Bahasa Apa yang Digunakan di Qatar?

Bahasa Apa yang Digunakan di Qatar?

Bahasa Apa yang Digunakan di Qatar?

Bendera Qatar.

Negara Qatar adalah negara Asia Barat dengan perkiraan populasi 2.672.522. Populasi sangat bervariasi dalam budaya dan asal, dengan kelompok yang berbeda menggunakan bahasa yang berbeda. Selain bahasa etnis penduduk asli, ada beberapa bahasa asing, serta bahasa etnis, dari komunitas pendatang lain yang digunakan oleh komunitas ekspatriat. Beberapa bahasa yang digunakan di Qatar termasuk bahasa Arab, Inggris, Prancis, Hindi, Urdu, Tagalog, Malaysia, Nepal, dan Baluchi. Bahasa Arab ditetapkan sebagai bahasa resmi negara.

Bahasa Arab: Bahasa Resmi Qatar

Bahasa Arab adalah bahasa Afro-Asia yang digunakan di beberapa negara di beberapa bagian Asia dan Afrika. Bahasa Arab adalah bahasa resmi di Qatar, dengan mayoritas penduduk menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa ibu. Bahasa Arab yang digunakan di Qatar terdiri dari dua dialek yang berbeda dan dapat dipahami satu sama lain: bahasa Arab standar dan bahasa Arab Teluk asli. Dialek yang digunakan dipengaruhi oleh migrasi dan interaksi warga Qatar dengan orang asing berbahasa Arab lainnya. Qatar digunakan untuk tujuan resmi, dalam bisnis, komunikasi sehari-hari, dan sebagai metode pengajaran di lembaga pembelajaran Qatar.

Bahasa Inggris: Bahasa Asing Paling Populer Dituturkan di Qatar

Bahasa Inggris adalah bahasa kedua yang paling umum digunakan di Qatar, dengan akarnya di era kolonial. Karena Qatar adalah bekas jajahan Inggris, bahasa Inggris digunakan untuk tujuan resmi selama pemerintahan mereka. Meskipun bahasa Inggris bukan bahasa resmi, bahasa ini diterima secara luas sebagai bahasa kedua di Qatar. Bahasa Inggris telah diperkenalkan sebagai bahasa kedua di sekolah-sekolah dan telah menjadi terkenal di kalangan komunitas bisnis. Kehadiran ekspatriat dari negara-negara berbahasa Inggris juga berkontribusi pada pertumbuhan bahasa di Qatar.

Bahasa Isyarat Qatar

Bahasa Isyarat Bersatu Qatar digunakan di antara komunitas tunarungu di negara itu. Bahasa ini berasal dari Qatar dan dianggap sebagai bagian dari keluarga bahasa isyarat Arab. Pemerintah pertama kali mengakui bahasa tersebut pada tahun 2001, dengan lembaga pertama yang mendukung kesejahteraan tunarungu didirikan pada tahun 2005. Sementara komunitas tunarungu yang besar ada di Qatar, bahasa tersebut belum berkembang secara merata, terutama di bidang pendidikan. Penciptaan Bahasa Isyarat Bersatu Qatar adalah upaya untuk menyatukan komunitas tuli Qatar dengan seluruh Timur Tengah, dengan menciptakan bahasa yang sama. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil, karena bahasa isyarat standar belum ditetapkan.

Bahasa Minoritas dan Imigran yang Digunakan di Qatar

Komunitas imigran di Qatar terus berbicara dalam bahasa asli mereka. Beberapa bahasa ini termasuk Farsi, Urdu, Malayalan, dan Sinhala. Farsi adalah bahasa Indo-Iran dari dialek Persia yang dituturkan oleh penduduk asli Iran dan orang Iran yang tinggal di Qatar. Sekitar 30.000 orang di Qatar saat ini berbicara bahasa Farsi. Urdu adalah bahasa Hindustan yang digunakan secara luas dituturkan oleh lebih dari 100.000 orang di Qatar. Sebagian besar pembicara ini adalah imigran yang pindah ke Qatar untuk mencari peluang ekonomi yang lebih baik. Komunitas Filipina di Qatar telah memperkenalkan bahasa Tagalog ke negara itu, dengan lebih dari 200.000 penutur. Kebanyakan orang Filipina ini adalah imigran atau keturunan dari mantan imigran. Sekitar 37.000 orang di Qatar berbicara bahasa Sinhala, bahasa Sri Lanka dari keluarga Brahma.

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. Bahasa Apa yang Digunakan di Qatar?

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com