Dimana Pulau Tahiti?

Pemandangan pantai Tahiti yang menakjubkan seperti yang terlihat dari helikopter.

Pemandangan pantai Tahiti yang menakjubkan seperti yang terlihat dari helikopter.

5. Deskripsi

Kepulauan Windward terbesar di Polinesia Prancis meliputi area seluas 400 mil persegi. Tahiti diselimuti oleh terumbu karang dan terbagi menjadi dua bagian. Ini adalah Tahiti Nui yang lebih besar di bagian barat laut, dan Tahiti Iti yang jauh lebih kecil di bagian tenggara pulau. Tahiti Nui dan Tahiti Iti dihubungkan oleh sebidang tanah yang sangat sempit. Tahiti dan topografi pegunungannya adalah hasil dari jenis aktivitas vulkanik bawah laut yang juga menandai banyak pulau Pasifik Selatan. Papa’ete adalah ibu kota Polinesia Prancis, tetapi Tahiti bertindak sebagai pusat politik, budaya, dan ekonomi negara. Seperti namanya, orang Polinesia mendominasi pulau-pulau tersebut, dengan sebagian besar sisanya berasal dari Eropa atau Cina.

4. Peran Sejarah

Tahiti pertama kali didiami oleh orang Indonesia yang berlayar dari Asia Tenggara melalui Fiji , Samoa , dan Kepulauan Tonga . Mereka berlayar dengan perahu cadik sepanjang 65 sampai 100 kaki dengan keluarga dan ternak mereka di kapal. Setelah menetap di pulau-pulau, orang-orang mengorganisir masyarakat mereka ke dalam klan dan kepala suku. Seorang Kepala memimpin setiap klan, tetapi dewan tetua diberi keputusan akhir. Dua orang Eropa pertama yang mencapai pulau itu adalah navigator Portugis Pedro Queiros, pada 1606, dan penjelajah Spanyol Juan Fernandez pada 1576. Kapten Angkatan Laut Kingdom Inggris James Cook datang dan mengumpulkan flora dan fauna di abad ke-18, sementara Raja Muda Peru Manuel de Amat mengklaim pulau-pulau untuk Spanyol sekitar waktu yang sama pada tahun 1772. Inggris menjatuhkan jangkar pada tahun 1788 dengan misi botani. Para pemburu paus tiba pada tahun 1790, membawa penyakit Eropa ke penduduk asli dalam prosesnya. Pada tahun 1797, misionaris Inggris tiba juga untuk memperkenalkan agama Kristen kepada penduduk pulau.

3. Signifikansi Modern

Pariwisata memberikan kontribusi besar bagi perekonomian negara. Mutiara hitam, vanila, buah-buahan, bunga, ikan, kopra, jus mengkudu, dan minyak wangi monoi merupakan bagian terbesar dari pendapatan ekspor dari negara tersebut. Investasi Prancis dan lalu lintas ekspor-impor dengan Jepang , Selandia Baru , Australia , dan AS juga menambah sebagian besar pendapatan negara. Seni dan kerajinan lokal juga merupakan bagian dari perdagangan turis, sedangkan selancar dan rugby adalah dua olahraga paling populer di negara ini. Otea adalah tarian nasional di Tahiti, mirip dengan tarian hula Hawaii. College La Mennais di Papeete, dan Universitas Polinesia Prancis di Tahiti, adalah sekolah pilihan untuk pendidikan tinggi di kepulauan tersebut. Papeete, ibu kota negara, memiliki bandara internasional dengan lima maskapai yang melayaninya. Tiga perusahaan feri juga melayani pulau-pulau tersebut.

2. Habitat dan Keanekaragaman Hayati

Ada sepuluh puncak gunung di Tahiti yang tingginya di atas 5.000 kaki, dan tiga yang mencapai ketinggian 6.662 kaki atau lebih. Gunung Orohea, yang tingginya mencapai 7.352 kaki, adalah puncak tertinggi di pulau itu. Habitat di Tahiti termasuk hutan pegunungan dan awan hujan, serta hutan sub-alpine. Hutan awan memiliki semak, pohon, pakis, anggrek, dan lumut. Hutan sub-alpine berisi semak-semak kecil yang merupakan fitur utama dari sebagian besar bioma sub-alpine. Habitat yang lebih rendah terdiri dari dataran pantai, teluk, dan pegunungan. Topografi vulkanik membentuk banyak geomorfologi pulau juga. Ada 31 spesies burung yang menyebut pulau itu sebagai rumah mereka. Bulan Oktober sampai Mei adalah bulan kering, sedangkan November sampai April mewakili musim hujan.

1. Ancaman Lingkungan dan Sengketa Wilayah

Tumbuhan dan hewan yang diintroduksi manusia telah mempengaruhi keanekaragaman hayati di dataran rendah, tetapi tidak secara luas mempengaruhi hutan sub-alpine dan awan. Polinesia awal tanpa sadar berkontribusi terhadap ancaman dengan membawa sekitar 30 tanaman pangan yang diperkenalkan, termasuk bambu dan kelapa. Salah satu tumbuhan berpembuluh yang mengancam spesies asli adalah Miconia Calvecens . Itu telah menginvasi sekitar dua pertiga pulau, mengancam tempat merenung dan sumber makanan banyak burung asli. Burung Tutururu, burung yang sangat terancam punah yang populasinya kini turun menjadi 150 ekor, serta petrel dan kendi Badai, sedang dihidupkan kembali dengan upaya perlindungan habitat. Warga lokal, pemerintah Tahiti, dan lembaga non-pemerintah semuanya bekerja untuk memulihkan keseimbangan sistem ekologi sehingga banyak spesies yang terancam punah dapat diselamatkan.

  1. Rumah
  2. Lingkungan
  3. Dimana Pulau Tahiti?

Related Posts