Industri Terbesar Di Maroko

Industri Terbesar Di Maroko

Industri Terbesar Di Maroko

Perahu nelayan di Maroko.

Maroko adalah negara Afrika Utara yang menempati area seluas sekitar 274.460 mil persegi dan merupakan rumah bagi 35.740.000 orang pada tahun 2017. Menurut Trading Economics, produk domestik bruto Maroko diperkirakan sebesar $109,14 miliar pada tahun 2017 yang merupakan peningkatan yang signifikan dari 2016 ketika produk domestik bruto ditentukan menjadi $ 103,61 miliar. Pada tahun 2014, produk domestik bruto Maroko diperkirakan mencapai $109,88 miliar, tertinggi dalam sejarah negara itu. Forum Ekonomi Dunia menganggap Maroko sebagai ekonomi paling kompetitif di Afrika Utara dari 2014 hingga 2015. Pada 2017, produk domestik bruto Maroko adalah yang tertinggi ketujuh di Afrika. Selama tahun 1960-an pemerintah Maroko memperkenalkan rencana untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dengan mecararnisasi sektor pertanian. Rencana itu cukup berhasil, dan pemerintah memperkenalkan strategi lebih lanjut untuk meningkatkan bidang ekonomi lainnya. Selain pertanian, sektor lain yang ingin menjadi fokus pemerintah adalah pariwisata dan manufaktur. Pada tahun 1993, pemerintah Maroko menerapkan kebijakan yang menjamin liberalisasi ekonomi yang menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Karena pertumbuhan ekonomi Maroko, itu dianggap sebagai salah satu ekonomi paling dominan di Afrika. Beberapa industri paling penting Maroko termasuk pertanian, pariwisata, dan pertambangan.

Pertanian

Maroko dianggap memiliki potensi pertanian yang besar karena memiliki sejumlah besar lahan subur, hampir 33.000 mil persegi, dan iklim Mediterania sedang. Karena kondisi pertanian yang menguntungkan di Maroko, para ahli percaya bahwa Maroko dapat menanam cukup makanan untuk memberi makan penduduknya. Data dari pemerintah Maroko menunjukkan bahwa hampir 40% tenaga kerja negara itu bekerja di industri pertanian. Beberapa tanaman yang paling penting di Maroko adalah gandum, zaitun, dan tomat. Sebagian besar tanaman Maroko ditanam di bawah irigasi meskipun wilayah barat laut negara itu menerima curah hujan yang cukup untuk mendukung pertanian. Beberapa tanaman yang ditanam di daerah barat laut termasuk sereal seperti gandum dan barley. Petani Maroko juga menanam sejumlah besar buah jeruk, zaitun, dan anggur di bawah irigasi. Salah satu produk pertanian Maroko yang paling kontroversial adalah hashish yang terutama diekspor ke negara-negara di Eropa. Pemerintah Maroko berusaha menyingkirkan bisnis obat bius, tetapi penelitian menunjukkan bahwa industri itu terus berkembang. Organisasi Pabean Dunia menyarankan bahwa hampir 70% dari ganja yang dikonsumsi di Eropa berasal dari Maroko. Maroko juga memelihara sejumlah besar ternak seperti domba dan sapi. Industri peternakan di Maroko menyediakan daging yang cukup untuk memberi makan penduduknya. Pemerintah Maroko telah memperkenalkan kebijakan untuk meningkatkan sektor susu nasional dan membuat negara itu mandiri. Salah satu tantangan signifikan yang dihadapi pertanian Maroko adalah kekeringan yang telah mengurangi jumlah air yang tersedia untuk tanaman dan hewan.

