Kapan Angkor Wat Ditemukan Kembali?

Angkor Wat, Kamboja.

Angkor Wat, Kamboja.

Apa itu Angkor Wat?

Angkor Wat adalah kompleks candi terbesar di dunia. Terletak di Kamboja, kompleks ini mencakup area seluas 1.626.000 meter persegi dan terletak 5,5 km dari kota Siem Reap. Angkor Wat ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1992, dan merupakan daya tarik wisata utama Kamboja dan simbol kekayaan sejarah dan budaya negara, bahkan muncul di bendera nasional.

Siapa yang Membangun Angkor Wat?

Angkor Wat dibangun menjelang awal abad ke-12 oleh Raja Suryawarman II, penguasa dinasti Hindu Khmer yang berkuasa di Kamboja.

Mengapa Kompleks Candi Dibangun?

Candi-candi megah Angkor Wat awalnya didedikasikan untuk dewa Hindu Wisnu. Kompleks candi dibangun untuk melambangkan kekuatan Kingdom Khmer dan untuk menyenangkan para dewa demi kemakmuran kingdom. Beberapa legenda dikaitkan dengan pembangunan monumen, dan menjelang abad ke-12 Angkor Wat menjadi pusat pemujaan Buddha.

Kapan Angkor Wat Ditemukan Kembali?

Meskipun Angkor Wat untuk sementara diabaikan setelah abad ke-16, Angkor Wat tidak pernah benar-benar ditinggalkan, tidak seperti banyak kuil kuno lainnya di kawasan ini dan di luar negeri. Salah satu alasan yang mungkin untuk pengabaian ini adalah fakta bahwa kuil melindungi orang dari perambahan hutan. Kuil pusat Angkor Wat dikelilingi oleh parit yang melindungi daerah tersebut dari serangan mendadak.

Jadi, meskipun candi itu terus digunakan dan tidak pernah benar-benar ditemukan kembali, candi ini dikenal oleh dunia Barat setelah salah satu pengunjung Barat pertama, António da Madalena dari Portugal, mengunjungi Angkor Wat pada tahun 1586.

Deskripsi Madalena tentang Angkor Wat menginspirasi kekaguman banyak orang Eropa. Dia menyebutkan konstruksi candi yang luar biasa tidak dapat digambarkan dengan pena dan itu adalah monumen keindahan yang tak tertandingi. Madalena juga mencatat bahwa hanya manusia jenius yang dapat memahami dekorasi dan penyempurnaan Angkor Wat.

Pada saat kunjungan Madalena, Kingdom Khmer Kamboja telah jatuh. Kunjungan lain oleh seorang Eropa juga mendorong gelombang ekspedisi ke Kamboja. Naturalis Prancis Henri Mouhout menulis deskripsi ekstensif tentang kuil yang diterbitkan setelah kematiannya. Mouhout, yang mengunjungi Angkor Wat di pertengahan abad ke-19, menggambarkan monumen itu sebagai yang lebih megah daripada warisan arsitektur Yunani atau Romawi.

Sejak saat itu, Angkor Wat telah menjadi subjek penelitian yang signifikan. Ekspedisi dari berbagai negara telah berusaha untuk menemukan rahasia kompleks candi, dan jutaan turis telah berbondong-bondong ke Kamboja dari seluruh penjuru dunia. Dengan demikian, Angkor Wat terus memesona dan menginspirasi kekaguman hingga saat ini.

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Kapan Angkor Wat Ditemukan Kembali?

Related Posts