Ekspor Teratas Greenland

Makanan laut adalah ekspor utama yang berasal dari Greenland.

Makanan laut adalah ekspor utama yang berasal dari Greenland.

Meskipun ekonomi Greenland mengalami kontraksi pada awal 1990-an, sejak itu membaik. Perekonomian negara sangat bergantung pada perikanan. Ini juga memiliki sumber daya mineral yang melimpah seperti ruby, titanium, platinum, dan tembaga. Ekonomi ekspor Greenland adalah yang terbesar ke-155 di dunia. Pada tahun 2015, itu mengekspor produk senilai $732 juta terhadap nilai impor $644 yang menghasilkan neraca perdagangan positif lebih dari $87 juta. Perikanan terus mendominasi ekspor Greenland yang mencakup lebih dari 90% ekspor negara itu. Ekspor Greenland telah meningkat dalam lima tahun terakhir pada tingkat tahunan sebesar 4,6%.

Ekspor Teratas Greenland

Industri perikanan adalah yang paling penting bagi Greenland dan bernilai sekitar 90% dari semua ekspor pada tahun 2015.

Ikan Beku Non-fillet

Produk ikan beku non-fillet menyumbang mayoritas ekspor, sekitar 36% dari seluruh ekspor atau $262 juta. Denmark adalah pasar terbesar untuk produk ikan non-beku dari Greenland diikuti oleh Rusia, Taiwan, dan Jepang. Ikan beku non-fillet termasuk udang dan udang dan diekspor dalam bentuk siap atau diawetkan tetapi tidak beku. Greenland adalah salah satu pengekspor udang terbesar di dunia.

krustasea

Crustacea merupakan produk ekspor terbesar kedua dari Greenland. Ini menyumbang 46% dari semua ekspor negara itu pada tahun 2015. Crustacea diekspor dalam bentuk olahan dan diawetkan. Krustasea mentah dan diawetkan bernilai $263 juta (32% dari ekspor) sedangkan krustasea olahan bernilai $103 juta (14% dari ekspor). Denmark mengimpor 45% dari semua produk Crustacea, baik yang diproses maupun mentah. 15% diekspor ke Rusia sementara China mengimpor 14%.

Fillet Ikan

Fillet ikan adalah produk ekspor terbesar ketiga di Greenland. Udang dan udang tersebut diolah oleh beberapa perusahaan milik Royal Greenland menjadi fillet ikan untuk diekspor ke pasar internasional. Ekspor fillet ikan menyumbang 11% dari seluruh ekspor pada tahun 2015 atau senilai $77,6 juta dalam nilai ekspor. Denmark dan Jepang adalah pasar terbesar untuk fillet ikan Greenland yang masing-masing mencakup 41% dan 25% dari semua ekspor fillet ikan. 9,9% dan 8,6% diekspor ke Jerman dan Rusia. Negara tujuan ekspor fillet ikan lainnya adalah Cina, Polandia, Inggris, dan Norwegia.

Ikan Olahan

Ikan olahan adalah produk ekspor terbesar kelima yang menyumbang 1,6% dari seluruh ekspor atau $11,4 juta dalam nilai ekspor. Royal Greenland memiliki 10 pabrik pengolahan ikan di Pulau Greenland. Beberapa jenis ikan yang diolah dan diekspor antara lain udang dan halibut. Denmark dan Spanyol adalah pasar terbesar untuk ikan olahan Greenland. Greenland mengekspor 60% ikan olahannya ke Denmark dan 37% ke Spanyol. Tujuan lainnya termasuk Jerman, Republik Ceko, dan Portugal.

Tujuan Ekspor Utama

Selama bertahun-tahun, Uni Eropa telah menjadi pasar terbesar dan utama Greenland dengan impor, terutama ikan dan produk ikan sekitar 90% pada tahun 2015. Dari negara-negara Uni Eropa, Denmark sejauh ini merupakan tujuan impor terbesar yang menyumbang 47% dari ekspor. atau $346 juta. China merupakan tujuan ekspor terbesar kedua diikuti oleh Jepang dan Rusia. Cina menyumbang 12% dari total ekspor atau lebih dari $90 juta sementara Jepang dan Cina masing-masing menyumbang 10% dan 8%. Tujuan ekspor utama lainnya termasuk Islandia, Jerman, Portugal, Prancis, Polandia, dan Spanyol.

Ekspor Teratas Greenland

Pangkat

Nama Ekspor

Nilai (Jutaan USD)

1

Ikan beku non-fillet

262

2

krustasea

236

3

Crustacea olahan

103

4

Fillet ikan

77.6

5

Ikan olahan

11.4

  1. Rumah
  2. Ekonomi
  3. Ekspor Teratas Greenland

Related Posts