Penangkapan ikan

Perikanan adalah salah satu industri paling penting di Maroko karena menghasilkan devisa negara yang substansial. Industri perikanan juga penting bagi perekonomian Maroko karena mempekerjakan hampir 400.000 orang. Data menunjukkan bahwa sekitar 1.084.638 MT ikan ditangkap di Maroko pada tahun 2001 yang membuatnya menjadi pasar ikan terbesar di Afrika. Sebagian besar penangkapan ikan di Maroko dilakukan dalam skala besar karena penangkapan ikan skala kecil tidak berkembang dengan baik. Sebagian besar sumber daya laut Maroko terletak di pantai barat di Samudra Atlantik tempat Arus Canary mengalir. Beberapa ikan yang umum ditangkap di wilayah ini antara lain sarden, tuna, dan bonito. Maroko tidak dapat sepenuhnya memanfaatkan sumber daya lautnya karena jumlah peralatan cararn yang tidak mencukupi seperti kapal dan fasilitas pemrosesan. Pada tahun 2009, pemerintah Maroko mengumumkan rencana untuk meningkatkan industri perikanan di negara itu untuk meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian. Salah satu tantangan paling signifikan yang dihadapi industri ini adalah sengketa teritorial dengan negara Eropa Spanyol atas luasnya wilayah perairan Maroko. Perselisihan dimulai pada tahun 1973, dan pada tahun 2012 itu belum terselesaikan. Kapal Spanyol dapat menangkap ikan di perairan Maroko karena kesepakatan yang ditandatangani oleh Uni Eropa dan pemerintah Maroko.

Industri tekstil

Industri tekstil Maroko adalah salah satu industri paling penting di negara itu karena menghasilkan devisa pemerintah serta mempekerjakan sejumlah besar orang Maroko. Industri tekstil Maroko pernah terbatas pada ekspor bahan mentah seperti kapas dan benang, tetapi pemerintah memperkenalkan beberapa insentif untuk meningkatkan industri tersebut. Menurut Asosiasi Industri Tekstil dan Pakaian Maroko, pada tahun 2017 ekspor tekstil Maroko bernilai $7,3 miliar yang meningkat hampir 3,8% dari angka yang tercatat pada tahun 2016. Beberapa negara yang mengkonsumsi tekstil Maroko dalam jumlah besar adalah Prancis dan Spanyol. Salah satu tantangan utama yang dihadapi industri tekstil Maroko adalah persaingan dari negara lain seperti China dan Turki .

Pariwisata

Industri pariwisata Maroko merupakan salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di negara tersebut. Kementerian Pariwisata di Maroko didirikan pada tahun 1985 untuk mengawasi kegiatan pariwisata di negara tersebut dan menghasilkan kebijakan untuk meningkatkan sektor tersebut. Turis di Maroko terutama mengunjungi negara itu untuk mengalami budaya dan sejarah negara yang unik. Pada tahun 2017, Maroko dianggap sebagai tujuan wisata utama Afrika karena menarik lebih dari 10.300.000 pengunjung. Salah satu tujuan wisata utama Maroko adalah Marrakech yang menarik lebih dari 2.000.000 pengunjung pada tahun 2017. Beberapa kota di Maroko seperti Casablanca, Fez, dan Rabat juga menarik banyak wisatawan. Fez adalah tujuan wisata populer karena merupakan lokasi universitas paling kuno di dunia, Al Qarawyien. Beberapa daerah di Maroko seperti Medina of Fez dan kota bersejarah Meknes telah diklasifikasikan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena signifikansi sejarahnya. Sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Maroko berasal dari negara-negara Eropa seperti Spanyol dan Prancis.

Pertumbuhan Ekonomi di Maroko

Pemerintah Maroko telah menerapkan beberapa rencana untuk memastikan bahwa negara tersebut mengalami pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pemerintah Maroko telah bermitra dengan Bank Dunia untuk memastikan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan standar hidup bagi masyarakat Maroko. Para ahli percaya bahwa kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Maroko akan memastikan pertumbuhan ekonomi di negara tersebut.

  1. Rumah
  2. Ekonomi
  3. Industri Terbesar Di Maroko

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com