Catherine de Medici – Tokoh Terkenal dalam Sejarah

Jardin des Tuileries di Paris diciptakan oleh Catherine de Medici.  Kredit editorial: Nadiia_foto / Shutterstock.com.

Jardin des Tuileries di Paris diciptakan oleh Catherine de Medici. Kredit editorial: Nadiia_foto / Shutterstock.com.

Catherine de’ Medici lahir pada 13 th April 1519. Dia juga dikenal sebagai Catherine de Medici. Tempat kelahirannya adalah Florence di Italia. Catherine menikah pada tahun 1533 pada usia empat belas tahun. Suaminya, Henry, adalah putra kedua Ratu Claude dan Raja Francis dari Prancis. Ketika Henry mengambil alih takhta, dia membatasi istrinya untuk berpartisipasi dalam urusan negara. Sebaliknya, dia memberikan mandat itu kepada Diane de Poitiers yang merupakan gundik utamanya. Diane de Poitiers memiliki lebih banyak pengaruh negara daripada dia. Namun, Catherine terpaksa pindah ke pusat perhatian politik setelah kematian suaminya. Putranya yang berusia lima belas tahun, Raja Francis II, mengambil alih takhta. Dia harus menawarkan banyak dukungan kepadanya. Sayangnya, Raja Francis II meninggal pada tahun 1560. Putranya yang berusia sepuluh tahun mengambil alih mandat tersebut. Ia dikenal sebagai Raja Charles IX. Dia memainkan peran utama selama pemerintahan putra ketiganya, Henry III, dengan menasihatinya. Selama masa pemerintahan ketiga putranya, Prancis terus-menerus mengalami perang saudara dan agama. Terlepas dari masalah kompleks dalam monarki, Catherine mampu menjaga institusi negara dan monarki agar tidak runtuh. Dia kemudian disalahkan atas penganiayaan agama yang dialami selama pemerintahan putra-putranya.

Masa muda

Ayah Catherine adalah Adipati Urbino sementara ibunya berasal dari keluarga Prancis terkemuka. Sayangnya, orang tuanya meninggal saat dia masih sangat muda. Karena itu, dia dipaksa untuk tumbuh bersama nenek dari pihak ayah. Kemudian dia pergi untuk tinggal bersama bibinya karena kematian neneknya. Pamannya, Kardinal Giulio de’ Medici, yang dikenal sebagai Paus Clement, mengatur agar dia pindah ke Florence di sebuah tempat bernama Palazzo Medici Riccardi. Namun, pada tahun 1527, keluarga Medici digulingkan dari tahta. Catherine terpaksa menghabiskan sebagian besar hidupnya kemudian di biara sebelum bergabung dengan pamannya Clement di Roma.

Bulan Terakhir Dan Kematian

Karena Catherine adalah seorang janda, dia biasa memakai topi Janda yang juga dikenal sebagai tudung Prancis. Henry telah menyewa pasukan dari Swiss untuk membantunya dalam pembelaannya di Paris. Pada tahun 1588 Catherine terkejut menemukan jalan yang dia gunakan untuk pergi ke Misa dibarikade. Namun, dia diizinkan untuk lewat meskipun faktanya pasukan hanya menerima perintah dari Duke of Guise. Dia menjadi emosional karena tindakan ini dan akhirnya menasihati Raja Henry untuk berkompromi dalam pertempuran. Henry menyerah dan menandatangani Act of Union pada tanggal 15 Juni 1588. Semua tuntutan terakhir Liga dikabulkan. Henry memberhentikan semua menteri kabinetnya pada tahun 1588 di Blois tanpa peringatan apapun. Saat itu Catherine sedang sakit parah dengan infeksi paru-paru dan karena itu tidak mengetahui keputusan politik ini. Henry sangat memuji Catherine pada pertemuan perkebunan. Dia menggambarkannya sebagai ibu dari seorang raja dan negara. Henry merahasiakan rencana yang dia miliki untuk mengatasi masalah yang dia alami. Catherine diteruskan 5 th Januari 1589. Dia berusia enam puluh sembilan tahun.

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Catherine de Medici – Tokoh Terkenal dalam Sejarah

Related Posts