Hindia Barat Prancis

Sering disebut sebagai Antillen Prancis, Hindia Barat Prancis adalah wilayah pulau yang merupakan bagian dari kelompok pulau Antillen di Laut Karibia timur . Wilayah-wilayah ini berada di bawah kendali langsung Republik Prancis dan dikelola sebagai departemen dan kolektivitas luar negeri.

Guadeloupe Nusantara dan Martinique adalah dua departemen luar negeri dan wilayah Perancis. Selain sebagai departemen dan wilayah luar negeri, Martinik juga dianggap sebagai Kolektifitas Teritorial Luar Negeri Prancis .

Pulau Saint Martin dan Saint Barthélemy adalah dua kolektivitas seberang laut Prancis.

Sejarah Singkat

Peta Antillen Karibia. Guadeloupe, Martinique, Saint Martin dan Sain Barthélemy berada di Lesser Antilles.

Kota Saint-Pierre di pulau Martinique adalah koloni Prancis permanen pertama di Karibia, yang didirikan oleh petualang dan pedagang Prancis Pierre Belain pada tahun 1635. Setelah menghabiskan enam bulan di Martinik, Belain kembali ke Pulau Saint Christopher (sekarang, Saint Kitts ), di mana ia meninggal pada tahun 1636. Setelah kematian Pierre, keponakannya, Jacques Dyel du Parquet, kemudian mengambil alih pemukiman Prancis dan menjadi Gubernur Martinik pada tahun 1637. Untuk melindungi kota dari serangan musuh, Parket memutuskan untuk membangun sebuah benteng tepi laut yang dikenal sebagai Fort Saint Louis di Pulau Martinique. Setelah mengamankan Pulau Martinique, Parket kemudian bergerak lebih jauh ke selatan dan mendirikan pemukiman Prancis Saint Lucia pada tahun 1643 dan Grenada pada tahun 1649.

Pada tahun 1654, orang Yahudi Belanda memperkenalkan perkebunan gula di Pulau Martinik dan membawa sejumlah besar budak dari Afrika untuk bekerja di perkebunan ini . Raja Prancis secara resmi mencaplok Guadeloupe pada tahun 1674. Namun, ketika pulau itu makmur, pulau itu menjadi tempat berbagai pertempuran antara Prancis dan Inggris. Selama akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19, Guadeloupe bersama dengan Pulau Martinique tetap berada di bawah pendudukan Inggris. Setelah Perang Napoleon, dengan Perjanjian Paris pada tahun 1815, Martinique dan Guadeloupe dikembalikan ke Prancis . Melalui penandatanganan Dokumen Proklamasi Emansipasi, Pemerintah Prancis menghapus perbudakan di Hindia Barat Prancis pada tahun 1848. Pada tahun 1946, Guadeloupe dan Martinik resmi menjadi Departemen Prancis. Saint Martin dan Saint Barthélemy berpisah dari Guadeloupe dan menjadi Kolektifitas Teritorial Prancis pada 2007.

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.Com