Deadvlei – Tempat Unik Namibia

Sebuah pohon mati tergantung pada waktunya, diawetkan oleh kondisi lingkungan panci tanah liat Deadvlei selama berabad-abad.

Sebuah pohon mati tergantung pada waktunya, diawetkan oleh kondisi lingkungan panci tanah liat Deadvlei selama berabad-abad.

5. Pohon Hitam, Tanah Liat Putih, dan Bukit Pasir Merah

Deadvlei, atau ‘rawa mati’, adalah salah satu tempat paling unik di Namibia . Ini adalah panci Tanah Liat Putih yang terkenal yang terletak di dekat Sossusvlei dan terletak di Taman Namib-Naukluft. Wajan tanah liat putih juga dikenal sebagai “Dooie Vlei” dan dikelilingi oleh bukit pasir, dengan ketinggian tertinggi mencapai 300 hingga 400 meter, yang juga dikenal sebagai “Ayah Besar”. Sossusvlei adalah wadah garam dan tanah liat yang sebagian besar dikelilingi oleh Bukit Pasir Merah dan merupakan daya tarik pengunjung utama Namibia Hal ini juga ditandai dengan pohon-pohon hitam, yang merupakan pohon duri unta gelap dan mati yang tumbuh di tanah liat putih.

4. Peran Sejarah

Pohon-pohon di Deadvlei dikatakan berusia sekitar 900 tahun, dan mati karena tidak ada air yang tersisa bagi mereka untuk bertahan hidup. Kerangka pohon-pohon yang dapat dilihat di daerah itu dikatakan telah mati sekitar 600 hingga 700 tahun yang lalu, dan sekarang ditemukan menjadi hitam karena terik matahari. Pohon-pohon mati karena bukit pasir menghalangi air Sungai Tsauchab yang membanjiri, tetapi pohon-pohon itu tidak membusuk karena iklim yang kering. Bukit pasir merah yang ada di daerah itu berasal dari ribuan tahun, dan tanahnya tampaknya hampir tidak berkarat. Juga terlihat bahwa bukit-bukit pasir itu tingginya sekitar 1. 312 kaki yang hampir seperti Empire State Building. Iklim di Deadvlei kering sehingga beberapa pohon belum membusuk, dan mereka juga berusia sekitar 1000 tahun.

3. Signifikansi Modern

Daerah ini berjarak 44 mil berkendara ke bukit pasir Deadvlei di Gurun Namib, dan salah satu atraksinya adalah matahari terbit atau terbenam yang dapat dinikmati wisatawan. Bahkan banyak film seperti Fall, Ghajini dan Cell mengambil gambar di lokasi yang indah ini. Pohon-pohon tua berduri unta yang angker dan angker memberikan kesempatan yang luar biasa bagi para fotografer untuk mengabadikan momen siang dan malam karena pepohonan hitam, tanah liat putih, dan bukit pasir merah memberikan kombinasi terbaik. Daerah ini juga disebut sebagai tempat yang tidak bisa kembali lagi, tetapi orang juga dapat menemukan beberapa Semak Salsola dan rumpun melon Nara yang hidup dari kabut pagi, dan bahkan pemandangan langit di sini termasuk yang paling jernih di planet ini.

2. Habitat dan Keanekaragaman Hayati

Wisatawan yang datang ke daerah ini dapat menemukan tokek menggonggong, yang memanggil dari liang mereka, serta rubah bertelinga kelelawar, bustard Ludwig, springboks, serigala berpunggung hitam, dan agama tanah. Bahkan banyak mamalia besar, serangga, reptil, tikus, burung, dan spesies langka kabut pantai ditemukan di Deadvlei.

1. Ancaman Lingkungan dan Sengketa Wilayah

Ancaman lingkungan mendasar yang dialami daerah tersebut hanya karena jumlah air yang rendah dan iklim yang gersang dan lembab karena panas yang menyengat. Wadah tanah liat putih di Deadvlei kini berubah menjadi lantai beton dan fotografer yang berpose untuk foto di area tersebut terutama pepohonan harus ekstra hati-hati karena pepohonan hampir mati.

  1. Rumah
  2. Bepergian
  3. Deadvlei – Tempat Unik Namibia

Related Posts