Industri Terbesar di Prancis

Menara Eiffel di Paris adalah objek wisata yang paling banyak dikunjungi di dunia, dan bagian penting dari industri pariwisata Prancis yang berkembang pesat.

Menara Eiffel di Paris adalah objek wisata yang paling banyak dikunjungi di dunia, dan bagian penting dari industri pariwisata Prancis yang berkembang pesat.

Perancis adalah negara maju dan industri dan memiliki ekonomi terbesar ketiga di Eropa. Dengan PDB sebesar $2,8 triliun, Prancis memiliki ekonomi terbesar keenam di dunia, berdasarkan angka nominal. Perekonomian saat ini menunjukkan pertumbuhan, setelah bangkit dari resesi keuangan tahun 2008. Beberapa industri merupakan kontributor utama perekonomian, termasuk energi, manufaktur, pariwisata, pertanian, teknologi, dan transportasi.

Energi

Salah satu industri besar di Perancis adalah sektor energi. Perusahaan listrik terkemuka Prancis, Electricite de France (EDF), adalah perusahaan utilitas terbesar di dunia. Perusahaan energi yang tercatat di Bursa Efek Prancis itu memiliki negara sebagai pemegang saham mayoritas. Pada tahun 2003, 22% dari total listrik di Uni Eropa diproduksi oleh EDF. Pemain kunci lainnya dalam industri energi adalah Engie, sebuah perusahaan utilitas yang berbasis di Courbevoie, Prancis. Engie adalah perusahaan utilitas independen terbesar di dunia dan terlibat dalam beragam aktivitas, termasuk produksi dan distribusi gas alam, tenaga nuklir, dan distribusi listrik. Engie menjadi perusahaan energi surya terbesar di Prancis setelah mengakuisisi Solairedirect pada Juli 2015. Perusahaan Prancis lainnya, Total SA, adalah salah satu perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia. Perusahaan, yang berkantor pusat di Paris, juga bergerak di bidang manufaktur bahan kimia, serta mengoperasikan stasiun layanan di seluruh dunia.

Produksi energi di Prancis terutama didasarkan pada energi nuklir, yang menyumbang 78% dari listrik negara itu. Meningkatnya ketergantungan pada energi nuklir memungkinkan Prancis untuk membanggakan salah satu tingkat emisi karbon dioksida paling sedikit di negara maju. Masa depan industri energi Prancis terletak pada energi terbarukan, terutama sejak Majelis Nasional Prancis mengesahkan undang-undang pada Juli 2015, yang mengharuskan 40% listrik negara dihasilkan dari sumber energi terbarukan pada tahun 2030. Rencana tersebut merupakan target ambisius mengingat hanya 19,5% listrik Prancis saat ini berasal dari sumber terbarukan.

Manufaktur dan Teknologi

Manufaktur adalah salah satu industri terbesar di Prancis, menyumbang miliaran dolar dalam PDB negara itu. Negara ini diakui sebagai produsen mobil terbesar keempat di dunia dan merupakan rumah bagi dua produsen mobil terbesar di dunia: Peugeot dan Renault. Prancis juga terkenal dengan sektor kedirgantaraannya, yang didominasi oleh Airbus, yang merupakan produsen pesawat terkemuka di dunia.

Teknologi adalah pilar ekonomi penting lainnya dalam perekonomian negara. Prancis berada di peringkat di antara negara-negara paling maju secara teknologi di dunia, dan negara ini memiliki lingkungan yang ideal untuk penelitian dan inovasi teknologi. Lingkungan ini telah menyebabkan pertumbuhan beberapa perusahaan teknologi terbesar di dunia. Misalnya, Publicis, sebuah perusahaan yang berbasis di Prancis, adalah perusahaan periklanan terbesar ketiga di dunia. Sophia Antipolis, sebuah taman teknologi besar, adalah pusat teknologi utama di Prancis. Terletak di Valbonne, taman teknologi ini menampung banyak kantor perusahaan teknologi besar, termasuk Amadeus, Avanade, 3Roam, Air France, Cisco, Accenture, Broadcom, Intel, Huawei, IBM, Lionbridge, dan Orange. Sophia Antipolis juga merupakan rumah bagi banyak lembaga internasional termasuk ETSI (European Telecommunications Standards Institute), Skema Business School dan ERCIM (European Research Consortium for Informatics and Mathematics). Taman teknologi ini didirikan pada tahun 1984 dan dinamai menurut pendirinya, Sophia Glikman-Toumarkine.

