Hukum Aborsi oleh Negara

Aborsi adalah topik yang sangat diperdebatkan di AS, dan setiap negara bagian memiliki undang-undang aborsi sendiri.  Kredit editorial: Rena Schild / Shutterstock.com

Aborsi adalah topik yang sangat diperdebatkan di AS, dan setiap negara bagian memiliki undang-undang aborsi sendiri. Kredit editorial: Rena Schild / Shutterstock.com

Mahkamah Agung Amerika Serikat melegalkan aborsi pada tahun 1973. Mahkamah Agung mengambil keputusan ini setelah mendengarkan kasus Roe v. Wade. Faktanya, setiap negara bagian di Amerika Serikat memiliki setidaknya satu klinik untuk aborsi. Namun, setiap negara bagian memiliki yurisdiksi untuk mengatur kasus aborsi. Negara bagian juga dapat mengkriminalisasi tindakan tersebut jika Mahkamah Agung membatalkan putusannya atas kasus Roe. Sejauh ini tiga negara bagian sudah memiliki undang-undang yang akan mengkriminalisasi aborsi. Negara bagian memang memiliki tugas berat untuk menentukan dengan jelas dalam keadaan apa seorang wanita hamil dapat melakukan aborsi. Dalam artikel ini, kita akan melihat ketentuan penting dari undang-undang negara bagian yang berbeda untuk melakukan aborsi. Aturan-aturan ini berlaku meskipun fakta bahwa pihak berwenang jarang menegakkannya.

Hukum Aborsi di Berbagai Negara

Sebanyak 41 negara bagian hanya mewajibkan dokter berlisensi untuk melakukan aborsi. Di 19 negara bagian lainnya, aborsi hanya bisa dilakukan setelah masa kehamilan tertentu di rumah sakit. 19 negara bagian lainnya mensyaratkan bahwa dokter kedua harus dilibatkan setelah beberapa periode. Di 43 negara bagian, benar-benar ilegal untuk melakukan aborsi kecuali kehidupan wanita hamil dalam bahaya dan satu-satunya cara untuk melindunginya adalah melalui aborsi. 20 negara bagian di AS memiliki undang-undang yang mengkriminalisasi aborsi “kelahiran sebagian”. Namun, 3 dari undang-undang ini berlaku untuk aborsi yang memiliki pasca-kelangsungan hidup. 13 negara bagian telah meloloskan undang-undang di mana negara mendanai aborsi apa pun yang diperlukan secara medis. Namun, 32 negara bagian menolak untuk mendanai aborsi apapun kecuali ada ketersediaan dana federal. Dua keadaan di mana dana federal digunakan untuk aborsi adalah ketika kehamilan adalah akibat pemerkosaan, atau kehidupan wanita hamil dalam bahaya. Di negara bagian lain, dana federal dibatasi hanya ketika nyawa wanita itu dalam bahaya. Rencana asuransi swasta terhadap aborsi terbatas di 11 negara bagian. Pertanggungan asuransi tersebut hanya tersedia bila kehidupan wanita hamil dalam bahaya. Sebagian besar negara bagian, bagaimanapun, mengizinkan cakupan asuransi tambahan untuk aborsi dengan beberapa biaya tambahan di atasnya. Fasilitas perawatan kesehatan individu telah diberi wewenang oleh 45 negara bagian untuk menolak melibatkan diri dalam aborsi. Di sisi lain, 16 negara bagian membatasi larangan ini hanya pada institusi keagamaan dan swasta.

Konseling Aborsi

8 negara bagian telah membuat undang-undang bahwa perempuan diberi konseling sebelum mereka melakukan aborsi. Isu-isu seperti hubungan antara aborsi dan kanker payudara, rasa sakit yang dirasakan janin, dan konsekuensi kesehatan umum diperhitungkan dalam konseling. Sekitar 27 negara bagian mengharuskan seorang wanita yang telah menjalani konseling harus diberikan setidaknya 24 jam untuk membuat keputusannya. Undang-undang di empat belas dari 27 negara bagian mengharuskan wanita tersebut melakukan dua kali kunjungan ke rumah sakit untuk mendapatkan prosedur tersebut. Setidaknya 37 negara bagian mengharuskan orang tua dari anak di bawah umur yang ingin melakukan aborsi terlibat dalam pengambilan keputusan. 11 negara bagian membutuhkan setidaknya salah satu orang tua harus diberitahu tentang prosedur aborsi.

Hukum Aborsi oleh Negara

Pangkat

Negara

Harus Dilakukan oleh Dokter Berlisensi

Harus Dilakukan di Rumah Sakit Jika At

Dilarang At

Penyedia Dapat Menolak untuk Berpartisipasi

Masa Tunggu (Dalam Jam) Setelah Konseling

Keterlibatan Orang Tua Diperlukan untuk Anak di Bawah Umur

1

AL

x

Kelangsungan hidup

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

48

Izin

2

AK

x

Perorangan & Institusi Swasta

Tidak berlaku (diperintahkan secara permanen oleh perintah pengadilan)

3

AZ

x

Kelangsungan hidup

Kelangsungan hidup

Perorangan & Institusi

24

Izin

4

AR

x

20 minggu (dengan pengecualian dalam kasus pemerkosaan atau inses)

Perorangan & Institusi

48

Izin

5

CA

Kelangsungan hidup

Perorangan & Lembaga Keagamaan

Tidak berlaku (diperintahkan secara permanen oleh perintah pengadilan)

