John F. Kennedy – Presiden AS dalam Sejarah

Sebuah potret JFK pada potongan 50 sen.

Sebuah potret JFK pada potongan 50 sen.

5. Kehidupan Awal

John Fitzgerald Kennedy lahir pada 29 Mei 1917, di Brookline, Massachusetts. Keluarganya berasal dari keturunan Irlandia murni. Sejak usia dini, ia tenggelam dalam ajaran agama Gereja Katolik Roma dan nilai-nilai politik Partai Demokrat. Meskipun dia sering sakit dan dirawat dengan perawatan medis yang ekstensif sepanjang sebagian besar masa kecilnya, dia adalah siswa yang sangat cerdas. Ia lulus dari Harvard College dengan gelar Bachelor of Science, dengan gelar kehormatan pertama dalam Urusan Internasional, pada tahun 1940. Ia kemudian bergabung dengan Angkatan Laut AS pada tahun 1941 dan dikirim ke Teater Pasifik Selatan Perang Dunia II.

4. Bangkit ke Kekuasaan

Setelah keluar dari Angkatan Laut pada tahun 1945, Kennedy segera memutuskan untuk mengejar karir politiknya sendiri. Dia pertama kali mencalonkan diri untuk Kongres pada tahun 1946, dan terpilih dengan sukses luar biasa. Dia baru berusia 29 tahun saat itu. Dia menjabat tiga periode berturut-turut di House of Representatives, dari tahun 1947 hingga 1953. Muda dan ambisius, dia kemudian mencalonkan diri sebagai Senator, dan berhasil terpilih untuk dua periode di “majelis tinggi” Kongres AS. Setelah kesuksesan yang begitu nyata, Kennedy kemudian memutuskan sudah waktunya untuk mencalonkan diri sebagai Presiden AS, melawan kandidat Partai Republik Richard Nixon. Kennedy terpilih sebagai presiden ke-35 Amerika Serikat. Dia adalah pria termuda, dan Katolik Roma pertama, yang pernah terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat.

3. Kontribusi

Sebagai Presiden, Kennedy memberikan kontribusi luar biasa bagi bangsanya, baik dalam hal kebijakan dalam negeri maupun hubungan luar negeri. Di dalam negeri, Kennedy mempromosikan program domestik “New Frontier” yang ambisius dan menyeluruh, yang dilaksanakan dengan maksud untuk memberikan dana federal untuk pertanian, infrastruktur, pendidikan, tunjangan pengangguran, dan perawatan medis untuk orang tua, serta memperluas ruang lingkup yang didanai negara. program di masa resesi. Dia juga menandatangani perintah eksekutif yang melarang diskriminasi rasial, dan meletakkan dasar yang kuat bagi Undang-Undang Hak Sipil yang akan disahkan pada tahun 1964. Selanjutnya, dalam hal mengelola hubungan luar negeri, Kennedy berhasil menyelesaikan krisis demi krisis di masa Dingin yang meningkat. Perang.

2. Tantangan

Tantangan terbesar bagi AS saat itu adalah Uni Soviet dan sekutu komunisnya. Upaya bencana AS untuk menggulingkan pemimpin Kuba Fidel Castro dalam invasi Teluk Babi menyebabkan penumpukan rudal Soviet di Kuba, yang terletak hanya 90 mil di lepas pantai selatan Florida. Kedua negara adidaya itu kemudian di ambang memulai perang nuklir global pada tahun 1962. Melalui diplomasi yang terampil, akhirnya Kennedy berhasil menyelesaikan krisis dengan mencapai kesepakatan dengan pemimpin Soviet Nikita Khrushchev. Setelah dijanjikan bahwa AS tidak akan menyerang Kuba , Khrushchev akhirnya setuju untuk memindahkan rudal Soviet dari Kuba. Penyebaran komunisme di Vietnam, di sisi lain, membuat Kennedy memutuskan untuk campur tangan dengan mengirimkan pasukan AS ke sana, meskipun banyak yang mengatakan dia melakukannya dengan enggan.

1. Kematian dan Warisan

Presiden Kennedy dibunuh di Dallas, Texas, pada hari Jumat, 22 November 1963, dalam perjalanannya untuk mencoba meredakan friksi di dalam Partai Demokrat. Tak lama setelah dibawa ke perawatan medis darurat, ia dinyatakan meninggal pada usia 46 tahun. Misa Requiem diadakan untuk Kennedy pada 25 November 1963. Meskipun ia hanya menjabat kurang dari satu kali masa jabatan, Kennedy tetap menjadi presiden yang sangat populer dan tokoh ikonik Amerika di seluruh dunia saat ini. Penolakannya terhadap segregasi dan dukungan untuk kesetaraan ras dan Gerakan Hak Sipil membuatnya sangat dihormati atas dasar moral. Dia juga dikenang sebagai Presiden yang dedikasinya pada Program Luar Angkasa AS membantu bangsa mencapai tujuannya untuk mendaratkan manusia di bulan sebelum akhir tahun 1960-an, seperti yang dia katakan akan mereka lakukan.

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. John F. Kennedy – Presiden AS dalam Sejarah

Related Posts