10 Perbedaan Interferensi Dan Difraksi Cahaya (dengan tabel perbandingan)

Apa itu Interferensi Gelombang Cahaya?

Interferensi gelombang cahaya adalah fenomena di mana dua gelombang cahaya saling bertumpuk untuk membentuk gelombang resultan dengan amplitudo yang lebih besar, lebih rendah atau sama. Fenomena gangguan cahaya ini ditemukan oleh Thomas Young pada tahun 1801 M. Interferensi dapat diklasifikasikan sebagai interferensi konstruktif atau destruktif. Interferensi konstruktif dan destruktif dihasilkan dari interaksi gelombang yang berkorelasi atau koheren satu sama lain, baik karena berasal dari sumber yang sama atau karena memiliki frekuensi yang sama atau hampir sama. Efek interferensi dapat diamati pada semua jenis gelombang, misalnya cahaya, gelombang gravitasi, akustik, gelombang materi, gelombang air permukaan, atau gelombang radio.

Kondisi Untuk Interferensi:

  • Perbedaan jalur antara cahaya, sinar harus merupakan kelipatan integral ganjil dari panjang gelombang cahaya.
  • Sumber cahaya harus monokromatik.
  • Sumber cahaya harus koheren, artinya sumber cahaya harus menjadi sumber tambahan dan berasal dari satu sumber.
  • Sumber cahaya harus sempit dan memiliki intensitas yang sama.

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Interferensi

  1. Interferensi adalah fenomena di mana dua gelombang bertumpuk membentuk gelombang resultan dengan amplitudo yang berbeda.
  2. Gelombang yang dipancarkan oleh dua sumber yang koheren bergerak dalam garis lurus.
  3. Semua pinggiran cerah memiliki intensitas yang sama.
  4. Titik intensitas minimum menunjukkan kegelapan total.
  5. Lebar maksimum tengah sama dengan lebar pinggiran terang lainnya, yaitu lebar pinggiran sama untuk semua pinggiran termasuk maksima tengah.
  6. Jarak antar pinggiran yang berbeda menunjukkan keseragaman di alam.
  7. Daya penyelesaian instrumen optik tidak bergantung pada fenomena interferensi.
  8. Intensitas minimum mungkin nol.
  9. Celah atau halangan tidak diperlukan untuk terjadinya interferensi gelombang.
  10. Interferensi melalui celah ganda membentuk pinggiran interferensi pada layar (alternasi dan jalur cahaya atau pinggiran).

Apa Itu Difraksi Gelombang Cahaya?

Difraksi dalam fisika adalah fenomena di mana gelombang menemui rintangan atau celah. Difraksi gelombang cahaya dengan demikian didefinisikan sebagai pembengkokan gelombang cahaya di sekitar sudut sebuah rintangan atau melalui sebuah celah ke dalam wilayah bayangan geometris dari rintangan / apertur. Objek atau bukaan difraksi secara efektif menjadi sumber sekunder dari gelombang perambatan.

Eksperimen difraksi yang sangat sederhana dapat dilakukan dengan memegang tangan Anda di depan sumber cahaya dan perlahan-lahan menutup dua jari sambil mengamati cahaya yang ditransmisikan di antara keduanya. Saat jari-jari saling mendekat dan sangat berdekatan, Anda mulai melihat serangkaian garis gelap yang sejajar dengan jari. Garis sejajar sebenarnya adalah pola difraksi. Difraksi juga terjadi ketika cahaya dibengkokkan di sekitar partikel yang besarnya sama dengan panjang gelombang cahaya.

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Difraksi

  1. Difraksi cahaya adalah fenomena pembengkokan cahaya di sekitar sudut suatu halangan atau apertur dan akibatnya menyebar ke daerah bayangan geometrisnya.
  2. Gelombang cahaya menekuk di sudut dan dipindahkan dari jalur garis lurusnya.
  3. Intensitas pinggiran terang berkurang saat kita bergerak lebih jauh dari pinggiran terang pusat di kedua sisi.
  4. Titik intensitas minimum tidak sepenuhnya gelap.
  5. Lebar maksimum tengah lebih lebar dari maksima lainnya dan melipatgandakan lebar pinggiran.
  6.  Jarak antar pinggiran tidak seragam.
  7. Daya pisah instrumen optik bergantung pada fenomena difraksi.
  8. Intensitas minimum bukanlah nol.
  9. Agar difraksi berlangsung, celah atau halangan diperlukan.
  10. Difraksi melalui celah ganda menghasilkan interferensi. Oleh karena itu, pinggiran terang dan gelap secara bergantian terbentuk.

Perbedaan Antara Interferensi Dan Difraksi Dalam Bentuk Tabel

DASAR PERBANDINGAN INTERFERENSI DIFRAKSI
Deskripsi Interferensi adalah fenomena di mana dua gelombang bertumpuk membentuk gelombang resultan dengan amplitudo yang berbeda. Difraksi cahaya adalah fenomena pembengkokan cahaya di sekitar sudut suatu halangan atau apertur dan akibatnya menyebar ke daerah bayangan geometrisnya.
Ombak Gelombang yang dipancarkan oleh dua sumber yang koheren bergerak dalam garis lurus. Gelombang yang dipancarkan oleh dua sumber yang koheren bergerak dalam garis lurus.
Intensitas Fringes Cerah Semua pinggiran cerah memiliki intensitas yang sama. Intensitas pinggiran terang berkurang saat kita bergerak lebih jauh dari pinggiran terang pusat di kedua sisi.
Poin Intensitas Minimum Titik intensitas minimum menunjukkan kegelapan total. Titik intensitas minimum tidak sepenuhnya gelap.
Lebar Maksimum Tengah Lebar maksimum tengah sama dengan lebar pinggiran terang lainnya, yaitu lebar pinggiran sama untuk semua pinggiran termasuk maksima tengah. Lebar maksimum tengah lebih lebar dari maksima lainnya dan melipatgandakan lebar pinggiran.
Spasi Antar Fringes Jarak antar pinggiran yang berbeda menunjukkan keseragaman di alam. Jarak antar pinggiran tidak seragam.
Menyelesaikan Kekuatan Instrumen Optik Daya penyelesaian instrumen optik tidak bergantung pada fenomena interferensi. Daya pisah instrumen optik bergantung pada fenomena difraksi.
Intensitas Minimum Intensitas minimum mungkin nol. Intensitas minimum bukanlah nol.
Celah atau Hambatan Celah atau halangan tidak diperlukan untuk terjadinya interferensi gelombang. Agar difraksi berlangsung, celah atau halangan diperlukan.
Celah Ganda Interferensi melalui celah ganda membentuk pinggiran interferensi pada layar (alternasi dan jalur cahaya atau pinggiran). Difraksi melalui celah ganda menghasilkan interferensi. Oleh karena itu, pinggiran terang dan gelap secara bergantian terbentuk.

 

Related Posts