Dimana Puncak Trikora Naik?

Dimana Puncak Trikora Naik?

Dimana Puncak Trikora Naik?

Puncak Trikora (alias Puncak Wilhelmina).

5. Deskripsi

Puncak Trikora, yang dikenal sebagai puncak Wilhelmina hingga tahun 1963, adalah salah satu dari tujuh puncak gunung Puncak Ketiga di dunia di provinsi Papua dari negara Kelautan Indonesia . Puncaknya naik ke ketinggian 4.750 meter, yaitu sekitar 15.584 kaki. Tergantung pada definisi dan teknik pengukuran yang digunakan dalam menentukan ketinggian, mungkin juga muncul di daftar Seven Second Summits, dan berada di belakang Puncak Mandala, yang dikenal sebagai yang tertinggi di Oseania menurut data Shuttle Radar Topography Mission (SRTM). Titik awal menuju puncak adalah kota Dani Wamena di Lembah Baliem, dari mana puncaknya dapat dilihat saat cuaca cerah. Rute ke puncak melewati lembah ini ke arah barat daya, dan itu adalah pendakian yang sangat berbatu ke puncak.

4. Peran Sejarah

Puncak Trikora ditemukan di sisi timur Pegunungan Sudirman, dan ini, puncak tertinggi di Papua, tertutup salju hingga tahun 1962. Pada awal abad ke-20, puncak ini terhitung sebagai puncak tertinggi kedua di Oceania tetapi, dengan mencairnya lapisan es yang dimulai dari tahun 1909, ketinggiannya menjadi semakin rendah. Semuanya menjadi pusat perhatian setelah ekspedisi pertama ke Pegunungan Maoke, di mana retret pertama kali terlihat di puncak yang berlapis es. Serangkaian ekspedisi diorganisir ke puncak oleh para ilmuwan Belanda untuk mencapai khatulistiwa, puncak yang tampaknya selalu bersalju. Dua ekspedisi pertama dilakukan oleh HA Lorentz, seorang ahli biologi amatir dan diplomat, serta didampingi oleh tentara, porter, dan dayak. Pendakian bersejarah pertama yang berhasil ke puncak dicapai oleh pendaki Belanda Herderschee, Hubrecht, dan Versteeg di gunung, yang menyadari kemundurannya saat mencapai puncak pada 21 Februari 1913.

3. Signifikansi Modern

Puncak gunung digunakan untuk berbagai puncak dan rute ini juga dapat diakses oleh banyak tingkatan pendaki dan trekker dengan bantuan pemandu wisata lokal. Mereka dapat terbang dari Jakarta ke Jayapura, dan mengambil penerbangan lokal dari sana ke Wamena. Rute menuju puncak dilakukan melalui dua titik dasar. Yang pertama adalah Danau Habemma dan yang berikutnya adalah Gua Somalek, yang keduanya ideal untuk kesempatan berkemah bagi para wisatawan. Bulan-bulan terbaik yang paling cocok untuk trekking adalah antara Februari atau April hingga November. Bahkan saat melakukan perjalanan trekking, saat ini wisatawan di daerah tersebut tidak akan pernah terlalu jauh dari tempat makan kecil dan akses ke pemandu lokal.

2. Habitat

Habitat di dekat Puncak Trikora sebagian besar dikelilingi oleh dataran tinggi dan dataran rendah yang hijau, yang dapat dilacak saat seseorang akan melakukan trekking ke daerah tersebut. Ini adalah rumah bagi banyak komunitas tumbuhan dan hewan yang berbeda yang ukurannya serupa daripada yang dapat ditemukan di hutan pegunungan tropis terdekat dan padang rumput alpine di ketinggian yang lebih rendah. Lingkungan ini dapat terdiri dari rawa, padang rumput, dan semak belukar dari berbagai tanaman.

1. Ancaman dan Perselisihan

Organisasi yang diorganisir untuk melihat ke depan terhadap kesehatan puncak telah melihat penurunan yang luar biasa pada ketinggian gletser karena perubahan iklim di wilayah tersebut. Bahkan penggundulan hutan di daerah tersebut dan mengakibatkan penurunan banyak komunitas hewan dan burung telah memberikan ancaman bagi puncak dan keanekaragaman hayatinya.

  1. Rumah
  2. Lingkungan
  3. Dimana Puncak Trikora Naik?

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com