiribonukleat (DNA) yang dibangun dari empat basa nukleotida yang berbeda, sedangkan protein dibuat dari dua puluh subunit unik yang disebut asam amino.

Perbedaan angka ini menyajikan masalah yang menarik: Bagaimana sel menerjemahkan informasi genetik dalam empat huruf abjad DNA ke dalam dua puluh huruf alfabet dari protein? Kode konversi disebut kode genetik.

Persyaratan kode

Transfer informasi dari DNA ke protein, yang disebut ekspresi gen, terjadi dalam dua langkah. Pada langkah pertama, yang disebut transkripsi, urutan DNA disalin untuk membuat template untuk sintesis protein yang disebut messenger asam ribonukleat (RNA, atau mRNA). Selama sintesis protein, ribosom dan RNA transfer (tRNA) menggunakan kode genetik untuk mengkonversi informasi genetik yang terkandung dalam mRNA menjadi protein fungsional. (Secara formal, kode genetik mengacu pada kode konversi asam amino RNA-, bukan DNA, meskipun penggunaan telah diperluas untuk merujuk lebih luas ke DNA.)

Selain itu, ribosom harus tahu di mana untuk memulai sintesis protein pada molekul mRNA dan di mana harus berhenti, dan memulai dan menghentikan sinyal memerlukan urutan RNA mereka sendiri. Serangkaian percobaan yang dilakukan pada tahun 1960 menegaskan ini spekulasi matematika, dan berlanjut untuk menentukan triplet sekuens (disebut kodon) menentukan asam amino yang mana.

Memang, kode genetik menggunakan kodon dari tiga basa masing-masing, seperti ACC atau CUG. Oleh karena itu, mesin sintesis protein membaca setiap triplet basa sepanjang mRNA dan membangun rantai asam amino dengan protein yang sesuai. Namun, membaca triplet, akan memungkinkan ribosom untuk memulai di salah satu dari tiga posisi dalam triplet yang diberikan. Posisi yang ribosom pilih berdasarkan lokasi sinyal awal dan disebut “frame baca.”

Sifat kode genetik

Beberapa sifat dari kode triplet diantaranya :

  1. kode genetik ini mempunyai banyak sinonim sehingga hampir setiap asam amino dinyatakan oleh lebih dari sebuah kodon. Contoh semua kodon yang diawali dengan SS memperinci prolin,(SSU,SSS,SSA dan SSG) semua kodon yang diawali dengan AS memperinci treosin(ASU,ASS,ASA,ASG).
  2. Tidak tumpang tindih, artinya tiada satu basa tungggal pun yang dapat mengambil bagian dalam pembentukan lebih dari satu kodon, sehingga 64 itu berbeda-beda nukleotidanya.
  3. kode genetik dapat mempunyai dua arti yaitu kodon yang sama dapat memperinci lebih dari satu asam amino.
  4. kode genetik itu ternyata universal

Tiap triplet yang mewakili informasi bagi suatu asam amino tertentu dinyatakan sebagai kodon.Kode genetika bersifat degeneratif dikarenakan 18 dan 20 macam asam amino ditentukan oleh lebih dari satu kodon, yang disebut kodon sinonimus.Hanya metionin dan triptofan yang memiliki kodon tunggal.Kodon sinonimus tidak ditempatkan secara acak, tetapi dikelompokkan.Kodon sinnonimus memiliki perbedaan pada urutan basa ketiga.

Arti masing-masing kodon yang mengkode asam amino seluruhnya adalah sebagai berikut:

  • Ala/A Alanin dikode oleh GCU, GCC, GCA, GCG
  • Arg/R Arginin dikode oleh CGU, CGC, CGA, CGG, AGA, AGG
  • Asn/N Aspargin dikode oleh AAU,AAC
  • Asp/D Asam Aspartat dikode oleh GAU, GAC
  • Cys/C Sistein dikode oleh UGU, UGC
  • Gln/Q Glutamin dikode oleh CAA, CAG
  • Glu/E Asam Glutamat dikode oleh GAA, GAG
  • Gly/G Glisin dikode oleh GGU, GGC, GGA, GGG
  • His/H Histidin dikode oleh CAU, CAC
  • Ile/I Isoleusin dikode oleh AUU, AUC, AUA
  • “Start” dikode oleh AUG
  • Leu/L Leusin dikode oleh UUA,UUG,CUU,CUC,CUA,CUG
  • Lys/K Lisin dikode oleh AAA, AAG
  • Met/M Metionin dikode oleh AUG
  • Phe/F Phenilalanin dikode oleh UUU, UUC
  • Pro/P Prolin dikode oleh CCU, CCC, CCA, CCG
  • Ser/S Serin dikode oleh UCU,UCC,UCA,UCG,AGU,AGC
  • Thr/T Treonin dikode oleh ACU, ACC, ACA, ACG
  • Trp/T Triptofan dikode oleh UCG
  • Tyr/W Tirosin dikode oleh UAU, UAC
  • Val/V Valin dikode oleh GUU, GUC, GUA, GUG
  • ”Stop” dikode oleh UAG, UGA, UAA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *