Apa Penyebab Umum Perdagangan Manusia?

Korban perdagangan perempuan biasanya ditahan di luar kehendak mereka dan dipaksa bekerja dalam kondisi berbahaya.

Perdagangan manusia adalah penjualan atau perdagangan manusia, dan itu dianggap sebagai bentuk perbudakan cararn. Tingginya permintaan manusia yang dapat dimanfaatkan untuk tenaga kerja murah atau eksploitasi seksual merupakan salah satu penyebab terbesar terjadinya perdagangan manusia. Untuk memenuhi permintaan ini, orang dijual atau diperdagangkan di antara para pedagang manusia. Para korban, banyak dari mereka yang ingin keluar dari kemiskinan dan penindasan, terkadang pergi dengan sukarela dan terkadang ditipu untuk pergi bersama orang-orang yang terlibat dalam perdagangan manusia secara ilegal. Perempuan merupakan mayoritas korban perdagangan manusia, dan ketidaksetaraan atau penindasan gender adalah salah satu penyebab perdagangan manusia.

Mayoritas korban perdagangan manusia adalah perempuan.

Permintaan tenaga kerja murah adalah salah satu penyebab terbesar di balik perdagangan manusia. Usaha kecil dan perusahaan besar selalu mencari cara untuk memotong biaya. Salah satu cara termudah untuk melakukannya adalah dengan mencari pekerja yang akan bekerja dengan sedikit atau tanpa bayaran. Yang disebut sweatshop adalah salah satu contohnya.

Kondisi kerja di tempat-tempat ini biasanya dianggap tidak dapat diterima. Karyawan biasanya tidak diperlakukan dengan adil, dan mereka umumnya bekerja dengan jam kerja yang sangat panjang. Tempat kerja ini mungkin juga berbahaya, dan sering kali, anak-anak akan bekerja bersama orang dewasa. Korban perdagangan manusia juga dapat bekerja sebagai pembantu rumah tangga atau pembantu rumah tangga, serta penari telanjang atau pelacur.

Beberapa pelacur menjadi korban perdagangan manusia, atau perbudakan seksual.

Kemiskinan atau penindasan yang ekstrem juga dapat dianggap sebagai salah satu penyebab perdagangan manusia. Terkadang korban perdagangan manusia ditipu oleh pedagang yang menjanjikan kehidupan yang lebih baik. Orang tua kadang-kadang bahkan akan menjual anak-anak mereka untuk alasan ini, percaya bahwa anak mereka akan lebih baik di daerah yang lebih baik dengan lebih banyak kesempatan. Pada kenyataannya, anak tersebut biasanya akan dijual sebagai budak atau prostitusi.

Permintaan tenaga kerja murah adalah salah satu penyebab utama perdagangan manusia.

Sekitar setengah dari semua korban perdagangan manusia diyakini adalah anak-anak, dan sebagian besar korbannya adalah perempuan. Untuk alasan ini, penindasan gender dapat dianggap sebagai salah satu penyebab utama perdagangan manusia. Di beberapa negara yang belum berkembang, perempuan dipandang sebagai manusia yang lebih rendah, atau bahkan dianggap sebagai objek yang dapat dengan mudah dibeli, dijual, atau diperdagangkan.

Anak-anak yatim piatu memiliki risiko tinggi untuk terlibat dalam perdagangan manusia.

Perdagangan manusia terhadap perempuan seringkali berujung pada seorang perempuan yang bekerja di rumah bordil sebagai PSK. Di beberapa negara, gadis-gadis muda bahkan dikenal menjual keperawanannya, biasanya dengan harga yang sangat tinggi. Dalam kasus lain, para wanita bahkan dijual sebagai istri. Terkadang mereka rela masuk ke dalam pernikahan, percaya bahwa mereka akan menjalani kehidupan yang lebih baik daripada yang mereka tinggalkan.

Orang-orang yang ingin keluar dari kemiskinan mungkin terlibat dalam perdagangan manusia.

Hukuman untuk perdagangan manusia bervariasi, tergantung pada negaranya. Di Israel, misalnya, pelaku perdagangan manusia bisa menghadapi hukuman 20 tahun penjara. Seringkali, korban perdagangan manusia juga berhak atas kompensasi uang. Ini dapat memberikan uang untuk setiap kerugian materi yang mereka derita.

Related Posts