6

BERSAMA

Melihat

7

CT

Kelangsungan hidup

Kelangsungan hidup

Individu

8

DE

x

Viabilitas (dengan pengecualian dalam kasus kelainan janin)

Perorangan & Institusi

Pemberitahuan (dapat diabaikan oleh profesional kesehatan tertentu dalam keadaan tertentu)

9

DC

10

FL

x

Kelangsungan hidup

24 minggu

Perorangan & Institusi

Tidak berlaku (sementara diperintahkan oleh perintah pengadilan)

Melihat

11

GA

x

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi

24

Melihat

12

HAI

X (aborsi bedah)

Kelangsungan hidup

Perorangan & Institusi

13

Indo

x

Kelangsungan hidup

Kelangsungan hidup

Perorangan & Institusi

24

Izin

14

saya

X (aborsi bedah)

Kelangsungan hidup

Perorangan & Institusi Swasta

Melihat

15

DI

x

20 minggu

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi Swasta

18

Izin

16

saya

x

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi Swasta

Tidak berlaku (sementara diperintahkan oleh perintah pengadilan)

Melihat

17

KS

x

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi

24

Izin

18

KY

x

trimester ke-2

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi

24

Izin

19

LA

x

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi

24

Izin

20

SAYA

x

Kelangsungan hidup

Perorangan & Institusi

21

MD

x

Viabilitas (dengan pengecualian dalam kasus kelainan janin)

Perorangan & Institusi

Melihat

22

MA

X (aborsi bedah)

24 minggu

Perorangan & Institusi

Tidak berlaku (diperintahkan secara permanen oleh perintah pengadilan)

Izin

23

MI

x

Kelangsungan hidup (dengan pengecualian dalam kasus yang membahayakan nyawa saja)

Perorangan & Institusi

24

Izin

24

M N

x

Kelangsungan hidup

Perorangan & Institusi Swasta

24

Pemberitahuan (kepada kedua
orang tua)

25

NONA

X (khusus OB/GYN)

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi

24

Persetujuan (dari kedua orang tua)

26

MO

x

Kelangsungan hidup

Kelangsungan hidup

Perorangan & Institusi

72

Izin

27

MT

Kelangsungan hidup (dengan pengecualian jika terjadi ancaman terhadap kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi Swasta

Tidak berlaku (diperintahkan secara permanen oleh perintah pengadilan)

Tidak berlaku (diperintahkan secara permanen oleh perintah pengadilan)

28

NE

x

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi

24

Izin

29

NV

x

24 minggu

24 minggu

Perorangan & Institusi Swasta

Tidak berlaku (diperintahkan secara permanen oleh perintah pengadilan)

30

NH

Melihat

31

NJ

X (aborsi bedah)

14 minggu

Perorangan & Institusi Swasta

Tidak berlaku (diperintahkan secara permanen oleh perintah pengadilan)

32

NM

X (aborsi bedah)

Perorangan & Institusi

Tidak berlaku (diperintahkan secara permanen oleh perintah pengadilan)

33

NY

X (aborsi bedah)

24 minggu (dengan pengecualian dalam kasus yang membahayakan nyawa saja)

Individu

34

NC

x

20 minggu

20 minggu

Perorangan & Institusi

72

Izin

35

ND

x

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi

24

Persetujuan (dari kedua orang tua)

36

OH

x

20 minggu

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi

24

Izin

37

Oke

x

trimester ke-2

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi Swasta

72

Persetujuan dan Pemberitahuan

38

ATAU

Perorangan & Institusi Swasta

39

PA

x

Kelangsungan hidup

24 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi Swasta

24

Izin

40

RI

24 minggu (dengan pengecualian dalam kasus yang membahayakan nyawa saja)

Individu

Izin

41

SC

x

trimester ketiga

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi Swasta

24

Izin

42

SD

x

24 minggu

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi

72 (tidak termasuk akhir pekan dan hari libur tahunan)

Melihat

43

TN

x

Kelangsungan hidup

Kelangsungan hidup (dengan pengecualian jika terjadi ancaman terhadap kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi

48

Izin

44

TX

x

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi Swasta

24

Persetujuan dan Pemberitahuan

45

UT

x

Viabilitas (dengan pengecualian dalam kasus pemerkosaan atau inses atau dalam kasus kelainan janin)

Perorangan & Institusi Swasta

72 (dibebaskan dalam kasus pemerkosaan, inses, dan cacat janin, atau jika pasien berusia di bawah 15 tahun)

Persetujuan dan Pemberitahuan

46

VT

47

VA

x

trimester ke-2

trimester ketiga

Perorangan & Institusi

24

Persetujuan dan Pemberitahuan

48

WA

X (aborsi bedah)

Kelangsungan hidup

Perorangan & Institusi

49

WV

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

24

Pemberitahuan (dapat diabaikan oleh profesional kesehatan tertentu dalam keadaan tertentu)

50

saya

x

Kelangsungan hidup

20 minggu (dengan pengecualian jika mengancam kesehatan fisik wanita)

Perorangan & Institusi

24

Persetujuan (dapat dikesampingkan oleh profesional kesehatan tertentu dalam keadaan tertentu)

51

WY

x

Kelangsungan hidup

Perorangan & Institusi Swasta

Persetujuan dan Pemberitahuan

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Hukum Aborsi oleh Negara

Related Posts