Apakah Zombie Bees Sebenarnya Ada?

Lalat zombie (Apocephalus borealis).

Lalat zombie (Apocephalus borealis).

  • Lebah zombie adalah lebah madu yang menunjukkan perilaku seperti zombie seperti berjalan berputar-putar di malam hari
  • Apocephalus borealis (lalat parasit) bertanggung jawab atas perilaku lebah
  • Satu lebah zombie dapat membawa hingga 13 belatung, artinya parasit ini dapat berkembang biak dengan sangat cepat jika tidak dikendalikan.
  • Lebah zombie terutama terlihat di Amerika Utara

Apakah zombie ada? Yah, kita sering melihat mereka di televisi, terutama film horor, mengejar dan menggigit manusia lain, menularkan penyakit kepada mereka. Makhluk tak berakal dan berbahaya ini sering terlihat berjalan di malam hari, terkadang berkelompok. Tampaknya zombie tidak hanya mirip manusia tetapi hewan lain juga bisa menjadi zombie. Beberapa tahun yang lalu, John Hafernik, seorang ahli biologi di San Francisco State University mengamati perilaku aneh pada lebah madu di dinding rumahnya. Dari pengamatannya, lebah aktif di malam hari yang seharusnya tidak terjadi karena lebah tidak bisa bergerak tanpa sinar UV. Yang lebih membuatnya bingung adalah bahwa lebah-lebah itu selamat dari musim dingin yang membekukan yang biasanya akan membunuh mereka. Mungkinkah ini lebah zombie?

Apa itu Lebah Zombie?

Lebah zombie adalah lebah yang dibuat gila oleh lalat zombie ( Apocephalus borealis ) dengan cara bertelur di dalam tubuh lebah. Lebah yang terinfeksi menunjukkan perilaku seperti zombie seperti berkeliaran jauh dari sarangnya di malam hari dan merangkak secara membabi buta. Telur yang dimasukkan lalat parasit ke dalam tubuh lebah madu inilah yang membuat mereka gila sebelum mati. Telur matang di dalam lebah, menyebabkan kerusakan pada otak lebah. Kerusakan saraf menyebabkan lebah berkeliaran di malam hari untuk mencari cahaya buatan.

Berkeliaran di malam hari tetap menjadi misteri. Namun, beberapa sumber percaya bahwa lalat parasit memanipulasi lebah untuk pindah ke tempat yang lebih baik agar telur yang disimpan di dalamnya menjadi dewasa menjadi belatung. Sumber lain menunjukkan bahwa lebah mungkin berkeliaran jauh dari sarangnya untuk menghindari menginfeksi lebah lain. Apapun alasannya, lebah itu akhirnya mati setelah beberapa hari setelah itu belatung menyembur dari dada atau kepalanya dan akhirnya menjadi lalat zombie dewasa. Seekor lebah dapat menghasilkan hingga 13 belatung. Ke-13 belatung tersebut akan matang menjadi lalat yang akan menuju ke inang berikutnya untuk misi yang sama. Jadi, 13 lalat baru berarti 13 lebah akan terpengaruh yang dalam beberapa minggu akan menghasilkan total 169 lalat baru dan seterusnya.

Dimanakah Lebah Zombie Terlihat?

Lebah zombie terutama terlihat di sepanjang Pantai Barat dari San Francisco ke Seattle dan Santa Barbara. Sebuah survei yang dilakukan di Bay Area oleh Hafernik mengungkapkan bahwa 77% dari 31 sarang yang diselidiki telah terpengaruh. Lebah zombie juga telah ditemukan di Lembah Hudson, Pennsylvania , South Dakota , dan Vermont. Mengingat bahwa lalat parasit menyebar di seluruh Amerika Utara , lebah zombie bisa berada di beberapa tempat lain.

Haruskah Kita Khawatir?

Kita tahu bahwa lebah madu adalah penyerbuk yang penting dan tanpa mereka, banyak makanan akan sulit diproduksi. Studi mengungkapkan bahwa koloni lebah madu telah berkurang pada tingkat yang mengkhawatirkan di AS yang merupakan pertanda buruk bagi industri makanan. Namun, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa lalat zombie atau lebah zombie memiliki efek langsung pada manusia. Jadi, jika wabah lalat parasit tidak dibendung, situasinya akan menjadi parah hingga mengancam manusia yang bergantung pada makanan untuk bertahan hidup.

  1. Rumah
  2. Lingkungan
  3. Apakah Zombie Bees Sebenarnya Ada?

Related Posts