Mengangkut

Transportasi di Prancis adalah industri multi-miliar, dan beberapa pemain utamanya adalah perusahaan global besar. Prancis memiliki salah satu jaringan jalan raya dan rel kereta api terpadat di dunia, yang menghubungkan kota-kota di negara itu. Jaringan kereta api di Prancis membentang 18.580 mil, yang sebagian besar berada di bawah pengoperasian SNCF (Perusahaan Kereta Api Nasional Prancis). Namun, perusahaan terbesar di transportasi kereta api Prancis adalah Alstom, yang berbasis di Saint-Ouen, tetapi beroperasi di seluruh dunia dan memiliki aset lebih dari $37 miliar. Kota Paris, Marseille, dan Lyon di Prancis memiliki sistem metro yang luas, sementara Rennes, Lille, dan Toulouse memiliki sistem metro ringan. Prancis memiliki salah satu bandara dengan konsentrasi tertinggi, dengan total 478 bandara di seluruh negeri. Bandara tersibuk di negara ini adalah Bandara Charles de Gaulle di Paris, yang mencatat sekitar 60 juta penumpang setiap tahun, menjadikannya tersibuk kelima di dunia. Air France adalah maskapai nasional Prancis, dan terbang ke 150 tujuan di enam benua di dunia.

Pertanian

Pertanian secara tradisional merupakan kegiatan ekonomi utama di Prancis sebelum Revolusi Industri pada abad ke-19. Prancis diakui memiliki produksi pertanian terbesar keenam di dunia, dan terbesar di Uni Eropa. Perancis juga merupakan pengekspor produk pertanian terbesar kedua di dunia, dan hanya dilampaui oleh Amerika Serikat. Peternakan gandum besar terletak di wilayah utara negara itu, sedangkan bagian selatan Prancis terkenal dengan kebun anggur dan produk hortikulturanya. Perancis adalah produsen gula bit terbesar dan produsen keju dan anggur terbesar kedua di dunia. Prancis Barat adalah daerah penghasil utama produk susu, unggas, apel, dan babi. Sebagian besar ekspor pertanian ditujukan ke negara-negara anggota Uni Eropa, yang menerima 49% dari semua ekspor pertanian dari Prancis. Industri pertanian di Prancis memiliki hak istimewa untuk menerima dukungan signifikan dari UE dalam bentuk subsidi, yang berjumlah lebih dari $11 miliar. Dalam beberapa tahun terakhir, industri telah menerapkan berbagai reformasi sebagai hasil dari perjanjian internasional termasuk Perjanjian Umum tentang Tarif dan Perdagangan.

Pariwisata

Prancis adalah tujuan paling populer di dunia, menerima sekitar 85,7 juta wisatawan setiap tahun. Lalu lintas turis yang masif ini juga berarti Prancis berada di peringkat kelima dunia dalam hal pengeluaran turis. Industri pariwisata adalah pilar ekonomi utama di Prancis, menyuntikkan lebih dari $70 miliar ke PDB negara itu. Dari jumlah tersebut, 70 persen berasal dari wisatawan domestik, sedangkan sisanya 30 persen berasal dari wisatawan mancanegara. Jerman adalah negara sumber wisata utama bagi wisatawan internasional, karena pengunjung dari Jerman menginap selama 86,4 juta malam pada tahun 2014. Industri ini mewakili 9,7% dari PDB negara tersebut. Popularitas Prancis bagi wisatawan dikaitkan dengan beragam tempat wisata utama yang terletak di seluruh negeri. Atraksi-atraksi ini berkisar dari ibu kota negara, Paris, hingga kota-kota desa kecil yang indah. Menara Eiffel di Paris adalah monumen berbayar yang paling banyak dikunjungi di dunia, dan termasuk di antara 37 Situs Warisan Dunia UNESCO di seluruh Prancis.

  1. Rumah
  2. Ekonomi
  3. Industri Terbesar di Prancis

Related Posts