Keyakinan Agama Di Singapura

Keyakinan Agama Di Singapura

Keyakinan Agama Di Singapura

Gereja Armenia Santo Gregorius di Singapura.

Sebuah negara kota di Asia Tenggara, Singapura menampung perkiraan populasi 5.612.300 orang di area seluas 721,5 km persegi. Singapura adalah negara multi-etnis tanpa agama yang mengklaim mayoritas mutlak. Buddhisme adalah agama terbesar di negara ini dengan 33,2% populasi menganut agama ini. 18,8% dari populasi menganut agama Kristen. Pengikut Taoisme dan agama rakyat mencapai 10% dari populasi Singapura. Muslim dan Hindu masing-masing merupakan 14% dan 5% dari populasi. Agama lain diwakili oleh hanya 0,6% dari populasi. 18,5% warga Singapura mengaku tidak berafiliasi dengan wilayah tertentu. Menurut analisis oleh Pew Research Center, Singapura adalah negara yang paling beragam agamanya di dunia.

Agama Terbesar Di Singapura

Ketiga aliran Buddhis utama, Mahayana, Vajrayana, dan Buddhisme Theravada, hadir di negara ini. Sebagian besar penduduk etnis Tionghoa di Singapura menganut agama Buddha Mahayana. Umat ​​Buddha dari Thailand, Myanmar, Jepang, dan Sri Lanka juga tinggal di sini. Buddhisme Tibet dan Buddhisme Theravada telah menunjukkan popularitas yang meningkat di negara ini dalam beberapa dekade terakhir. Sejumlah besar biara Buddha ditemukan di seluruh Singapura.

Kekristenan Di Singapura

Orang-orang Kristen yang menganut berbagai denominasi agama Kristen hadir di Singapura. Agama menyebar di negara itu melalui karya misionaris Kristen. Penduduk Kristen di negara itu tidak dapat terikat pada satu kelompok etnis meskipun mayoritas adalah keturunan Eurasia dan Cina.

Agama Lain Di Singapura

Sebagian besar Muslim Singapura adalah Sunni dan sebagian besar masjid di negara itu memenuhi kebutuhan komunitas ini. Namun, komunitas Islam lainnya seperti Muslim Syiah dan Ahmadiyah juga tinggal di negara ini. Sementara sebagian besar Muslim di negara itu adalah etnis Melayu, Muslim dari negara-negara Asia Selatan seperti India dan Pakistan juga tinggal di negara itu. Umat ​​Hindu di Singapura pada dasarnya adalah keturunan orang India yang mulai tinggal di Singapura setelah didirikan pada tahun 1819. Beberapa kuil Hindu tersebar di seluruh negeri dan melayani kebutuhan keagamaan komunitas ini. Banyak agama lain seperti Taoisme, Zoroastrianisme, Iman Baha’i, Sikhisme, dll., juga memiliki pengikut di Singapura.

Kebebasan Beragama Dan Toleransi Di Singapura

Warga Singapura menikmati kebebasan untuk memilih dan menjalankan agama pilihan mereka. Pemerintah mendorong kerukunan beragama di negara bagian. Sekolah-sekolah di tanah air mendidik siswa tentang pentingnya menjaga keharmonisan tersebut. Perayaan hari besar keagamaan dari berbagai agama dan kelas campuran juga membantu siswa untuk mengembangkan rasa toleransi beragama sejak usia muda. Multikulturalisme Singapura adalah salah satu fitur paling mengagumkan dari negara kota ini.

Keyakinan Agama Di Singapura

Pangkat

Agama

Persentase Populasi

1

agama buddha

33.2

2

Kekristenan

18.8

3

Tidak terafiliasi

18.5

4

Islam

14

5

Taoisme dan Agama Rakyat Lainnya

10

6

Hinduisme

5

7

Lainnya

0.6

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Keyakinan Agama Di Singapura

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com