Generasi Muda Lebih Suka Keliling Dunia Daripada Beli Rumah

Generasi Muda Lebih Suka Keliling Dunia Daripada Beli Rumah

Generasi Muda Lebih Suka Keliling Dunia Daripada Beli Rumah

Generasi muda menunjukkan minat yang lebih kecil dalam kepemilikan rumah.

Kepemilikan rumah tampaknya tidak menjadi prioritas bagi sejumlah besar milenium jika laporan terbaru ingin berlalu. Studi oleh Realty Mogul menunjukkan bahwa 47% dari kaum muda antara usia 18 tahun dan 34 tahun memilih untuk menghabiskan uang mereka untuk berkeliling dunia daripada membeli rumah, angka yang tinggi dibandingkan dengan 26% orang di atas 45 tahun yang lebih memilih berkeliling dunia membeli rumah. Statistik kaum muda ini juga menyatakan bahwa mereka lebih suka menyewa daripada membeli rumah untuk dapat menikmati kemewahan kecil. Catatan sensus kembali ke pergantian abad ke-21 menunjukkan penurunan tingkat kepemilikan rumah di kalangan milenium sejak awal 2000-an.

Generasi Milenial Menghargai Pengalaman Dibanding Kepemilikan

Laporan ini memperkuat perbedaan yang ada antara milenium dan baby boomer yang berbeda pendapat serta prioritas. Taylor Smith, Kepala Eksekutif Blueboard, merasa bahwa generasi Milenial sekarang memprioritaskan pengalaman daripada barang fisik. Taylor berbagi sentimennya dengan CNBC , menyatakan bahwa generasi muda lebih suka “berkeliling Vietnam atau mendaki Machu Picchu” daripada membeli komoditas fisik termasuk rumah. Pernyataan Smith didukung oleh jajak pendapat 2014 yang dilakukan oleh Eventbrite yang temuannya menunjukkan bahwa 78% milenial lebih suka berpartisipasi dalam acara yang berkesan daripada membeli barang yang mudah diingat. 24% dari orang-orang muda ini juga menyatakan bahwa mereka saat ini menghabiskan lebih banyak pengalaman daripada waktu lain dalam hidup mereka.

Kenaikan Harga Rumah Faktor Kontributor Lain

Harga rumah adalah faktor lain yang membuat banyak anak muda menjauh dari membeli rumah. Harga rumah selalu tinggi dan diperkirakan akan terus meningkat di masa depan. Jumlah uang yang dibutuhkan untuk membeli rumah biasa di lingkungan rata-rata sangat besar. Bahkan dengan syarat cicilan-cicilan, angka tersebut masih di luar jangkauan banyak kaum milenial. Sebagian besar perusahaan real estat memerlukan deposit dalam persyaratan sewa-beli yang dapat mencapai 20% dari total biaya. Jadi untuk sebuah rumah senilai $200. 000, pembeli akan diminta untuk membayar deposit $40. 000. Angka ini di luar jangkauan sebagian besar milenium. Catatan dari Apartment List menunjukkan sekitar 68% generasi millennial dapat mengumpulkan uang muka sebesar $1. 000 dari tabungan mereka. Sebagian besar sisanya tidak mampu mengumpulkan satu sen pun untuk membayar uang muka rumah.

**

Benjamin Elisha Sawe adalah seorang penulis yang tinggal di Kenya. Ia meraih gelar MBA dari Universitas Nairobi.

  1. Rumah
  2. Bepergian
  3. Generasi Muda Lebih Suka Keliling Dunia Daripada Beli Rumah

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com